Tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja Ridho - Bachtiar lebih dari 70 persen

Foto: istimewa.


setialampung - Hasil survey lembaga survey Charta Politika, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri mencapai lebih dari 70 %. Hasil survey disampaikan Charta Politika di Hotel Horizon, selasa (20/3/2018).

Dengan hasil survey ini, Ridho - Bacthiar dinilai memiliki kinerja di atas 70% di sejumlah sektor unggulan, seperti pendidikan dan kesehatan. Juga di beberapa daerah kepuasan masyarakat di atas 70%, seperti dirasakan masyarakat di sejumlah kabupaten di Lampung.

Salah satu hasilnya, masyarakat Lampung puas dengan kinerja pelayanan pendidikan dan kesehatan. Bidang Pendidikan menempati angka tertinggi dengan kepuasan masyarakat mencapai 72,8%, disusul bidang kesehatan yang mencapai 66,1%.

Dalam survey juga disebutkan pemerintahan Ridho - Bachtiar memiliki tingkat kepuasan kinerja tertinggi di daerah pemilihan (dapil) 5 Lampung Utara dan Way Kanan. Dimana angka cukup puas mencapai 72,7%, kemudian disusul dapil 6  Mesuji, Tulangbawang Barat dan Tulang Bawang (70%), dapil 3 Metro, Pesawaran, dan Pringsewu (65,6%), dapil 8 Lampung Timur (65,5%).

Sementara, untuk penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintah provinsi Lampung dinilai sangat baik. Ketersediaan air bersih mencapai 70,4% , peningkatan hasil pertanian 58,3%, ketersediaan pupuk, bibit dan alat pertanian (54,5%), dan pemerintahan yang transparan dan akuntable (50,4%). Untuk kondisi jalan raya provinsi Lampung, survey Charta Politika membuktikan 53,6% menilai sudah lebih baik.

Adapun metode survey, sampel dipilih secara acak (probability sampling) dengan menggunakan metoda penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), dengan memperhatikan urban/rural dan proporsi antara jumlah sampel dengan jumlah penduduk di setiap kabupaten. Jumlah sampel sebanyak 800 responden, dengan margin of error + 3.46% pada tingkat kepercayaan 95%.

Survey ini memiliki unit sampling primer survei (PSU) desa/kelurahan dengan jumlah sampel masing - masing 10 orang di 80 desa/kelurahan yang tersebar di Lampung. Quality control dilakukan terhadap hasil wawancara yang dipilih secara random sebesar 20% dari total sampel. Dalam quality control tidak ditemukan adanya kesalahan berarti.

Adapun metode survey, sampel dipilih secara acak (probability sampling) dengan menggunakan metoda penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling) dengan memperhatikan urban/rural dan proporsi antara jumlah sampel dengan jumlah penduduk di setiap kabupaten. Jumlah sampel sebanyak 800 responden dengan margin of error + 3.46% pada tingkat kepercayaan 95%.

Survey ini memiliki unit sampling primer survei (PSU) desa/kelurahan dengan jumlah sampel masing - masing 10 orang di 80 desa/kelurahan yang tersebar di Lampung. Quality control dilakukan terhadap hasil wawancara, yang dipilih secara random sebesar 20% dari total sampel. Dalam quality control tidak ditemukan adanya kesalahan berarti. (*)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog