Langsung ke konten utama

Kepala kampung Restu Buana: dari 1960, hanya beliau (Ridho Ficardo), gubernur yang datang

Foto: istimewa.

setialampung - Usai shalat jumat bersama warga Desa Rukti Harjo, Gubernur Lampung non aktif, Muhammad Ridho Ficardo, jumat (16/3/2018), bertolak menuju desa Restu Buana, Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah, untuk mengunjungi warga yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Kedatangan Ridho Ficardo disambut masyarakat dengan menampilkan festival ogoh - ogoh di lapangan kantor kepala desa Restu Buana. Setelah itu dilanjutkan meninjau lahan pertanian milik warga yang terdampak banjir baru - baru ini.

Dalam kegiatan tersebut Ridho berdialog bersama masyarakat. Selain memberikan motivasi, Ridho mengatakan akan berupaya memberikan solusi terbaik agar masyarakat dapat kembali bercocok tanam tanpa harus khawatir lahannya akan dilanda banjir.

Ridho juga menyatakan secara bertahap akan terus memperbaiki infrastruktur jalan provinsi yang ada di Kecamatan Rumbia.

"Ke depan kita akan perbaiki lagi jalan provinsi yang ada di Rumbia ini dengan rigid beton supaya tahan lama. Dan akan kita prioritaskan supaya petani yang mau menjual hasil panennya menjadi lebih lancar," ungkap Ridho.

Kepala kampung Restu Buana, I Ketut Sugede menyatakan terimakasih atas kedatangan Ridho Ficardo.

"Saya sangat berterimakasih atas kedatangan Pak Ridho, Selama kampung ini ada dari tahun 1960, hanya beliau gubernur yang mau datang kesini," ujarnya.

Lebih lanjut, Ketut sugede juga menyatakan semoga selepas cuti Pak Ridho dapat kembali mengunjungi warga Restu Buana.

"Menyambut tahun politik, semoga pilkada berjalan lancar dan damai. Apapun pilihannya, kami masyarakat Restu Buana mendoakan semoga mendapatkan Ridho menjadi gubernur Lampung. Lebih dari itu selepas cuti nanti Pak Ridho dapat kembali mengunjungi kami disini," paparnya.

Sementara Wijayanti (23), dari Desa Restu Buana, Kecamatan Rumbia berharap Ridho Ficardo dapat kembali memimpin Lampung.

"Pak Ridho itu sosoknya baik juga bijaksana, ia juga masih muda tapi punya semangat luar biasa untuk membangun Lampung. Beliau sangat peduli dengan masyarakat desa seperti kami. Peningkatan ekonomi dan pembangunan infrastruktur jalan juga sudah dikerjakan, semoga kedepannya bisa melanjutkan pembangunan di Lampung lebih maju dan sejahtera," tegasnya. (rls)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …