Muhammad Ridho Ficardo jadi inspirasi anak Desa Brawijaya

Foto - foto: istimewa

setialampung - Selain banyak menghasilkan hal - hal yang positif, selama kepemimpinan Muhammad Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri sekitar 3 tahun di Bumi Ruwa Jurai, selain banyak menghasilkan hal - hal yang positif dalam program pembangunan, ternyata ikut menjadi inspirasi bagi anak - anak di Desa Brawijaya.


Hal itu diketahui Ridho saat mengunjungi Desa Brawijaya, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, kamis (12/4/2018), yang dipusatkan di lapangan Merdeka.

Kepala Desa Brawijaya, Nyoman Yasa, menyampaikan terimakasih atas kedatangan Muhammad Ridho Ficardo ke desanya. Menurut Nyoman, semenjak desa ini berdiri secara definitif tahun 1975, baru kali ini ada gubernur yang mau turun langsung bertemu menemui warga.

Nyoman juga menyampaikan, semenjak kepemimpinan Ridho - Bachtiar, banyak kemajuan yang dirasakan terutama di bidang pertanian.

"Kami berterimakasih atas bantuan dan binaan Bapak Ridho. Selama tiga tahun ini desa semakin makmur, tapi ada satu permintaan pak, kami minta dibangunkan SMK negeri, supaya anak - anak kami bisa memperoleh pendidikan yang baik dan bisa pintar seperti Pak Ridho," kata Nyoman.

"Kami juga ingin anak-anak kami bisa pintar seperti gubernurnya, ya seperti Pak Ridho ini, masih muda sudah bisa memimpin Lampung. Suatu tauladan dan kebanggan bagi kami pak," tambahnya lagi.

Di tempat yang sama, Nyoman wandiko (60), petani jagung desa setempat juga menyatakan terimakasih sebanyak - banyaknya kepada Muhammad Ridho Ficardo yang ikut merasakan manfaat dari program wisata rohani tirtayatra ke Bali pada 2017 lalu.

"Terimakasih, saya bersama teman - teman lain warga Lampung berkesempatan mengikuti wisata rohani tirtayatra ke Bali. Semoga programnya terus berlanjut, pembangunan di Lampung berlanjut, dan Pak Ridho juga terus berlanjut memimpin Lampung sampai tahun 2024," tegasnya.

Mendengar harapan tersebut, Ridho pun langsung menyanggupi permintaan warga, dan salut kepada masyarakat Desa Brawijaya. Menurut Ridho, meski desa berada di pedalaman tapi sangat memikirkan pendidikan.

"Saya salut dan bangga dengan masyarakat disini, sudah berpandangan jauh kedepan. Dengan anak - anak yang berpendidikan tentu kita dapat membangun Lampung lebih maju lagi. Yo wess, kalau begitu nanti langsung kita bangun SMK di desa ini," tegas Ridho, disambut riuh tepuk tangan warga desa.

Selain soal pendidikan, Ridho juga mengapresiasi warga yang hidup rukun berdampingan meskipun sebagian besar masayarakat berasal dari keturunan Hindu Bali.

"Saya juga senang masyarakat di sini dapat hidup rukun berdampingan secara damai. Tadi juga saya lihat banyak yang menggunakan kaos wisata rohani, rupanya banyak juga masyarakat sini mendapatkan program tersebut disini," ujar Ridho

Untuk diketahui, di era kepemimpinan Muhammad Ridho Ficardo, pemprov lampung telah memberikan program wisata rohani kepada banyak masyarakat Lampung.

Diantaranya program wisata rohani/tirtayatra ke Bali yang sudah memberangkatkan umat Hindu di Lampung sebanyak 900 orang pada 2017.

Kemudian program wisata rohani lainnya yakni umrah dan wisata rohani wali songo kepada sekitar 10.000 orang sampai akhir 2017.

Ada hal yang menarik dalam kunjungan Muhammad Ridho Ficardo kali ini. Meski warga desa sudah menyiapkan panggung untuk Ridho. Namun calon nomor urut 1 ini justru memilih untuk berdiri di bawah saat berdialog langsung dengan warga.

"Enakan di bawah, bisa langsung bertatap muka dengan warga masyarakat, nggak perlu pake panggung, kayak pejabat aja," seloroh Ridho. (*)
Share:

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog