Acara kupas kandidat gubernur, empat panelis apresiasi Muhammad Ridho Ficardo

Foto - foto: istimewa.

setialampung - Calon Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo mendapat banyak apresiasi dari empat panelis saat menjadi bintang tamu dalam acara “Kupas Kandidat” di stasiun TVRI (Televisi Republik Indonesia) nasional, selas (10/4/2018).

Calon gubernur nomor urut 1 ini hadir guna mengupas program kerja dari sang petahana demi mewujudkan Lampung maju, sejahtera serta berdaya saing.


Pakar politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), R. Siti Zuhro, mengungkapkan, untuk menunjang indeks demokrasi Indonesai (IDI) di wilayah Lampung pada khususnya. Provinsi yang menjadi pintu gerbang sumatera ini bisa menjaga hingga meningkatkan kualitas demokrasinya. Seperti, hak politik warga, kebebasan sipil, hingga lembaga demokrasi di daerah.


“Dengan adanya pemilihan kepala daerah secara langsung dari masyarakat, artinya ada dampak postif yang dirasakan langsung masyarakat itu sendiri dalam memilih pemimpin,” kata Siti Zuhro.

Hal yang sama juga diungkapkan pengamat kebijakan publik, Sirojudin Abbas. Dirinya mengatakan, kendati indeks kemiskinan yang masih cukup tinggi di Lampung, namun ada progres perbaikan cukup lumayan, dari angka sekira 14 persen, turun menjadi 13,04 persen.

“Artinya ada kinerja positif yang dirasakan dalam kurun waktu 3 tahun kepemimpinan Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri,” ungkap Sirojudin Abbas.

Lanjut dia, pada angka indeks pembangunan manusia (IPM) juga telihat ada perbaikan, dari angka 66,42 persen naik ke 67,65 persen.

“Meskipun dua indeks ini masih di bawah rata - rata nasional, tapi ada kemajuan yang cukup positif,” ujar Sirojudin.

Selain itu, Sirojudin juga menyoroti model koordinasi antara calon gubernur dan wakil gubernur. Pasalnya, sangat jarang untuk periode selanjutnya kembali maju dengan wakil yang sama. Hal ini juga menjadi nilai postif dalam memajukan dan menjaga program kerja ke depan. 

Selain mendapatkan apresiasi dalam progres pembangunan, calon gubernur nomor urut 1 ini juga diminta untuk memperbaiki beberapa sektor yang dianggap penting untuk memajukan Lampung.

Seperti yang disampaikan Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan yang mengharapkan agar kepatuhan dalam menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara(LHKPN) di Lampung ada peningkatan.

“Korupsi itu menghambat percepatan pembangunan di daerah. Tapi yang perlu diingat, banyaknya laporan LHKPN juga belum tentu menandakan wilayah tersebut patuh. Tapi setidaknya ada laporan yang masuk,” jelas Pahala.

Kata Pahala, diharapkan Lampung juga bisa masuk dalam “Club 100 Persen” atau wilayah yang patuh dalam menyampaikan LHKPN.

“Dengan hadirnya KPK di Lampung dalam acara rapat koordinasi pencegahan korupsi esok (11/4/2018). KPK bisa mendampingi dan memfasilitasi kebutuhan di daerah. Saya harap ini menjadi berita bagus agar Lampung menjadi daerah percontohan,” ungkapnya.

Dilain sisi, Pakar Ekonomi Indonesia, Firmanzah juga meminta, jika Muhammad Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri terpilih kembali untuk memimpin Lampung, bisa konsen terhadap sektor terpenting, yakni memperbaiki sektor pendidkan dan kesehatan. Pasalnya, kasus gizi buruk yang menimpa Kabupaten Lampung Tengah, sempat menjadi sorotan nasional. (*)
Share:

Nasional

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog