Tekab 308 Jatanras Polda Lampung ungkap komplotan penipu sewa ruko dan rumah

Foto - foto: istimewa.

setialampung - Tim Opsnal Jatanras Polda Lampung berhasil mengamankan tujuh orang terduga kelompok pelaku pencurian, penipuan dan penggelapan dengan modus pura - pura sewa ruko dan sewa rumah, pada kamis, (26/4/2018).

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ruli Andi Yunianto mewakili Direktur Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Bobby Marpaung mengatakan, ketujuh orang pelaku yang diamankan polisi yaitu JA dan MI (istrinya), JD dan DS (istrinya), Cecep (penadah), AM (turut serta membantu), dan R (turut serta membantu).


"Barang bukti yang diamankan dari para pelaku yaitu 1 (unit)  HP OPPO F5,  2 (unit) R4 jenis mitsubishi L300, 1 (unit) R4 jenis toyota Avanza, perabotan rumah tangga (mesin Cuci, TV, kipas angin, Dll). 1 (Unit) Mobil L-300 yang ada di rumah tersangka Cecep ada LP curat Mobil di Polres Metro. Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Subdit 3 Jatanras untuk dilakukan proses penyidikan," kata Ruli.


Ruli mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap terhadap tersangka, awalnya 4 orang pelaku yakni 2 pasang suami istri berpura - pura mau menyewa ruko milik Sayuti (korban), warga Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah.


Lalu pelaku minta bantuan korban untuk mengisi perabotan ruko. Setelah disetujui harga, korban mengajak para pelaku untuk menemui toko perabotan milik temannya dan membeli perabotan rumah tangga. Karena pemilik toko sudah kenal dengan korban, maka boleh BON.

Setelah beberapa lama tidak dibayar, lanjutnya, pemilik toko menagih uang perabotan kepada korban. Dan korban menagih kepada para pelaku. Para pelaku menyanggupi membayar tapi pelaku membujuk korban agar mau ikut ke Bandarlampung untuk ambil uang di orangtua pelaku sekalian bayar uang sewa ruko.

Kemudian korban dan pelaku berangkat ke Bandarlampung naik 2 mobil yaitu Xenia milik pelaku dan Avanza milik korban.
Sesampainya di Bandarlampung, Pelaku mengajak korban ke transmart Way Halim dulu. Begitu sampai Transmart, korban ditinggal oleh para pelaku dan mobil Avanza korban ikut dibawa.

"Begitu korban balik ke rumah/ruko yang tadinya disewa oleh pelaku, semua perabotan sudah tidak ada lagi," ungkapnya. (ben)
Share:

Tim Jatanras Polda Lampung dan Satreskrim Polres Lampung Utara amankan pelaku curas

Foto: istimewa.

setialampung - Tim opsnal subdit 3 jatanras Polda Lampung beserta Sat Reskrim Polres Lampung Utara, jumat (28/4/2018), mengamankan lima tersangka pelaku pencurian dan kekerasan (curas)/perampokan terhadap Budi Santoso.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ruli Andi Yunianto mewakili Direktur Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Bobby Marpaung mengatakan, lima tersangka yang diamankan polisi yaitu I, G, D, H dan P.

"Enam pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas (buron). Namun identitas pelaku sudah diketahui," kata Ruli.

Ruli mengungkapkan, kronologis perampokan terhadap Budi Santoso yaitu pada selasa 3 April 2018 sekira pukul 3.00 wib, di Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Utara, pelaku kurang lebih berjumlah 11 orang masuk ke rumah Budi Santoso (korban) dengan cara
mendobrak pintu rumah dengan menggunakan kayu balok berukuran sekitar 3 meter.

Setelah itu, lanjutnya, para pelaku masuk ke dalam rumah dan menembak korban dibagian perutnya dengan menggunakan senjata api. Pelaku juga menyekap istri dan keponakan korban dengan cara diikat kedua tangannya menggunakan tali tambang.
Kemudian para pelaku leluasa mencuri/mengambil barang - barang milik korban.

"Pelaku mengambil perhiasan emas seberat 100 gram dan uang tunai sebesar Rp50 juta. Berdasarkan pengakuan tersangka, motif tersangka melakukan perampokan yaitu karena dendam masalah sengketa tanah dan sakit hati karena pernah ada gesekan pribadi," ungkapnya.

Kronologis penangkapan pelaku, Ruli menjelaskan, pada kamis 27 April 2018, tim gabungan Jatanras Polda Lampung dan Sat Reskrim Lampung Utara melakukan penangkapan pertama terhadap tersangka I di jalan Prokimal wilayah Kotabumi Utara. Kemudian mengembang pada pelaku lainnya yang ditangkap di rumah tersangka masing - masing.

Dijelaskannya lagi, barang bukti yang diamankan polisi dari para tersangka diantaranya pakaian yang digunakan para pelaku saat kejadian. Jas Hujan yang digunakan pelaku saat menuju rumah korban. Senter kepala yang digunakan pelaku sesuai di CCTV. Kayu Balok yang digunakan pelaku untuk mendobrak pintu rumah korban. 4 unit hp milik tersangka yang digunakan berkomunikasi saat kejadian dan 1 buah topi milik tersangka sesuai dengan yang ada di rekaman CCTV.

"Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan penyidik di Sat Reskrim Polres Lampung Utara. Untuk tim opsnal melakukan pengejaran/hunting terhadap pelaku yang masih buron," ungkapnya. (ben)
Share:

Ketua Bhayangkari Polda Lampung resmikan Kemala Siger Boutique


setialampung - Ketua Bhayangkari Polda Lampung Elly Suntana meresmikan pembukaan Kemala Siger Boutique. Peresmian ditandai pemotongan tumpeng dan pengguntingan pita oleh Ketua Bhayangkari Polda Lampung Elly Suntana, didampingi Kapolda Lampung, Irjen Pol. Suntana.


Kapolda Lampung, Irjen Pol. Suntana mengatakan, sepanjang untuk kebaikan, peningkatan kreatifitas dan kerajinan para bhayangkari Polda Lampung, pihaknya pasti memberikan dukungan.

"Jadikan ini ajang saling asah dan asuh," kata Kapolda Lampung, Irjen Pol. Suntana, jumat (27/4/2018).

Tampak hadir dalam acara para pejabat utama Polda Lampung, para undangan dan jajaran bhayangkari. (*)
Share:

Tim Opsnal Subdit 3 Jatanras berhasil ringkus tersangka curanmor DPO Polda Lampung


setialampung - Tim opsnal subdit 3 jatanras ditreskrimum Polda Lampung berhasil mengamankan pelaku curanmor yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polda Lampung, selasa (24/4/2018), sekira jam 11.00 wib.

"Tersangka Y dikeroyok massa di daerah Tanjung Karang Timur karena diduga akan melakukan curanmor bersama rekannya T (buron)," kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ruli Andi Yunianto mewakili Direktur Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Bobby Marpaung.

Ruli menjelaskan, tersangka Y masuk DPO Ditreskrimum Polda Lampung dalam kasus pencurian mobil Brio warna merah bersama - sama dengan tersangka T yang sudah duluan ketangkap dan sudah diproses sidik tuntas (P-21).

"Saat ini tersangka Y sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik untuk proses sidik," ujarnya. (ben)
Share:

Kiyai dan ulama Lampung Tengah dukung Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri


setialampung - Para kiayai, ulama dan masyarakat di Lampung Tengah (Lamteng), mendukung dan menginginkan calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo kembali memimpin Lampung untuk periode selanjutnya.

Menurut KH. Abdul Rohim S.Pd.I, atau disapa Kyai Goro - goro, kinerja Muhammad Ridho Ficardo dalam kurun waktu 3 tahun terakhir khususnya dalam bidang infrastruktur jalan, sudah dirasakan langsung seluruh masyarakat Lampung.

"Pak Ridho sudah menyampaikan, perbaikan jalan saat ini sudah berjalan 85 persen. Kita doakan agar perbaikannya dilanjutkan," kata KH. Abdul Rohim, saat mendampingi Ridho, dalam acara pengajian akbar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayat, Batu Lungguh, rabu (25/4/2018).

Calon gubernur Lampung nomor urut 1, Muhammad Ridho Ficardo menjelaskan, selama tiga tahun kepemimpinannya, setiap tahunnya 50 persen anggaran pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung dikonsentrasikan untuk memperbaiki infrastruktur jalan provinsi.

"Alhamdulillah saat ini kondisi jalan provinsi sudah 85 persen dalam kondisi mantap, tahun depan, insya allah mulus semua," kata Ridho, dihadapan warga dan santri, yang langsung disambut tepuk tangan dan dukungan.

Selain itu, menurut Ridho, ketika jalan provinsi sudah baik maka prioritas berikutnya adalah perbaikan jalan kabupaten/kota dan jalan sekitar pertanian hingga jalan usaha tani.

"Meskipun jalan kabupaten adalah kewenangan pemerintah kabupaten/kota, nanti kita bantu anggarannya agar jalan - jalan kabupaten dan jalan desa juga dapat diperbaiki," ujar Ridho.

Masih katanya, dirinya baru 3 tahun menjabat sebagai gubernur dan saat ini sedang cuti pilkada.

"Saat ini saya sedang cuti karena pilkada, juni nanti aktif kembali sebagai gubernur hingga 2019, dan insya allah akan dilanjutkan kembali hingga 2024," ujar Ridho, yang turut diamini seluruh warga dan santri.

Untuk diketahui, kunjungan Muhammad Ridho Ficardo, ke Ponpes Al Hidayat, Batu Lungguh, Bangun Rejo, selain memenuhi undangan masyarakat, juga dalam rangka Harlah Akhirussanah Pondok Pesantren Al - Hidayat, Batu Lungguh, Bangun Rejo.

Kedatangan Ridho, bersama KH. Abdul Rohim itu pun langsung disambut meriah ribuan warga masyarakat yang hadir. Tak lupa, Ridho juga meladeni warga untuk berswafoto bersama. (*)
Share:

Obrolan santai, Ridho Ficardo: ini untuk kemaslahatan masyarakat dan kemajuan Lampung


setialampung - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri menghadiri  acara obrolan santai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung dengan masyarakat dan kapolda Lampung di Graha Wiyono Siregar, Polda Lampung, Rabu (25/4/2018).

Calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo usai kegiatan mengatakan, dalam situasi dan dinamika menjelang pilkada, acara obrolan santai ini suatu kegiatan untuk menurunkan tensi politik serta untuk membangun persahabatan sesama masyarakat Lampung.

Selain itu, menurut Ridho, kegiatan obrolan santai ini tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk kemaslahatan masyarakat dan kemajuan Lampung

"Upaya - upaya yang dlakukan kapolda ini harus diapresiasi. Ini agar konstestasi pilkada berjalan sesuai koridor. Tidak ada kegaduhan yang bisa merugikan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum, dan ini harus dipastikan bersama," kata Ridho, usai acara.

Pada kesempatan ini, Ridho berharap dengan pilkada bisa membawa lompatan untuk kemajuan Lampung.

"Dengan kegiatan ini juga diharapkan pilkada berjalan sesuai relnya. Dalam pilkada pasti ada sesuatu seperti perbedaan pendapat, dan kegiatan ini untuk mengakrabkan kembali," ujarnya. (ben)
Share:

Aprilani Yustin: Kita semua sepakat satu hati satu tekad, yaitu memberikan yang terbaik bagi anak - anak kita


setialampung - Duta Baca Lampung, Aprilani Yustin, tak bosan - bosannya terus mengingatkan kepada seluruh orangtua agar menanamkan minat baca pada anak dengan cara membaca buku minimal 15 sampai 30 menit sehari.

Hal ini disampaikan Yustin, saat menghadiri acara lomba mewarnai anak 2018, dalam rangka kegiatan gebyar IGTKI se-Kecamatan Kemiling, Bandarlampung, dan Hari Kartini serta Hardiknas, selasa (24/4/2018).

Istri calon gubernur Lampung petahana, Muhammad Ridho Ficardo ini menuturkan, di era kepemimpinan Muhammad Ridho Ficardo sebagai gubernur Lampung, beliau (Ridho) terus menggerakakan program 'Gerakan Lampung Membaca'. Dimana program ini tidak lain untuk mewujudkan pembangunan sumber daya manusia Lampung yang cerdas dan berkualitas, hingga mengarah ke desa bahkan pelosok wilayah.

"Pak Ridho pernah berpesan, hakikat dari pembangunan Indonesia adalah membangun manusia Indonesia seutuhnya. Gerakan Lampung membaca adalah salah satu investasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas pendidikan di Lampung," kata Yustin.

Yustin menjelaskan, untuk menumbuhkan minat baca itu harus dibiasakan dan harus diusahakan. Untuk itulah orangtua wajib mengikuti pola perkembangan, potensi, hingga memotivasi, serta mendidik anak di tengah arus globalisasi yang kian hari semakin pesat.

Menurutnya, jika anak - anak diibaratkan sebagai bibit, maka peran orangtua bukan hanya menyiram. Namun dibutuhkan tanggung jawab untuk membantu bibit tersebut tumbuh dengan baik.

Ibu dari 3 orang anak ini juga mengatakan, dalam proses menumbuhkan, kita dapat mengikuti perkembangannya serta tahu bagaimana memperlakukannya dengan tepat pada setiap fase, dari mulai biji, batang, daun, hingga berbuah.

"Kita semua sepakat satu hati satu tekad, yaitu memberikan yang terbaik bagi anak - anak kita. Anak -anak akan tumbuh sesuai potensi yang mereka miliki. Tugas kita sebagai orangtua adalah menumbuhkan motivasi dan tahu cara menyiapkannya," ungkapnya.

Dalam kegiatan itu, Yustin Ridho Ficardo, menyambut baik dan sangat mengapresiasi kegiatan lomba mewarnai anak 2018 yang diselenggarakan IGTKI Kecamatan Kemiling.

Selain disertai dengan kegiatan mewarnai, acara ini juga diisi dengan mendongeng. Hal itu dilakukan, agar anak-anak penerus masa depan Lampung, bisa meningkatkan imajinasi hingga minat baca. (*)
Share:

DPRD Lampung tindaklanjuti aspirasi guru swasta se-Lampung


setialampung - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung menggelar audiensi bersama jajaran Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI), selasa (23/4/2018).

Hal itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti aspirasi para guru swasta se-Lampung yang tergabung dalam PGSI mengenai peningkatan guru honor menjadi ASN, yang telah diterima oleh DPRD beberapa waktu lalu.


Inilah sebagai bentuk aspirasi yang kami dengar dan sebagai kelanjutan serta komunikasi kami dengan Komisi II DPR RI dan aksi guru-guru swasta pada tanggal 02 Maret 2018 lalu,” kata Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Afrizal saat menerima audensi PGSI di ruang kerjanya, selasa (23/4/2018).

Dedi mengatakan, audensi tersebut sebagai bentuk silaturahmi dalam menjalin hubungan kerjasama bersama jajaran PGSI asal wilayah Lampung.


Mereka berasal dari rekan-rekan para guru swasta asal wilayah Lampung tergabung dalam PGSI dengan maksud memohon dukungan dan masukannya dari DPRD,” kata dia.

Menurutnya, para guru swasta itu harus terakomodir dalam UU ASN yang sedang dalam tahap revisi oleh Komisi II DPR RI dan Pemerintah RI, agar negara tidak mengkhianati tujuan bangsa yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 yang berbunyi “Mencerdaskan kehidupan bangsa”.


“Yang mana terdapat juga didalam pasal 31 UUD 1945 ayat 1 dan 2 juga menyebutkan Pendidikan adalah tanggung jawab negara,” ucapnya.

PGSI berencana menggelar pertemuan dalam bentuk silaturrahmi akbar para guru swasta se-Lampung dengan DPRD Lampung pada 30 April 2018 mendatang.

“Untuk waktu dan tempat mengikuti agenda yang akan disesuaikan dengan kegiatan DPRD Lampung,” ungkapnya. (Adv)
Share:

Ridho Ficardo tambah kuota guru PNS


setialampung - Melihat begitu pentingnya sektor pendidikan di Bumi Ruwa Jurai, calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo memastikan tetap memperjuangkan serta menambah kuota formasi guru Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Hal itu terungkap, saat calon gubernur Nomor Urut 1 ini, mengunjungi warga masyarakat Desa Sriwedari, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, Minggu (22/4/2018).

Alasan Ridho menambah kuota guru tidak lain karena, masih banyaknya, tenaga pendidik yang sudah begitu lama mengabdi namun belum mendapatkan SK (surat keputusan) pengangkatan PNS.

"Saat ini, Lampung memang masih kekurangan guru PNS, sejatinya honor itu kan hanya membantu, tapi kenyataannya masih ada sekolah yang justru guru honornya lebih banyak. Contohnya di Sekampung, masih ada SMK yang guru honornya 45 orang, dan PNS-nya hanya 1 orang," ungkap Ridho, kepada warga masyarakat setempat.

"Kedepan, insya Allah, guru honor yang sudah diatas lima tahun akan diperjuangkan agar diangkat jadi PNS," timpal Ridho, yang turut diamini oleh warga.

Dalam kegiatan dialogis yang berlangsung di halaman rumah warga tersebut, masyarakat terlihat sangat antusias untuk berbincang dengan Ridho meski hari menjelang sore dan dalam kondisi hujan.

Salah satunya Bambang Sutekno (56), yang menyatakan, sangat berterimakasih atas kedatangan Ridho Ficardo di desanya.

Bambang juga menyatakan, bahwa seluruh warga Desa Dr, sudah sangat rindu ingin bertemu langsung dengan Ridho.

"Saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas kehadiran Pak Ridho di desa kami, warga sudah rindu dengan kehadiran bapak. Dan perlu diingat kami kompak untuk kembali mendukung di pilgub pada bulan Juni mendatang," tegasnya.

Selain itu, Bambang juga mengucapkan terimakasih karena di desanya sudah di bangunkan jalan usaha tani.

"Di desa kami ada jalan usaha tani sekitar 5 km. Alhamdulillah sudah dibangun sebagian. Semoga kalau Pak Ridho terpilih lagi jalan usaha tani milik kami bisa mulus semua," harapnya.

Menanggapi hal itu, Ridho, mengatakan, mendorong peningkatan ekonomi bagi para petani/pekebun, salah satunya dengan membangun jalan usaha tani.

“Terima kasih atas masukan dari bapak ibu semua, semoga jalan ini memudahkan dan melancarkan pengangkutan hasil perkebunan/hasil bumi yang menjadi sumber penghasilan,” katanya.

Dan Ridho juga mengakui, program ini akan terus digalakkan untuk peningkatan usaha perkebunan.

“Diharapkan jalan usaha tani dapat menunjang dan mempermudah masyarakat membawa hasil perkebunannya," ungkapnya. (*)
Share:

Srikandi DPRD Lampung rayakan hari Kartini


setialampung - Semua kalangan memperingati hari Kartini pada 21 April 2018, termasuk srikandi DPRD Lampung.

Salah satu senator perempuan asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Apriliati memilih merayakan Hari Kartini dengan mengunjungi konstituennya.

“Menghadiri acara lomba kegiatan Kartini di Tanjungkarang Barat dan di dapil lainnya di Bandarlampung. Selain itu, kami juga akan mengadakan diklat perempuan bakal caleg di Lampung,” kata Apriliati saat ditanya seputar kegiatan di Hari Kartini, sabtu, (21/4/2018). (Adv)
Share:

Soal polemik Rakata Institute, Kemendagri Tunggu Keputusan Bawaslu

Foto: istimewa.

setialampung - Kementerian dalam negeri (Kemendagri) angkat bicara terkait polemik lembaga survey Rakata Institute di bawah kepemimpinan Eko Kuswanto yang notabene berstatus aparatur sipil negera (ASN)/pegawai negeri sipil (PNS). Dimana ASN/PNS dilarang terlibat dalam politik.

Kapuspen Kemendagri, Arief M. Edie kepada setialampung.co.id menegaskan, pelanggaran tentang kegiatan dalam tahapan pemilu diawasi oleh Bawaslu.

"Dan ketika dianggap salah dan masuk dalam ranah pidana, Kemendagri akan menyesuaikan hasil keputusannya. Karena berkaitan dengan pelanggaran tahapan pemilu, kita mengacu pada putusan Bawaslu," kata Arief.

Arief menjelaskan, kewenangan penindakan terhadap pelanggaran tahapan pemilu ada di Bawaslu. Tahapan pemilu diatur oleh KPU dan ketika ada pelanggaran ditindak oleh Bawaslu kepada siapapun warga negara Indonesia (WNI).

Arief mengungkapkan, aturan hak dan kewajiban serta disiplin PNS diatur dalam PP 30 tahun 80, kemudian diatur PP 53 tahun 2010 tentang disiplin ASN.

"Dulu PNS tidak boleh berusaha, sekarang boleh sepanjang ada izin pimpinan. Dalam Hal membuat perusahaan yang berkaitan dengan pemilu, baik pilkada, pileg atau pilpres, semua ketentuan ada dalam aturan KPU dan Bawaslu sebagai lembaga yang mengatur tahapan - tahapan pelaksanaan pemilu," ungkapnya.

Anggota Bawaslu Lampung, Iskardo P. Panggar saat dikofirmasi setialampung.co.id terkait hal ini belum bisa memastikan kapan keluarnya hasil kajian Bawaslu, serta apakah Bawaslu akan kembali memanggil Eko Kuswanto untuk kedua kalinya untuk dimintai keterangan lagi terkait polemik ini.

"Belum tahu, kami masih mengumpulkan keterangan. Nanti diinformasikan," ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan, Direktur Rakata Institute, Eko Kuswanto tidak bisa dikonfirmasi dan dimintai tanggapannya. Pesan whatsApp setialampung.co.id tidak pernah dibalas atau dijawabnya. (*)
Share:

Tim opsnal amankan kakak beradik tersangka pembunuhan

Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ruli Andi Yunianto, Sik (paling kanan), didampingi Kapolsek Panjang, Kompol Sofingi saat mengumpulkan anggota reskrim gabungan (Polda Lampung, Polresta Bandarlampung dan Polsek Panjang), di halaman Mapolsek Panjang, untuk mencari dan mengejar pelaku pembunuhan. Foto: istimewa.

setialampung - Tim Opsnal Subdit III Jatanras Polda Lampung beserta Resmob Polresta Bandarlampung dan Unit Reskrim Polsek Panjang, berhasil mengamankan kakak beradik terduga pelaku pembunuhan yaitu DS alias DT dan MN alias AN.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ruli Andi Yunianto mewakili Direktur Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Bobby Marpaung mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan kedua tersangka setelah melakukan pendekatan persuasif dengan keluarga tersangka. 

"Tim opsnal melakukan pendekatan dengan keluarga tersangka. Akhirnya pihak keluarga tersangka bersedia menunjukan tempat persembunyian kedua tersangka. Lalu tim opsnal menjemput kedua tersangka di Ds. Suban, Lampung Selatan. Kemudian tersangka dibawa ke Mapolsek panjang guna pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut," kata Ruli.

Ruli mengungkapkan, kedua tersangka diduga telah melakukan penganiayaan secara bersama - sama yang mengakibatkan korban bernama Leo Adyawinata (38), warga jalan Pangkalan Kasai Rt 025, Indri Giri Hulu, Riau, meninggal dunia.

Pelaku yang merupakan kakak - beradik ini, ungkap Ruli, kesal dengan korban (Leo Adyawinata) karena sering meminta uang kepada ibu pelaku tanpa sepengetahuan suaminya. (Ayah Pelaku). 

"Ketika mengetahui ibunya ada di rumah kosan korban (Leo), kedua pelaku langsung mendatangi dan menusuk korban sebanyak 4 kali. Korban berusaha lari dan dikejar oleh kedua pelaku, kemudian korban dipukul dengan balok hingga terjatuh tak berdaya. Lalu kedua pelaku pergi meninggalkan korban. Tersangka dikenakan pasal pembunuhan 338 KUHP," ungkap Ruli. (*)
Share:

DPP Nasdem tunjuk Wahrul Fauzi Silalahi sebagai plt ketua NasDem Lampung Selatan

Foto: istimewa.

setialampung - DPP Partai Nasdem, rabu (18/4/2018), menunjuk Wahrul Fauzi Silalahi sebagai plt ketua NasDem Lampung Selatan (Lamsel). Pengangkatan tersebut diumumkan Ketua DPP Partai NasDem yang juga plt ketua DPW Partai NasDem Lampung, Taufik Basari dalam rapat kerja daerah (Rakerda) DPD NasDem Lamsel di Kalianda.

Wahrul menggantikan posisi Ketua DPD Lamsel sebelumnya Eki Setyanto yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan dan waktu. Sehingga tidak memungkinkan untuk berkeliling menjalankan roda organisasi partai.

Wahrul Fauzi Silalahi adalah mantan Direktur LBH Bandarlampung yang bergabung dengan Partai NasDem sejak 2015. Saat ini Wahrul Fauzi juga menjabat wakil ketua DPW Partai NasDem Lampung bidang hukum dan HAM serta ketua badan advokasi hukum NasDem Lampung.

Wahrul Fauzi dikenal sebagai pengacara rakyat dan banyak membantu masyarakat tidak mampu, petani dan nelayan serta masyarakat yang terkena masalah agraria. Pria 33 tahun ini juga berencana maju sebagai calon legislatif dari Lamsel.

“Kami tugaskan Fauzi untuk memastikan kesiapan struktur Partai NasDem di Lamsel dalam menghadapi pemilihan gubernur dan pemilihan legislatif. Saya kenal Fauzi sejak lama sebagai sesama alumni LBH. Saya percaya Fauzi dapat mengemban amanah ini dengan baik,” kata Taufik Basari yang juga mantan Direktur Yayasan LBH Indonesia yang menjadi payung organisasi LBH Bandarlampung.

Dalam acara rakerda Partai NasDem Lamsel, seluruh pengurus tingkat kecamatan dan para bakal caleg se-Lamsel hadir. Pada kesempatan itu pula dilakukan wawancara kepada para bakal caleg.

“Saya siap menjalankan amanah ini. Ada tugas besar yakni mempersiapkan bakal caleg dari partai NasDem dan memenangkan pasangan Mustafa-Aja pada pilgub 2018. Kami juga mengundang berbagai tokoh untuk mendaftar sebagai bakal caleg dari Partai NasDem, gratis, tanpa mahar,” kata Wahrul Fauzi. (*)
Share:

Tim Opsnal Subdit 3 Jatanras Polda Lampung amankan pelaku curas lintas provinsi

Foto : istimewa.

setialampung - Tim Opsnal Subdit 3 Jatanras Polda Lampung mengamankan pelaku curas lintas provinsi, selasa, (17/4/2018). HS (48) bin NH ditangkap sekira jam 04.00 wib, di rumah kontrakannya di Kelurahan Pasir Gintung, Bandarlampung.

"Saat dilakukan penangkapan, pelaku HS melawan petugas secara aktif dan membabi buta. Sehingga HS harus dilumpuhkan dengan timah panas kakinya," kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ruli Andi Yunianto mewakili Direktur Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Bobby Marpaung.

Ruli menjelaskan, tersangka HS merupakan residivis kasus curas dan berdomisili di Desa Cendana Sari Kelurahan Binjai Ngagung, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah.

Modus tersangka, kata Ruli, pelaku dan kawannya berpura - pura sebagai sopir travel, mengajak/membujuk korban yaitu Herti Saidun (35), warga Seputih Banyak, Lamteng, supaya ikut naik mobilnya. Kemudian di dalam mobil, para pelaku merampok korban dan dibuang di suatu tempat.

"Berdasarkan pengakuan tersangka, tersangka juga pernah melakukan aksi serupa di Semarang, Jawa Tengah. Bogor, Jawa Barat, dan Kudus, Jawa Tengah. Saat ini pelaku sudah diamankan di Subdit 3 Jatanras dan akan dikoordinasikan dengan Polsek Pekalongan, Lamtim, untuk proses hukum lanjut. Tersangka dikenakan pasal 365 KUHP," ungkapnya. (*)
Share:

Tingkat Kehadiran Anggota DPRD Lampung mencapai 90 persen


setialampung - Ketua Badan Kehormatan DPRD Lampung, Abdullah Fadri Auli mengatakan, tingkat kehadiran anggota DPRD Lampung mencapai 90 persen.

“Tingkat kehadiran anggota DPRD Lampung lebih dari 90 persen,” kata Abdullah Fadri Auli, selasa (17/4/2018).

Menurut pria yang disapa Bang Aab ini, setiap anggota DPRD akan wajib absen jika ada rapat paripurna, rapat pansus hingga rapat komisi. Disamping itu jika sedang diluar, anggota DPRD tidak ada kewajiban untuk absen setiap hari.

“Karena walaupun lagi di luar biasanya lagi turun ke masyarakat atau ada kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat. Tapi kalau absen di kantor wajib, apabila ada rapat dari komisi, baik pansus maupun paripurna,” ujarnya.

Ditegaskannya, bagi anggota DPRD Lampung yang tidak hadir enam hari berturut - turut akan mendapat sanksi. Sanksi tersebut berupa sanksi teguran.

“Selama ini tidak ada yg tidak hadir. Memang pernah cuma ada izin karena sakit. Mereka tidak hadir macam - macam alasannya. Karena kita inikan merangkap petugas partai, jadi kalau ada acara dan partai menginginkan kita hadir, maka kita wajib hadir juga. Tapi kalau tidak ada izin bisa sampai pengusulan untuk pemecatan,” jelasnya. (*)

Share:

Ketua PWI Lampung, Supriyadi Alfian dan Walikota Metro disambut tari Sigekh Penguten

Foto: istimewa.

setialampung - Ketua PWI Lampung, Supriyadi Alfian dan Walikota Metro, Ahmad Pairin disambut acara adat, tari sigekh penguten dan sekapur sirih, di dalam acara Konferkot V PWI, Metro yang dilaksanakan di Hotel Grand Sekuntum, Metro, senin (16/4/2018).

Pada kesempatan tersebut, Ketua PWI Lampung, Supriyadi Alfian menyampaikan apresiasi setinggi - tingginya atas dilaksanakannya konferkot V PWI, Metro yang juga dihadiri forkopimda setempat.

Menurutnya, hal ini menandakan kerjasama yang baik antara pemerintah dengan insan pers di Metro.

“Pemerintah dan insan pers satu kesatuan untuk membangun Bumi Sai Wawai,” kata Supriyadi.

PWI Kota Metro merupakan perwakilan terbanyak berkopetensi. Dalam menyusun pengurus dan program kerja yang baik demi membangunan Kota Metro. Di PWI yang utama menjalin kekompakan sesama anggota dan pengurus.

Supriyadi juga minta kepada Pemkot Metro untuk memfasilitasi pengadaan PWI setempat.

Walikota Metro, Ahmad Pairin pada kesempatan tersebut juga menyambut baik diselenggarakannya konferkot V PWI Metro. Harapannya, kerjasama yang baik selama ini dapat ditingkatkan. Karena pers merupakan pilar keempat demokrasi dalam membangun negara dan bangsa ini terutama Metro.

Pairin mengapresiasi atas kedisiplinan seluruh pengurus dan anggota PWI Metro yang terkenal dengan kota pendidikan dan wisata keluarga.

“Kalau moto Kota Metro Wisata Keluarga tidak disebarluaskan, tidak akan diketahui masyarakat luas,” ujar Pairin. (*)

Sumber: Buka Konferkot PWI Metro, Supriyadi Disambut Secara Adat
Share:

Warga Seputih Mataram minta program wisata rohani Ridho Ficardo masuk Ponpes

Foto: istimewa.

setialampung - Program wisata rohani yang digulirkan pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung, di era kepemimpinan Muhammad Ridho Ficardo sebagai gubernur, memberikan dampak positif dan dirasakan langsung masyarakat di Bumi Ruwa Jurai.

Bahkan, program keagamaan yang telah dicanangkan Muhammad Ridho Ficardo bersama Bachtiar Basri ini, diminta untuk masuk lebih dalam ke lingkup ranah pondok pesantren (ponpes) se-Lampung.

Hal ini diketahui saat calon gubernur Lampung nomor urut 1 ini mengunjungi masyarakat Desa Utama Jaya, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah, jumat (13/4/2018).

Seperti diungkapkan Ibu Yuni, dari pengajian Majelis Muslimah Seputih Mataram. Dirinya meminta agar ada bantuan untuk kelangsungan wisata rohani Wali Songo, karena selama ini kesulitan dalam hal transportasi.

Begitu juga dengan salah satu santri di Pondok Pesantren Darul Hikmah, Amanatul fahriyati Kamilah, yang berharap kepada Ridho Ficardo, agar santri - santri di pondok pesantren juga dapat merasakan wisata rohani ziarah makam Wali Songo.

"Kalau bisa, berangkat bareng Pak Ridho juga kami mau," selorohnya.

Menanggapi hal itu, Ridho mengatakan, program wisata rohani selama ini memang sudah ada dan berjalan dengan baik.

"Insya allah, nanti kita tambah kuota agar lebih banyak masyarakat yang diberangkatkan," kat Ridho, disambut riuh tepuk tangan warga.

Dilain hal, Ibu Sri (42), warga Utama Jaya, Seputih Mataram, mengaku, di era kepemimpinan Muhammad Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri, banyak jalan yang berhasil diperbaiki.

"Perubahan yang paling terasa selama Pak Ridho menjabat adalah perbaikan jalannya. Dulu jalan disini sampai ditanami pohon pisang, karena sangking hancurnya. Tahun lalu sudah berangsur diperbaiki walaupun belum semuanya," kata Sri.

"Alhamdulillah, tanpa dukungan dari bapak dan ibu semua, hal itu tidak akan terjadi. Dan semua ini dilakukan dengan tujuan memperbaiki seluruh sektoral yang ada secara nyata dan saya juga meminta, ke depannya kita bersama - sama kembali membangun Lampung untuk maju dan sejahtera," timpal Ridho.

Untuk diketahui, Pemprov Lampung telah memberangkatkan program wisata rohani/tirtayatra ke Bali untuk umat Hindu di Lampung sebanyak 900 orang pada 2017.

Kemudian pemprov juga telah memberikan umroh dan wisata rohani Wali Songo untuk umat muslim di Lampung hingga sekitar 10.000 orang diakhir tahun 2017. (*)
Share:

Calon gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dapat sambutan hangat warga Terbanggi Besar

Foto - foto: istimewa.

setialampung - Calon gubernur Lampung petahana, Muhammad Ridho Ficardo mendapat sambutan hangat masyarakat Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, saat melakukan silaturahmi dengan masyarakat setempat, jumat (13/4/2018).

Bahkan salah satu warga Kelurahan Yukum Jaya, lingkungan 10, Muklis memfasilitasi pekarangan rumahnya yang telah dipenuhi warga untuk menjadi tempat pertemuan dan mengobrol dengan gubernur termuda di Indonesia yang pernah dilantik di usia 33 tahun pada 2014 lalu.


Dalam pertemuan itu, salah satu warga sekaligus pengurus masjid Nurul Huda, Sukidi meminta bantuan ke ayah tiga anak itu agar merenovasi tempat ibadah tersebut.

“Masjid ini perlu dilakukan perbaikan tempat wudhu dan genteng yang bocor,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, petahana calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo menyampaikan, dimasa kepemimpinannya periode 2014 - 2019, pemprov Lampung memiliki banyak program keagamaan. Diantaranya pembangunan tempat - tempat ibadah, hibah tanah untuk dipergunakan sebagai membangun pusat keagamaan, sampai kegiatan wisata rohani.

"Jika urusannya adalah tempat ibadah, tidak usah takut, insya allah perbaikan masjid pasti kita bantu," tegas Ridho.

Mendengar Ridho akan membantu renovasi masjid,  warga Kelurahan Yukum Jaya, lingkungan 10, Muklis mengucapkan terimakasih kepada suami Aprilani Yustin ini.

“Kami juga berterima kasih ke Pak Ridho karena beberapa waktu lalu telah banyak warganya yang mendapat program wisata rohani (wisroh) ziarah walisongo. Terimakasih pak ridho, program wisrohnya sangat bermanfaat bagi kami dan dapat memperbanyak pengetahuan, keilmuan dan yang terpenting mempertebal keimanan," ucapnya.

Kemudian, warga lainnya, Edi (34) yang sehari - hari bekerja sebagai buruh dan juga penerima manfaat dari wisroh mengucapkan terimakasih kepada Muhammad Ridho Ficardo karena bisa ikut ziarah walisongo.

“Saya sangat setuju dan berterima kasih pada Bapak Ridho. Karena melalui programnya, ziarah walisongo masyarakat yang punya keinginan berziarah bisa tersalurkan. Bahkan, bulan kemarin juga baru diberangkatkan lagi 1 bis dari dusun saya,” ungkapnya.

Selain itu, dalam sesi obrolan tersebut Mukhlis yang  juga mewakili warga lingkungan 10 meminta bantuan untuk perbaikan jalan desa setempat.

"Kalau jalan provinsi tidak usah ditanya lagi, kami sudah merasakan dan menyaksikan, sudah banyak yang diperbaiki. Tapi kami juga ingin jalan desa di tempat kami, khususnya Yukum Jaya, lingkungan 10, jalannya dapat juga diperbaiki,” jelas Mukhlis.

Menggapi hal tersebut, Ridho menjelaskan, jika masyarakat meminta adanya perbaikan jalan desa, maka hal itu menjadi kewenangan pemerintah kabupaten setempat. Tetapi jika disekitarnya ada lahan pertanian, maka ia akan berusaha untuk melakukan perbaikan jalan tersebut.

“Insya allah pemprov bisa bantu, nama programnya jalan usaha tani, maka akan saya bantu," ujar Ridho. (*)
Share:

Muhammad Ridho Ficardo jadi inspirasi anak Desa Brawijaya

Foto - foto: istimewa

setialampung - Selain banyak menghasilkan hal - hal yang positif, selama kepemimpinan Muhammad Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri sekitar 3 tahun di Bumi Ruwa Jurai, selain banyak menghasilkan hal - hal yang positif dalam program pembangunan, ternyata ikut menjadi inspirasi bagi anak - anak di Desa Brawijaya.


Hal itu diketahui Ridho saat mengunjungi Desa Brawijaya, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, kamis (12/4/2018), yang dipusatkan di lapangan Merdeka.

Kepala Desa Brawijaya, Nyoman Yasa, menyampaikan terimakasih atas kedatangan Muhammad Ridho Ficardo ke desanya. Menurut Nyoman, semenjak desa ini berdiri secara definitif tahun 1975, baru kali ini ada gubernur yang mau turun langsung bertemu menemui warga.

Nyoman juga menyampaikan, semenjak kepemimpinan Ridho - Bachtiar, banyak kemajuan yang dirasakan terutama di bidang pertanian.

"Kami berterimakasih atas bantuan dan binaan Bapak Ridho. Selama tiga tahun ini desa semakin makmur, tapi ada satu permintaan pak, kami minta dibangunkan SMK negeri, supaya anak - anak kami bisa memperoleh pendidikan yang baik dan bisa pintar seperti Pak Ridho," kata Nyoman.

"Kami juga ingin anak-anak kami bisa pintar seperti gubernurnya, ya seperti Pak Ridho ini, masih muda sudah bisa memimpin Lampung. Suatu tauladan dan kebanggan bagi kami pak," tambahnya lagi.

Di tempat yang sama, Nyoman wandiko (60), petani jagung desa setempat juga menyatakan terimakasih sebanyak - banyaknya kepada Muhammad Ridho Ficardo yang ikut merasakan manfaat dari program wisata rohani tirtayatra ke Bali pada 2017 lalu.

"Terimakasih, saya bersama teman - teman lain warga Lampung berkesempatan mengikuti wisata rohani tirtayatra ke Bali. Semoga programnya terus berlanjut, pembangunan di Lampung berlanjut, dan Pak Ridho juga terus berlanjut memimpin Lampung sampai tahun 2024," tegasnya.

Mendengar harapan tersebut, Ridho pun langsung menyanggupi permintaan warga, dan salut kepada masyarakat Desa Brawijaya. Menurut Ridho, meski desa berada di pedalaman tapi sangat memikirkan pendidikan.

"Saya salut dan bangga dengan masyarakat disini, sudah berpandangan jauh kedepan. Dengan anak - anak yang berpendidikan tentu kita dapat membangun Lampung lebih maju lagi. Yo wess, kalau begitu nanti langsung kita bangun SMK di desa ini," tegas Ridho, disambut riuh tepuk tangan warga desa.

Selain soal pendidikan, Ridho juga mengapresiasi warga yang hidup rukun berdampingan meskipun sebagian besar masayarakat berasal dari keturunan Hindu Bali.

"Saya juga senang masyarakat di sini dapat hidup rukun berdampingan secara damai. Tadi juga saya lihat banyak yang menggunakan kaos wisata rohani, rupanya banyak juga masyarakat sini mendapatkan program tersebut disini," ujar Ridho

Untuk diketahui, di era kepemimpinan Muhammad Ridho Ficardo, pemprov lampung telah memberikan program wisata rohani kepada banyak masyarakat Lampung.

Diantaranya program wisata rohani/tirtayatra ke Bali yang sudah memberangkatkan umat Hindu di Lampung sebanyak 900 orang pada 2017.

Kemudian program wisata rohani lainnya yakni umrah dan wisata rohani wali songo kepada sekitar 10.000 orang sampai akhir 2017.

Ada hal yang menarik dalam kunjungan Muhammad Ridho Ficardo kali ini. Meski warga desa sudah menyiapkan panggung untuk Ridho. Namun calon nomor urut 1 ini justru memilih untuk berdiri di bawah saat berdialog langsung dengan warga.

"Enakan di bawah, bisa langsung bertatap muka dengan warga masyarakat, nggak perlu pake panggung, kayak pejabat aja," seloroh Ridho. (*)
Share:

Penetapan BPIH, prioritaskan kualitas pelayanan jemaah haji

Foto: istimewa.

setialampung - Semua pihak diminta mengikuti penetapan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2018 melalui keputusan presiden (Kepres) nomor 7 tahun 2018 tentang BPIH tahun 2018. Berdasarkan Kepres nomor 7 tahun 2018 tersebut, BPIH untuk Lampung adalah Rp34,5 juta atau naik Rp200 ribu dibanding tahun lalu.

“Ya, yang penting kalau itu sudah menjadi keputusan pemerintah, harus kita akui dan ikuti,” kata anggota komisi V DPRD Lampung, Yandri Nazir, kepada awak media, rabu (11/4/2018).

Persoalan yang paling penting, kata Yandri, bagaimana pelayanan terhadap jemaah haji itu berjalan dengan baik.

“Dengan ketentuan jemaah diperhatikan dan semua kebutuhan jemaah dipenuhi serta pengawasan lebih ketat dan lebih baik,” ujar politisi Partai Demokrat ini.

Yandri menjelaskan, soal penentuan BPIH itu bukan kewenangan di daerah, tapi kewenangan pemerintah pusat dan merupakan keputusan pemerintah pusat dengan DPR setelah melalui pembahasan secara mendalam di pusat.

“Angkanya berapa kita harus patuhi itu. Yang penting nanti jamaah haji yang melaksanakan ibadah haji diperhatikan dan dilayani dengan baik,” ungkapnya. (*)
Share:

Muhammad Ridho Ficardo paparkan program strategis


setialampung - Calon Gubernur Lampung incumbent, Muhammad Ridho Ficardo memapaparkan program strategisnya dalam acara Kupas Kandidat yang disiarkan langsung stasiun TVRI nasional, di Jakarta, selasa (10/4/2018).

Dalam penyampaiannya, calon gubernur nomor urut 1 ini menjelaskan, program kerja 2014 - 2019 yang baru berjalan 3 tahun kepemimpinannya bersama Bachtiar Basri, Ridho mengatakan, banyak mengejar ketertinggalan dalam progres pembangunan. Baik sumber daya manusianya hingga sumber daya alam itu sendiri.

“Diawal 2014 kami (Ridho-Bachtiar), harus lebih dahulu mengetahui keluhan masyarakat Lampung. Mereka memilih kami karena apa, dan yang paling atas muncul dalam 3 kali survei adalah permasalahan infrastruktur,” ungkap Ridho, dihadapan panelis Kupas Kandidat.

Baca juga : Acara kupas kandidat gubernur, empat panelis apresiasi Muhammad Ridho Ficardo

Ridho mengungkapkan, hampir 50 persen belanja daerah digunakan untuk infrastruktur wilayah Lampung. Tentunya ini bukan tujuan, tapi ada arah yang disusun untuk menuju percepatan pembangunan. Seperti untuk ketahanan pangan, industrialisasi, hingga sektor kepariwisataan.

“Untuk ketahanan pangan, allhamdulilah, Lampung saat ini peringkat ke-4 surplus beras nasional. Dalam sektor industrialisasi, kami terus berupaya agar hasil petani yang keluar dalam bentuk mentah, bisa memberikan nilai tambah. Bahkan, sawah tadah hujan yang 1 kali panen, setelah kita perbaiki irigasinya hingga pemberian bantuan ratusan sumur bor, hasilnya membaik bisa panen 2 atau 3 kali. Tentunya ada kenaikan pendapatan 100 persen,” ungkap Ridho.

“Bereskan sektor pertanian, gerakan industri, dan pariwisata. Salah satu menekan angka kemiskinan termasuk keamanan,” timpalnya lagi.

Selain daripada itu, Ridho juga mengkawatirkan akan situasi pemerintahan hari ini, dimana kepala daerah semestinya nyata, sementara hakikat pembangunan manusia seutuhnya justru tidak terlihat. Dalam hal ini yang paling fundamental adalah masalah pendidikan dan kesehatan.

“Ini menjadi pekerjaan rumah dari pemerintah provinsi dan tentunya pemerintah kabupaten/kota. Tentunya ini memalukan nama Lampung, padahal ada puskesmas dan posyandu yang mustinya melakukan pencegahan dini, tetapi tidak terlihat ketika kepala daerahnya lebih sering ke politik. Ini akan menjadi konsen kami (Ridho - Bachtiar) untuk turun langsung memperbaiki kualitas manusia di 15 kabupaten/kota se-Lampung,” papar Ridho.

Dari segi investasi dan pariwisata Lampung yang terus membaik, Ridho tetap akan terus mendorong untuk melakukan perbaikan dalam sistem produksi petani yang nantinya menjadi salah satu faktor menekan angka kemiskinan di Lampung.

Diketahui, acara Kupas Kandidat yang dipandu Imam Priyono dan Rina Fahlevi ini mengundang 4 panelis untuk mengupas arah program kebijakan calon gubernur Lampung, yakni, pakar politik dari lembaga ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI), R. Siti Zuhro, Pengamat Kebijakan Publik, Sirojudin Abbas, Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan, dan Pakar Ekonomi Indonesia, Firmanzah. (*)
Share:

Didik buka LKS-SMK tingkat provinsi 2018 di Metro


setialampung - Pjs. Gubernur Lampung, Didik Suprayitno membuka lomba kompetensi siswa sekolah menengah kejuruan (LKS - SMK) tingkat provinsi Lampung ke-XXVI yang dilaksanakan di lapangan Kampus Iring Mulyo, Metro Timur, Metro, senin (9/4/2018).

Pada kesempatan itu, Didik meminta siswa berkompetensi secara positif dan menumbuhkan kebanggaan pada bidang keahlian yang mereka tekuni masing - masing.

“Kompetisi LKS - SMK tingkat provinsi ini bertujuan memantau kualitas dan kemampuan SMK sesuai standar keterampilan Kerja Nasional Indonesia bidang keahlian yang dilombakan, mempromosikan Keterampilan siswa SMK kepada dunia Usaha dan Industri sebagai calon pengguna tenaga kerja, serta memberikan kesempatan dan motivasi kepada siswa untuk berkompetensi secara positif dan menumbuhkan kebanggaan pada bidang keahlian yang ditekuninya,” ujarnya.

Atas nama pemerintah provinsi Lampung, Didik menyambut baik terlaksananya kegiatan lomba sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan keterampilan yang dimiliki masing-masing peserta didik pada tingkat SMK di Provinsi Lampung.

“Lomba LKS-SMK dapat juga dijadikan sebagai indikator peningkatan mutu keberhasilan penyelenggaraan pendidikan kejuruan, peningkatan kualitas SDM yang mempunyai jiwa wira usaha yang siap kerja, cerdas, kompetetitif dan memiliki jati diri bangsa serta pemberdayaan dunia usaha/dunia industri serta terjalinnya kerja sama yang baik antara SMK dengan dunia usaha/dunia industri,” jelasnya.

Sebagai bagian dari proses pengembangan SDM, jelas Didik, pendidikan di SMK harus mampu menghasilkan lulusan yang mampu mengisi dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, serta mampu menunjukkan keahlian dan daya saing di kancah nasional maupun internasional.

“Lampung kaya akan sumber daya alamnya. Semua itu membutuhkan keterampilan dan inovasi dari sumber daya manusianya. Untuk itu, penyelenggaraan pendidikan di SMK harus membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi dan kompetensi teknis yang relevan sesuai perkembangan zaman. Selain itu, peserta didik harus memiliki kemampuan generik yang ditunjang dengan kemampuan softskill seperti kemampuan berkomunikasi, berfikir kritis dan aspek penunjang lainnya seperti karakter tangguh, mandiri, bertanggungjawab, dan kreatif,” ujarnya.

Kepada para peserta, Didik berpesan agar peserta mampu berlomba dalam memotivasi dan menciptakan inovasi yang baru.

"Kembangkan terus inovasi dan kreativitas untuk menciptakan hal baru, dengan harapan mampu menciptakan lapangan pekerjaan," terangnya.

Untuk menjadikan kompetisi berjalan dengan sukses dan lancar, Didik berharap kepada dewan juri untuk menilai kompetensi anak - anak secara obyektif dan transparan. Sehingga tercipta kompetisi yang sehat, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan yang pada akhirnya pemenang yang terpilih benar - benar memiliki kompetensi yang mumpuni luntuk mewakili Lampung dan menjadi pemenang pada kejuaraan di tingkat nasional.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Sulpakar menjelaskan, siswa yang berhasil meraih predikat pertama akan diikutsertakan dalam lomba LKS-SMK tingkat nasional di Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Tentunya pemprov Lampung juga telah mempersiapkan reward untuk memotivasi para siswa dengan harapan para siswa mampu berlatih lebih giat, sehingga dapat menjadi tenaga kerja yang mandiri dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan," ujarnya.

Ketua Pelaksana, Agus Riyanto menjelaskan, lomba LKS-SMK ke-XXVI tingkat provinsi Lampung yang diselenggarakan 9 - 12 April 2018, bertujuan memilih juara satu dari masing - masing 30 lomba yang akan mewakili Lampung di ajang LKS-SMK tingkat nasional di Nusa Tenggara Timur.

"Terdapat 33 cabang lomba kompetensi yang diikuti 243 peserta. 33 cabang tersebut, terdiri dari 30 cabang dilombakan hingga tingkat nasional dan 3 cabang dilombakan hingga tingkat provinsi," jelas Agus.

Adapun  33 cabang Lomba yang dilombakan, yakni 2D Animation, Accounting, Agronomy, Automobile Technology, Beauty Therapy, Bilingual Secretary, Bricklaying, CADD Building (Online), CADD Mechanical Engineering, CNC Milling, dan CNC Turning. Kemudian, Electrical Installation, Electronic Application, Fashion Technology, Fishery, dan Graphic Design Technology,  Health and Social care, Hotel Accommodation, Industrial Chemistry, Information Technology/Networking Sofware. Lalu, IT Software Solution For Bussines, Joinery, Lifestock/Animal Husbandry, Motorcycle Technology, Pharmacy, Plastic Die Engineering, Post Harvest Technology, Production Machine, Prototype Modeling, Restaurant Service, Visual Merchandising and Windowsdressing, Web Design, dan Welding.

Pada kesempatan itu, Pjs. Gubernur dan Walikota Metro, Ahmad Pairin meninjau stand pameran, di antaranya stand SMKN 2 Terbanggi Besar, SMKN 2 Metro, SMK IB Khalifah Bangsa, SMK Muhammadiyah 2 Metro, SMKN 4 Metro, SMK Gajah Mada Metro, SMK muhammadiyah 1 Metro, SMK-SMTI Bandarlampung, SUPM Negeri Kotaagung, SMK Darusy Syafa'ah Kotagajah, SMKN Unggul Terpadu, SMK Karya Wiyata Punggur, Universitas Muhammadiyah Metro, dan PT. Prathita Titiannusantara. (*)
Share:

Acara kupas kandidat gubernur, empat panelis apresiasi Muhammad Ridho Ficardo

Foto - foto: istimewa.

setialampung - Calon Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo mendapat banyak apresiasi dari empat panelis saat menjadi bintang tamu dalam acara “Kupas Kandidat” di stasiun TVRI (Televisi Republik Indonesia) nasional, selas (10/4/2018).

Calon gubernur nomor urut 1 ini hadir guna mengupas program kerja dari sang petahana demi mewujudkan Lampung maju, sejahtera serta berdaya saing.


Pakar politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), R. Siti Zuhro, mengungkapkan, untuk menunjang indeks demokrasi Indonesai (IDI) di wilayah Lampung pada khususnya. Provinsi yang menjadi pintu gerbang sumatera ini bisa menjaga hingga meningkatkan kualitas demokrasinya. Seperti, hak politik warga, kebebasan sipil, hingga lembaga demokrasi di daerah.


“Dengan adanya pemilihan kepala daerah secara langsung dari masyarakat, artinya ada dampak postif yang dirasakan langsung masyarakat itu sendiri dalam memilih pemimpin,” kata Siti Zuhro.

Hal yang sama juga diungkapkan pengamat kebijakan publik, Sirojudin Abbas. Dirinya mengatakan, kendati indeks kemiskinan yang masih cukup tinggi di Lampung, namun ada progres perbaikan cukup lumayan, dari angka sekira 14 persen, turun menjadi 13,04 persen.

“Artinya ada kinerja positif yang dirasakan dalam kurun waktu 3 tahun kepemimpinan Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri,” ungkap Sirojudin Abbas.

Lanjut dia, pada angka indeks pembangunan manusia (IPM) juga telihat ada perbaikan, dari angka 66,42 persen naik ke 67,65 persen.

“Meskipun dua indeks ini masih di bawah rata - rata nasional, tapi ada kemajuan yang cukup positif,” ujar Sirojudin.

Selain itu, Sirojudin juga menyoroti model koordinasi antara calon gubernur dan wakil gubernur. Pasalnya, sangat jarang untuk periode selanjutnya kembali maju dengan wakil yang sama. Hal ini juga menjadi nilai postif dalam memajukan dan menjaga program kerja ke depan. 

Selain mendapatkan apresiasi dalam progres pembangunan, calon gubernur nomor urut 1 ini juga diminta untuk memperbaiki beberapa sektor yang dianggap penting untuk memajukan Lampung.

Seperti yang disampaikan Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan yang mengharapkan agar kepatuhan dalam menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara(LHKPN) di Lampung ada peningkatan.

“Korupsi itu menghambat percepatan pembangunan di daerah. Tapi yang perlu diingat, banyaknya laporan LHKPN juga belum tentu menandakan wilayah tersebut patuh. Tapi setidaknya ada laporan yang masuk,” jelas Pahala.

Kata Pahala, diharapkan Lampung juga bisa masuk dalam “Club 100 Persen” atau wilayah yang patuh dalam menyampaikan LHKPN.

“Dengan hadirnya KPK di Lampung dalam acara rapat koordinasi pencegahan korupsi esok (11/4/2018). KPK bisa mendampingi dan memfasilitasi kebutuhan di daerah. Saya harap ini menjadi berita bagus agar Lampung menjadi daerah percontohan,” ungkapnya.

Dilain sisi, Pakar Ekonomi Indonesia, Firmanzah juga meminta, jika Muhammad Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri terpilih kembali untuk memimpin Lampung, bisa konsen terhadap sektor terpenting, yakni memperbaiki sektor pendidkan dan kesehatan. Pasalnya, kasus gizi buruk yang menimpa Kabupaten Lampung Tengah, sempat menjadi sorotan nasional. (*)
Share:

Jalani sidang pemeriksaan DKPP, ini kata ketua KPUD Pesawaran



Foto : website DKPP

setialampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik dengan nomor perkara 62/DKPP-PKE-VII/2018. 

Teradunya ialah Amin Udin, Yatin Putro Sugino, Aan Saputra, Edi Sutanto, dan Linawati yang merupakan ketua dan anggota KPU Pesawaran.

Bertempat di ruang Gakkumdu Bawaslu Lampung, sidang dipimpin Anggota DKPP, Ida Budhiati didampingi anggota majelis Wahyu Sasongko (TPD unsur tokoh masyarakat), Iskardo P. Panggar (ex officio Bawaslu) dan Handi Mulyaningsih (ex officio KPU). Pengadu dalam perkara ini ialah Hasri.

Pengadu mendalilkan jika para teradu diduga melanggar UU Pemilu nomor 7 tahun 2017 pasal 21 ayat 1 yang mewajibkan anggota KPU untuk tidak terlibat dalam organisasi kemasyarakatan. Selain itu Pengadu juga mendalilkan bahwa dalam proses rekrutmen PPK diduga telah terjadi kecurangan karena melanggar PKPU nomor 3 tahun 2015 pasal 18 ayat (1) huruf K yang menjelaskan syarat menjadi anggota PPK adalah belum pernah menjabat 2 (dua) kali sebagai anggota PPK, PPS, dan KPPS.




Ketua KPUD Pesawaran, Amin Udin saat dikonfirmasi setialampung.co.id terkait ini mengatakan, semuanya sudah selesai.

"Semua pokok aduan sudah kami jawab beserta bukti - buktinya. Sudah tidak ada masalah," kata Amin Udin, melalui pesan WhatsApp, selasa (10/4/2018).

Menurut Amin Udin, tinggal satu lagi fokus terkait adanya PPK yang diduga terlibat keanggotaan parpol.

"Dimungkinkan akan ada sidang 1 kali lagi. Kami diminta menghadirkan yang bersangkutan di sidang yang akan diberitahukan oleh pihak DKPP selanjutnya," katanya.

Saat ditanya mengapa anggota PPK yang diduga terlibat parpol itu bisa lolos seleksi calon anggota PPK, Amin Udin menuturkan, semua calon PPK saat mendaftar sudah menandatangani pernyataan bahwa yang bersangkutan tidak terlibat parpol.

"Kan masih diduga, dan yang pasti bahwa semua calon PPK saat mendaftar sudah menandatangani pernyataan bahwa yang bersangkutan tidak terlibat parpol dan juga tidak ada laporan dari masyarakat atau panwas saat uji publik," ungkapnya. (*/ben)

Share:

Apekraf Jati Agung dukung Ridho - Bachtiar pimpin Lampung lagi

Foto - foto: istimewa.

setialampung - Agustina, ibunda Gubernur Lampung (non Aktif), Muhammad Ridho Ficardo mengapresiasi hasil karya kelompok masyarakat di desa Margo Mulyo, Jati Agung, Lampung Selatan, minggu (8/4/2018).

Hal ini disampaikan istri Fauzi Toha (ayahanda Ridho) saat berkunjung di pameran ekonomi kreatif warga desa yang digagas asosiasi pegiat ekonomi kreatif (Apekraf), di Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan.


"Betapa hebatnya ibu - ibu di desa ini. Bisa menghasilkan kerajinan yang memiliki nilai ekonomis. Saya pun kalau disuruh merajut seperti ini tidak bisa," kata dia.

Menurut Agustina, anaknya sangat senang jika masyarakat yang bisa menghasilkan kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi. Dengan begitu, masyarakat bisa mandiri dan dapat menambah penghasilan keluarga.

"Ini yang disebut dengan ekonomi kemasyarakatan, dengan adanya kerajinan tangan ini, ibu rumah tangga bisa menambah penghasilan bapaknya yang bertani," ujarnya.

Agustina, berharap jika masyarakat mempercayakan anaknya untuk memimpin Lampung kembali, Apekraf bisa menjembatani masyarakat Margomulyo dengan Muhammad Ridho Ficardo untuk pembinaan lebih lanjut. Agar industri kreatif kerajinan tangan ini bisa lebih dikembangkan lagi.

"Karena anak saya konsen di bidang pariwisata, saya berharap kerajinan ibu rumah tangga disini bisa dilirik wisatawan yang berkunjung ke Lampung," katanya.

Ketua Apekraf Jatiagung, Sunarko mengatakan, ada 21 kelompok ekonomi masyarakat di bawah binaannya. Dia berkomintmen untuk membantu agar Ridho - Bachtiar dapat melajutkan memimpin Lampung.

"Kita mendukung agar Ridho kembali memimpin Lampung kembali. Dengan harapan cita - cita masyarakat di sini menjadi kampung pariwisata dapat terwujud," ujar dia.

Sebagai ketua Apekraf Jati Agung Sunarko mengaku siap untuk menjembatani kelompok ekonomi masyarakat kecamatan ini dengan Ridho - Bahctiar.

"Memang misi Apekraf ini sejalan dengan misi Ridho - Bachtiar mendorong dan meningkatkan ekonomi kreatif warga desa," ujarnya.

Dalam pameran ekonomi kreatif warga desa yang digagas oleh Apekraf ini, masyarakat Kecamatan Jati Agung menampilkan beragam kerajinan tangan dari masing - masing kelompok. Seperti minuman jahe, kebaya sulam usus, kerajinan tempat air meneral dan asbak dari batok, tiwul dari singkong, penghias ruangan dari akar jati. (*)
Share:

Antisipasi DBD, relawan Ridho Ficardo lakukan fogging

Foto: istimewa.

setialampung - Tim pemenangan pasangan calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo mengadakan fogging (pengasapan) insektisida di desa Mojoagung, Kecamatan Jatimulyo, Lampung Selatan. Fogging dilakukan untuk mencegah menularnya wabah demam berdarah dengue (DBD). Sebab sudah delapan warga desa setempat tertular wabah DBD ini.

Ketua tim relawan Kita Ridho, Muhammad Khairi mengatakan, karena tak ingin bibit nyamuk berkembang biak dan wabah DBD menyebar luas bahkan merenggut nyawa warga. Tim relawan Kita Ridho mengambil inisiatif melakukan fogging di permukiman penduduk.

“Fogging ini merupakan inisiatif tim relawan Ridho, untuk mencegah nyamuk  deman berdarah berkembang biak,” katanya.

Khairi melanjutkan, akhir-akhir ini kasus DBD mulai marak di Mojoagung. Bahkan sudah delapan warga terserang wabah DBD ini.

“Ada sekitar enam orang dirawat di rumah sakit, dan dua dirawat di rumah terkena DBD ini,” katanya.

Meskipun sudah ada warga yang menjadi korban DBD, dinas kesehatan maupun kepala pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) setempat tidak melakukan fogging. Padahal masyarakat disini bersama aparatur desa sudah mengajukan fogging.

“Fogging ini kami lakukan karena aduan dari masyarakat yang meminta agar melakukan fogging untuk mencegah mewabahnya DBD tersebut. Ini karena di wilayah tersebut sudah ada kasus DBD menimpa warga setempat,” ungkapnya. (*)
Share:

Ridho Ficardo - Bachtiar Basri dukung pembentukan koperasi ekonomi kreatif

Foto : istimewa.


setiapampung - Pasangan Calon Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri mendorong pembentukan koperasi yang menampung hasil ekonomi kreatif masyarakat di Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan.

Hal ini disampaikan ibunda Muhammad Ridho Ficardo, Agustina dalam acara pameran ekonomi kreatif masyarakat Desa Margomulyo, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan.

"Ridho - Bachtiar mendorong pembentukan koperasi di sini untuk menampung kerajinan masyarakat yang memiliki nilai ekonomis. Sehingga masyarakat tidak kebingunangn lagi untuk memasarkan produk hasil karyanya," katanya.

Tidak hanya menampung hasil kerajinan tangan masyarakat, lanjutnya, melalui koperasi ini, nantinya masyarakat akan dibantu modal untuk mengembangkan industri rumahan ibu rumah tangga.

"Koperasi ini tidak hanya menampung hasil industri masyarakat. Nantinya koperasi ini akan meminjamkan modal kepada kelompok ekonomi kerakyatan. Dengan harapan ekonomi masyarakat disini bisa berkembang dan menambah penghasilan keluarga," kata dia.

Agustina pun mengapresiasi langkah yang diambil Apekraf ini. Sebab dengan adanya kegiatan seperti ini, bisa memacu ibu rumah tangga lebih kreatif menghasilkan kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomis.

"Saya berharap Apekraf bisa menjadi jembatan masyarakat dengan Ridho - Bachtiar di bidang ekonomi kreatif," katanya.

Ketua Apekraf Jatiagung, Sunarko mengatakan, ada 21 kelompok ekonomi masyarakat di bawah binaannya. Dia berkomintmen untuk membantu agar Ridho - Bachtiar dapat melajutkan memimpin Lampung.

"Kita mendukung agar Ridho memimpin Lampung kembali. Dengan harapan cita - cita masyarakat di sini menjadi kampung pariwisata dapat terwujut," ujar dia.

Sebagai ketua Apekraf Jati Agung Sunarko mengaku siap menjembatani kelompok ekonomi masyarakat kecamatan ini dengan Ridho - Bahctiar.

"Memang misi Apekraf ini sejalan dengan misi Ridho - Bachtiar mendorong dan meningkatkan ekonomi kreatif warga desa," ujarnya.

Sunarko menilai, Jatiagung layak dijadikan kawasan industri ekonomi kreatif. Sebab letaknya sangat strategis, daerah pinggir Bandarlampung.

"Melalui Apekraf ini, kita mendorong program Ridho - Bachtiar di bidang pariwisata. Dengan dijadikannya Jatiagung sebagai salah satu daerah industri ekonomi kreatif, bisa menarik kunjungan turis ke Lampung," kata dia.

Dalam pameran ekonomi kreatif warga desa yang digagas Apekraf ini, masyarakat Kecamatan Jati Agung menampilkan beragam kerajinan tangan dari masing - masing kelompok. Seperti minuman jahe, kebaya sulam usus, kerajinan air meneral dan asbak dari batok, tiwul dari singkong, penghias ruangan dari akar jati. (*)
Share:

Debat calon gubernur, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri jawab pertanyaan dengan baik

Foto: istimewa.

setialampung - Pasangan calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri berhasil menjawab pertanyaan dengan baik di segmen kedua, acara debat kandidat calon gubernur - wakil gubernur di Hotel Novotel, sabtu (7/4/2019).

Adapun pertanyaan tersebut dari undian secara acak yang dilakukan ketua MUI Lampung Khairuddin Tahmid. Kemudian, para paslon mengambil salah satu undian tersebut yang keseluruhannya berjumlah 9 pertanyaan.

Setelah itu, moderator, Juwendra Adiansyah membuka bola yang berisi pertanyaan dari pengambilan undian ke paslon nomor urut satu untuk dijawab dengan kurun waktu tiga menit.

Pertanyaanya, berdasarkan perpres nomor 58 tahun 2017 tentang Lampung memiliki beberapa proyek strategis, seperti transportasi jalan dan revitalisasi bandara Raden Inten.

Selanjutnya, bagaimana paslon nomor urut satu tersebut bisa mengoptimalkan proyek dalam perkonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Petahana Cagub Lampung Muhammad Ridho Ficardo menyampaikan agar pembangunan jalan tol itu bisa menjadi jargon untuk mengembangkan kawasan industri perekonomian masyarakat setempat.

"Ini merupakan bagian program strategis agar masyarakat Lampung maju, sejahtera dan berdaya saing dengan memanfaatkan jalan tol itu," kata Ridho.

Kemudian, melalui Bandara Raden Inten II, diharapkan bisa menciptakan puluhan ribu ekonomi kreatif melalui pengembangan potensi pariwisata.

"Bandara Raden Inten yang nantinya menjadi bandara internasional, pergerakan wisatan ke Lampung akan mendorong terciptanya ekonomi kreatif sehingga memberikan manfaat untuk Bumi Ruwa Jurai sebagai gerbang Sumatera,"ujarnya.

Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri menyampaikan, dengan memanfaatkan jalan tol dan Bandara Raden Inten II, akan sangat menguntungkan Lampung dengan mengembangkan pariwisata.

Karena, Bandara Raden Inten bisa dimanfaatkan para turis mancanegara maupun lokal untuk berkunjung ke Lampung.

"Kita sudah mencoba mempersiapkan pariwisata dengan baik dan ketika bisa dilakukan, saya yakin Lampung maju, sejahtera dan lebih mempunyai daya saing," pungkasnya. (*)
Share:

Disediakan ribuan kursi, kampanye Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim sepi peminat

Banyak kursi kosong di kampanye Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim (Nunik). Foto: istimewa.


setialampung - Pasangan calon gubernur Lampung, Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim atau disapa Nunik, melaksanakan kampanye terbuka di lapangan Kuncup, Pingsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, jumat (6/4/2018).  Di dalam kampanye itu, panitia acara berbaik hati menyiapkan ribuan kursi plastik untuk masyarakat yang akan hadir. Namun sayang, masih banyak kursi kosong alias kampanye pasangan cagub Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim ini sepi peminatnya.

Mewakili Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim, Rianasari dalam orasi politiknya mengajak warga yang hadir untuk mendukung dan memilih pasangan Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim.

“Saya ini istrinya Arinal, Orangtua Arinal petani dan berasal dari Way Kanan. Arinal hidup dan besar dalam lingkungan petani,” katanya.

Selain sepi peminatnya, terlihat warga yang hadir dalam kampanye terbuka tersebut membawa anaknya (anak dibawah umur). (*)
Share:

Hadiri Dzikir Kebangsaan di Mapolda Lampung, Pjs Gubernur: kondisi keamanan di Lampung, aman dan kondusif

Foto: istimewa.


setialampung – Pjs. Gubernur Lampung, Didik Suprayitno menghadiri dzikir kebangsaan yang dilaksanakan di halaman mapolda Lampung, jumat (6/4/2018). Selain Pjs gubernur, dzikir dihadiri Kapolda Lampung, Irjen. Pol. Suntana, Wakapolda Lampung, Brigjen Pol. Angesta Romano Yoyol, Komandan Korem 043 Gatam, Kolonel Kav. Erwin Djatniko, KH. Abdullah Gymnastiar, Forkopimda, para undangan, serta para alim ulama dan pejabat utama polda Lampung.  

Pjs Gubernur Lampung, Didik Suprayitno mengatakan, kondisi keamanan di Lampung berjalan dengan aman dan kondusif. Ini berkat sinergi yang solid antara pemerintah daerah, TNI dan Polri. Hal ini terbukti dengan penghargaan tingkat nasional yang berhasil diraih Lampung karena mampu menjaga dan menyelesaikan konflik sosial. Oleh karena itu, ia berpesan kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga kondusifitas yang selama ini telah berjalan dengan baik dan lancar. 


baca juga: Aa Gym imbau untuk menjaga suasana politik tetap sejuk di pilkada dan pilpres




“Terimakasih atas kinerja kepolisian daerah Lampung yang telah bekerja keras dengan berbagai program kerja yang dimiliki yang terus mendukung dan mengawal berbagai kebijakan pembangunan pemerintah provinsi Lampung. Marilah kita bersama - sama menjaga kondusifitas yang sudah berjalan dengan lancar di Lampung, terlebih kita akan menghadapi pilkada serentak,” ungkapnya.

Kapolda Lampung, Irjen Pol. Suntana mengatakan, dzikir kebangsaan dengan tema memperkuat kebhinekaan membangun kebangsaan ini sebagai wahana introspeksi dan memperbaiki diri untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat Lampung yang aman, damai dan sejahtera.
“Situasi keamanan di Lampung harus tetap terjaga di tengah berlangsungnya situasi pilkada saat ini,” ujarnya.  

Di dalam tausiahnya, KH. Abdullah Gymnastiar atau yang disapa Aa Gym mengatakan, dilarang saling mencela, mengolok – olok, mengorek – ngorek aib dan kekurangan orang lain.

“Kita harus punya niat yang lurus, tidak boleh mencari – cari kesalahan orang lain. Dilarang panggil memanggil dengan gelaran – gelaran buruk. Semua ini dilarang di dalam Al Qur’an. Jauhi prasangka, karena sebagian dari prasangka itu dosa. Kepada sesama orang beriman, dilarang suka suudzon (berburuk sangka),” kata Aa Gym. (*/ben)

Share:

Aa Gym imbau untuk menjaga suasana politik tetap sejuk di pilkada dan pilpres

KH. Abdullah Gymnastiar


setialampung – KH. Abdullah Gymnastiar atau yang disapa Aa Gym, mengimbau dan berpesan kepada semua pihak untuk bertanggungjawab dengan sepenuh hati, tetap menjaga suasana politik tetap sejuk dibalik semua perbedaan di dalam ajang pemilihan kepala daerah (pilkada) dan pemilihan presiden (pilpres).

Imbauan dan pesan ini disampaikan Aa Gym di dalam acara Dzikir Kebangsaan yang dilaksanakan di Mapolda Lampung, jumat (6/4/2018).

“Jangan sampai ada statemen atau perilaku yang bisa membuat rakyat lebih susah lagi. Kasian, beban hidup rakyat sudah berat,” kata AA Gym.

Aa Gym mengatakan, saat ini masyarakat sudah ada kepekaan hati. Jangan sebarkan fitnah. Sebab, kalau benar disebarkan akan melukai dan menjadi gibah, kalau tidak benar menjadi fitnah.  

“Jangan sampai medsos menambah dosa, seharusnya menambah amal. Kita hargai perbedaan pendapat,” ujarnya. (ben)


Share:

Setiap tahun, semua pejabat negara wajib buat LHKPN

Foto: istimewa.

setialampung - Berdasarkan surat edaran komisi pemberantasan korupsi (KPK) nomor 11 tahun 2017 dan peraturan KPK nomor 7 tahun 2016, semua pejabat negara termasuk di lingkungan pemerintah provinsi (pemprov) Lampung, wajib membuat laporan harta kekayaan negara (LHKPN) kepada KPK melalui aplikasi e-filling.

Kewajiban menyampaikan LHKPN ini disampaikan Pj. Sekretaris Daerah Lampung, Hamartoni Ahadis saat membuka acara sosialisasi pendaftaran dan pengisiaan laporan hasil kekayaan penyelenggara negara melakui e-filling LHKPN, kamis (5/4/2018) di Ballroom Hotel Emersia.

Menurut Hamartoni, pengisian LHKPN adalah kewajiban seluruh penyelenggara negara yang bermanfaat untuk menguji integritas para pejabat dan juga sebagai sarana kontrol.

"Jika harapan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel begitu tinggi, maka pemerintah tentunya perlu mereposisi perannya dalam mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik dan bersih," kata Hamartoni.

Untuk itu, kata Hamartoni, ia mengimbau kepada seluruh pejabat untuk ecara serius melaporkan LHKPN-nya. Sehingga terwujud pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Jangan terbebani rasa takut untuk melaporkan harta kekayaan. Terlebih saat ini pelaporan semakin dipermudah dengan aplikasi online,” ujarnya.

Spesialis Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK, Jeji Azizi menjelaskan, mekanisme  pelaporan LHKPN saat ini telah mengalami perubahan sejak terbitnya peraturan KPK nomor 7 tahun 2016 sebagai pengganti dari KEP-07/KPK/02/2005 tentang tata cara pendaftaran, pengumuman dan pemeriksaan harta kekayaan penyelanggara negara.

Dalam peraturan tersebut, terdapat beberapa perubahan tentang tata cara pendaftaran LHKPN. Diantaranya perubahan formulir yang digunakan dan perubahan waktu penyampaian LHKPN. Semula, pelaporan hanya dilakukan dua tahun sekali, sekarang penyampaian LHKPN dilakukan secara periodik setiap satu tahun sekali atau pada saat terjadi mutasi/promosi jabatan baik sebelum menjabat atau setelah menjabat.

Oleh karena itu, Jeji mengajak seluruh peserta sosialisasi bersama - sama mencegah korupsi yang dimulai dari diri pribadi dan lingkungan kerja.

"Dibutuhkan kepedulian dan komitmen seluruh penyelenggara negara untuk mencegah korupsi,“ ujarnya.

Kepala Inspektorat Lampung Syaiful Dermawan menjelaskan, kegiatan sosialiasi ini untuk menginformasikan serta menyamakan persepsi kepada seluruh penyelenggara negara sesuai peraturan yang berlaku dalam mengisi format yang harus disampaikan kepada KPK.  Adapun peserta sosialisasi terdiri dari seluruh pejabat esselon dua juga pejabat fungsional P2UPD dan auditor. (*)
Share:

Ribuan kader Partai Demokrat siap menangkan Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri di pilgub Lampung


setialampung - DPD Partai Demokrat Lampung melaksanakan musyawarah cabang (muscab) di Swiss Bellhotel, rabu (4/4/2018). Muscab dihadiri Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat, Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo, Ketua DPD Partai Demokrat Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, Sekretaris DPD PD Lampung, Fajrun Najah Ahmad, Bendahara, Yandri Nazir, jajaran pengurus DPD, DPC, serta ribuan kader partai se-Lampung.


Ketua pelaksana muscab, Dendi Romadhona mengatakan, muscab akan dilaksanakan 4 - 15 April 2018.

"Muscab serentak ini sebagai wahana yang tepat untuk kita semua melakukan konsolidasi total. Semangat juang kita semua harus terus digelorakan. Kita wajib berjuang memenangkan pasangan calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri pada pilgub mendatang,” kata Dendi.

Pantauan di lokasi acara, tampak Ketua DPD Partai Demokrat Lampung, Muhammad Ridho Ficardo bersama Ketua DPC Partai Demokrat Waykanan, Raden Adipati Surya dan Ketua DPC Partai Demokrat Pesawaran, Dendi Romadhona. (*)
Share:

Muscab Demokrat, Ridho Ficardo: pilih ketua yang mau membangun Demokrat



setialampung - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD) se- Lampung menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak 15 kabupaten/kota di Swiss Belhotel, Bandarlampung, rabu (4/4/2018). Ketua DPD Partai Demokrat Lampung, Muhammad Ridho Ficardo yang datang bersama dengan Ketua Badan Pembinaan Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi DPP (BPOKK) Partai Demokrat, Jenderal (Purn) TNI Pramono Edhie Wibowo, langsung disambut ribuan kader Demokrat yang hadir malam itu.

Menurut Pramono Edhie Wibowo, dirinya sepakat dengan Muhammad Ridho Ficardo yang menyatakan, dalam memilih ketua haruslah yang mau membangun Partai Demokrat.

"Saya sepakat dengan perkataan ketua DPD Ridho Ficardo tadi, Pilihlah ketua yang mau membangun Demokrat, kalau menyiapkan tanah (untuk membangun kantor DPC) saja susah, ngapain jadi ketua," tegas Pramono Edhie Wibowo.

Sementara itu Ridho Ficardo menegaskan agar Muscab ini menjadi ajang konsolidasi bagi kader Demokrat menuju Pilgub dan Pilpres mendatang.

"Muscab adalah ajang konsolidasi, bukan kontestasi ataupun kompetisi. Musyawarah adalah untuk mencapai mufakat, bukan untuk membuat perpecahan di dalam Partai Demokrat. Mari kita terima segala keputusan dan sama - sama berjuang menyambut pilgub dan pilpres mendatang," pungkas Ridho. (*)

Share:

Surono Danu: dia (Muhammad Ridho Ficardo) ini anak saya

Foto - foto: istimewa.


setialampung - Calon Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo ditunjuk langsung oleh warga Desa Karang Anyar, untuk menjadi pembicara pada kegiatan sarasehan Paguyuban Petani Jati Agung, Lampung Selatan,
Menariknya, calon gubernur nomor urut 1 ini tidak sendiri, melainkan ditemani langsung Surono Danu, penemu varietas MSP-1, yaitu benih padi usia panen 95 hari, yang telah tersebar dan di tanam diseluruh Indonesia.

Pertemuan kedua pembicara pada kegiatan dengan tema "Kedaulatan pangan menuju kesejahteraan Petani" ini juga disambut antusias warga. Pasalnya, warga menilai Muhammad Ridho Ficardo dan Surono Danu seperti air dan padi yang sama - sama memberikan kontribusinya kepada Lampung dan berkomitmen membangun kedaulatan pangan.

Saat keduanya bertemu, sontak Surono Danu langsung menghampiri dan memeluk Ridho.

"Lho kenapa pada ketawa, dia ini anak saya, saya sudah tahu dengan dia ini sejak dia masih TK," ujar Suroso Danu, spontan.



Setelah menyalami petani yang hadir, Surono Danu sempat berseloroh.

"Kalau kalian pilih yang lain terserah, kalau aku pilih Ridho saja," tukas Danu, disambut sorak dan tepuk tangan warga yang hadir.

Dalam sarasehan tersebut, Muhammad Ridho Ficardo sempat memaparkan 3 program strategis kepada warga Desa Karang Anyar, yakni pertanian, industrialisasi, dan pariwisata.

Ridho mengatakan, dalam bidang pertanian, Lampung menduduki peringkat ke-4 surplus beras nasional. Dan di 2015 hingga 2016, produksi padi ikut melonjak mencapai 1 juta ton.

Pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung di era kepemimpinannya juga setiap tahun membagikan program bantuan ratusan sumur bor gratis.

"Pemprov yang menganggarkan, petani dan masyarakat yang membangun secara bersama-sama dan bergotong royong. Gotong royong adalah salah satu bentuk kearifan lokal bangsa Indonesia yang tidak boleh hilang," ungkap Ridho.

Selain itu, yang menjaga negara ini tetap berdiri adalah petani, bukan tentara. "Mengutip perkataan Suharto, yang menjaga negara ini tetap utuh adalah bulog dan petani. Artinya apa, sehebat apapun tentara kita, secanggih apapun senjatanya, kalau nggak ada beras, pasti mati," timpalnya.

Ditempat yang sama, Parmin, mantan Kepala Desa Karang Anyar 2 periode turut mengapresiasi semua pembangunan yang telah dilakukan Muhammad Ridho Ficardo bersama Bachtiar Basri.

"Selama masa kepemimpinan Pak Ridho, alhamdulillah, kami petani banyak diperhatikan. Harapan kami, Pak Ridho dapat melanjutkan pembangunan di Lampung," kata Parmin.

Usai melakukan kegiatan sarasehan, calon gubernur Lampung ini juga menyempatkan diri untuk menyapa masyarakat di Pasar Karang Anyar hingga meladeni warga untuk berfoto bersama. (*)

Share:

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog