Didik apresiasi deklarasi keterbukaan informasi pilkada 2018

Foto: istimewa.

setialampung - Pjs Gubernur Lampung, Didik Suprayitno mengapresiasi terselenggaranya deklarasi komitmen keterbukaan informasi pilkada serentak 2018 di Lampung. Apresiasi ini disampaikan Didik dalam acara deklarasi yang dilaksanakan di Hotel Sheraton, kamis (23/3/2018).

"Melalui deklarasi komitmen keterbukaan informasi, diharapkan semuanya memegang teguh akan komitmen tersebut. Karena keterbukaan informasi itu sangat penting, disitulah terjadinya transparansi baik pembiayaan, pendanaan pilkada, maupun untuk kampanye lainnya. Sehingga tercipta pilkada yang aman dan damai,” kata Didik.

Didik menuturkan, pemerintah provinsi (pemprov) Lampung sangat mengapresisasi komisi informasi Lampung yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Saya sangat mengapresiasi dan mensupport kegiatan ini guna menciptakan pilkada yang bersih, transparan, aman dan damai,” ujarnya.

Didik menjelaskan, kegiatan ini berdasarkan undang - undang 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

“Publik memiliki hak untuk mendapatkan akses informasi. Kalau ada masyarakat yang meminta suatu informasi, maka informasi tersebut harus disampaikan. Untuk itu, dibutuhkan keterbukaan informasi dengan prinsip transparansi, partisipatif dan akuntabilitas disetiap pelaksanaannya,” ungkapnya.

Pada pilkada serentak 2018, jelas Didik, tidak hanya pemilihan gubernur dan wakil gubernur, tetapi juga pemilihan bupati dan wakil bupati di Tanggamus dan Lampung Utara.

“Saya sangat berkomitmen untuk mendukung terlaksananya pilkada serentak ini dengan baik. Karena salah satu tugas saya adalah memperlancar terlaksananya pilkada ini. Untuk itu, saya berharap kepada semua pasangan calon yang akan mengikuti pilkada serentak ini agar tidak menjadikan kegiatan ini sebagai sebuah seremonial dan formalitas. Namun menjadi komitmen bersama untuk mentaati hukum dan undang - undang yang berlaku guna melaksanakan dan mensukseskan pilkada 2018 dengan baik,” jelasnya.

Ketua Bawaslu Lampung, Fatihatul Khoiriyah, menuturkan, deklarasi ini adalah kegiatan yang bukan hanya sekedar kata - kata. Namun kegiatan moral untuk melaksanakan pilkada dengan baik dan guna menghasilkan pemimpin yang mampu mensejahterakan masyarakat Lampung.

“Saya atas nama bawaslu mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Untuk itu, kami berharap para stakeholder dan para paslon dapat bersama menjalankan komitmen deklarasi ini,” kata Fatihatul.

Fatikhatul juga menjelaskan, sebagai anak bangsa, pihaknya bertanggung jawab untuk memberikan kontribusi kepada Indonesia dan mewujudkan pilkada yang berintegritas.

"Kita bersama - sama ingin membangun Lampung. Dan kita berharap Pjs gubernur Lampung mampu mengayomi kita semua sampai terpilihnya para kepala daerah,” harapnya.

Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono menuturkan, komitmen deklarasi harus dilaksanakan, ditampakkan dan dikatakan di ruang publik.

“Kegiatan deklarasi ini adalah niat baik dari komisi informasi Lampung guna menyumbangkan sebuah gagasan agar proses pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan baik. Untuk itu, kami dari KPU Lampung mengucapkan terimakasih, karena dalam pelaksanaan pilkada serentak harus berjalan dengan baik dan sukses,” katanya.

Ketua Komisi Informasi Lampung, Dery Hendryan mengutarakan, deklarasi yang dilaksanakan ini berdasarkan undang - undang 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik yang mengandung makna prinsip dalam penyelenggaraan badan publik, baik negara maupun non negara termasuk partai politik, KPU, bawaslu dan pasangan calon. Sehingga mereka mampu memberikan prinsip transparansi, partisipatif dan akuntabilitias di dalam pelaksanaan tugasnya masing-masing.

Nanang juga menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang pertama diselenggarakan dan belum pernah dilakukan di tempat lain, baik di pusat maupun di provinsi lainnya.

"Terimakasih kepada kita semua yang telah hadir, khususnya pjs. gubernur Lampung dan DPRD Lampung yang telah hadir langsung untuk mengikuti dan menyaksikan acara deklarasi ini," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, pjs. gubernur Lampung bersama Ketua DPRD Lampung, kapolda Lampung, kejaksaan tinggi Lampung, ketua KPU Lampung, ketua bawaslu Lampung, ketua DPC Peradi Bandarlampung dan kepala ombudsman perwakilan Lampung, menandatangani serta menyaksikan penandatangan naskah deklarasi keterbukaan informasi pilkada serentak 2018 yang ditandatangani para calon gubernur dan wakil gubernur Lampung.

Selanjutnya, terdapat penyerahan dokumentasi deklarasi komitmen keterbukaan informasi pilkada serentak di Lampung dari ketua KI Lampung kepada pjs. gubernur Lampung, ketua DPRD Lampung, kapolda Lampung, kejaksaan tinggi Lampung, ketua KPU Lampung, Ketua bawaslu Lampung, ketua KPU Lampung, Ketua DPC Peradi Bandarlampung dan kepala Ombudsman perwakilan Lampung.

Adapun isi deklarasi tersebut adalah mentaati semua ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku; mengedepankan prinsip keterbukaan informasi publik dalam setiap tahapan pilkada; memastikan seluruh tahapan pilkada memenuhi prinsip akuntabilitas, dicatat dan dilaporkan penggunaan anggarannya dalam laporan dana kampanye, serta menjamin terpenuhinya hak publik atas informasi dan hak untuk berpartisipasi guna mensukseskan Pilkada Lampung 2018. (humas provinsi)
Share:

DIRGAHAYU KOTA BANDARLAMPUNG KE 337

DIRGAHAYU KOTA BANDARLAMPUNG KE 337

Nasional

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog