Direktur Narkoba Polda Lampung Musnahkan 908,33 sabu dan 158 butir ekstasi

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Shobarmen (dua dari kiri), saat melakukan pemusnahan barang narkotika. Foto: istimewa.

setialampung - Ditresnarkoba Polda Lampung, disaksikan kejaksaan, serta pihak terkait lainnya, rabu (23/5/2018), melakukan pemusnahan barang bukti narkotika hasil sitaan Ditresnarkoba Polda Lampung beserta jajaran polres.

Pemusnahan dilakukan langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Shobarmen, didampingi Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, AKBP Wika Hardianto, serta disaksikan dari unsur kejaksaan dan pihak terkait lainnya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Shobarmen, mengatakan, pemusnahan barang bukti narkotika ekstasi dan sabu ini telah mendapat persetujuan kejaksaan negeri Bandarlampung, Lampung Selatan dan Tanggamus.

"Barang bukti yang di musnahkan yaitu 908,33 sabu dan 158 butir ekstasi. Barang bukti berhasil diamankan dari sepuluh orang tersangka yatu RI, RS, AA, HN, MA, BO, RT, MR, AS dan DI," kata Shobarmen.

Adapun cara pemusnahan barang bukti narkotika itu, Shobarmen menjelaskan, ekstasi dan sabu di masukkan ke dalam blender kemudian dicampurkan dengan cairan pelarut, lalu diblender kemudian dibuang. (*)
Share:

Tim 10 Alihkan Dukungan ke Ridho - Bachtiar, Ini Kata Jubir Herman HN - Sutono


setialampung - Tim 10 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung Herman HN -Sutono menyatakan sikap mengalihkan dukungan atau berpaling kepada pasangan calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri.

Menurut juru bicara pasangan calon gubernur Lampung, Herman HN - Sutono, Rakhmat Husen, itu (pengalihan dukungan) hal yang biasa.

"Itu hal biasa dalam politik," katanya singkat, saat dikonfirmasi setialampung.co.id melalui pesan whatsapp, selasa (29/5/2018),

Sebelumnya, tim 10 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung Herman HN -Sutono menyatakan sikap mengalihkan dukungan atau berpaling kepada pasangan calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri.

Tim 10 yang terdiri dari 10 orang di setiap desa ini berpaling ke Ridho - Bachtiar karena ada kesamaan visi misi dengan pasangan calon gubernur Lampung nomor urut 1 tersebut.

Tim 10 yang mengalihkan dukungan ke Ridho - Bachtiar ini berasal dari tim 10 Kabupaten Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Waykanan dan Lampung Utara.

Pernyataan sikap pengalihan dukungan tersebut tertuang di dalam surat pernyataan sikap bersama yang ditandatangani masing - masing ketua tim 10 yakni Ketua Tim 10 Tanggamus, Amunudin, Ketua Tim 10 Pesisir Barat, Ishar, Ketua Tim 10 Lampung Barat, Santo, Ketua Tim 10 Waykanan, Ismail, dan Ketua Tim 10 Lampung Utara, Dodi Saputra.

"Melihat perkembangan situasi politik saat ini, maka kami tim 10 Herman HN -  Sutono mengalihkan dukungan ke pasangan calon gubernur Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri," demikian bunyi surat pernyataan itu.

Ketua Tim 10 Lampung Barat, Santo mengatakan, saat ini pasangan Ridho - Bachtiar yang benar - benar mampu membangun Lampung ke arah yang lebih baik.

"Kami punya tanggungjawab moral untuk menghadirkan pemimpin yang benar - benar bisa membangun Lampung dengan baik. Dan dari perkembangan situasi belakangan ini hanya Ridho - Bachtiar yang bisa menjadi pemimpin yang ideal bagi Lampung," ungkapnya, usai menandatangani surat pernyataan itu, selasa (29/5/2018).

Menurutnya, tidak ada paksaan ataupun dorongan dari siapapun dalam pengalihan dukungan itu.

"Ini atas dasar kesadaran kami sendiri, tidak ada paksaan. Atas kehendak kami tim 10 Lambar, Pesisir Barat, Tanggamus, Waykanan, Lampura. Karena kami merasa punya tanggungjawab moral untuk mendukung calon pemimpin yang benar - benar ingin membangun Lampung, bukan calon pemimpin yang haus kekuasaan semata," pungkasnya. (*/ben)
Share:

Alihkan Dukungan ke Ridho - Bachtiar, Tim 10: Kami Punya Tanggungjawab Moral Dukung Pemimpin yang Benar - Benar Membangun Lampung

Foto-foto: ist.

setialampung - Tim 10 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung Herman HN -Sutono menyatakan sikap mengalihkan dukungan atau berpaling kepada pasangan calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri.

Tim 10 yang terdiri dari 10 orang di setiap desa ini berpaling ke Ridho - Bachtiar karena ada kesamaan visi misi dengan pasangan calon gubernur Lampung nomor urut 1 tersebut.


Tim 10 yang mengalihkan dukungan ke Ridho - Bachtiar ini berasal dari tim 10 Kabupaten Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Waykanan dan Lampung Utara.

Pernyataan sikap pengalihan dukungan tersebut tertuang di dalam surat pernyataan sikap bersama yang ditandatangani masing - masing ketua tim 10 yakni Ketua Tim 10 Tanggamus, Amunudin, Ketua Tim 10 Pesisir Barat, Ishar, Ketua Tim 10 Lampung Barat, Santo, Ketua Tim 10 Waykanan, Ismail, dan Ketua Tim 10 Lampung Utara, Dodi Saputra.


"Melihat perkembangan situasi politik saat ini, maka kami tim 10 Herman HN -  Sutono mengalihkan dukungan ke pasangan calon gubernur Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri," demikian bunyi surat pernyataan itu.

Ketua Tim 10 Lampung Barat, Santo mengatakan, saat ini pasangan Ridho - Bachtiar yang benar - benar mampu membangun Lampung ke arah yang lebih baik.

"Kami punya tanggungjawab moral untuk menghadirkan pemimpin yang benar - benar bisa membangun Lampung dengan baik. Dan dari perkembangan situasi belakangan ini hanya Ridho - Bachtiar yang bisa menjadi pemimpin yang ideal bagi Lampung," ungkapnya, usai menandatangani surat pernyataan itu, selasa (29/5/2018).

Menurutnya, tidak ada paksaan ataupun dorongan dari siapapun dalam pengalihan dukungan itu.

"Ini atas dasar kesadaran kami sendiri, tidak ada paksaan. Atas kehendak kami tim 10 Lambar, Pesisir Barat, Tanggamus, Waykanan, Lampura. Karena kami merasa punya tanggungjawab moral untuk mendukung calon pemimpin yang benar - benar ingin membangun Lampung, bukan calon pemimpin yang haus kekuasaan semata," pungkasnya. (*/ben)

Share:

Tim Gakkumdu Limpahkan Berkas Tiga Terduga Penyebar Kampanye Hitam


setialampung - Tim Gakkumdu  Lampung Timur, senin (28/5/2018), melimpahkan berkas tiga terduga penyebar selebaran kampanye hitam (black campaign) ke penuntut. Pelimpahan ini hasil pembahasan tim Gakkumdu terkait permasalahan dugaan penyebaran selebaran kampanye hitam (black campaign) yang diduga dilakukan IS, RSP dan FF terhadap pasangan calon gubernur - wakil gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri di Desa Sumber Gede, Kecamatan Sekampung, Lampung Timur, senin (7/5/2018).

"Hari ke 13 ini sudah dilimpahkan ke penyidik. Hasil pembahasan rapat hasil sidik tadi, berkas ketiganya sudah dilimpahkan ke Jaksa, Intinya itu," Kata Ketua Panwaslu Lamtim, Lailatul Khoiriyah, senin(28/5/2018).

Setelah dilimpahkan, lanjutnya, jaksa akan meneliti kelayakan dan kelengkapan berkas tersebut.

"Apakah berkas itu sudah layak atau sudah lengkap atau belum dalam waktu 3 hari," katanya.

Selain itu, saat disinggung apakah pihaknya melakukan pengembangan terkait aktor atau pelaku utama dari permasalahan kampanye hitam tersebut, ia mengaku pihaknya tidak melakukan pengembangan. Karena dari awal permasalahan itu hanya melibatkan tiga oknum tersebut.

"Terkait aktor utamanya, kita tidak ada pengembangan ke arah sana. Karena dari awal, peristiwa itu hanya melibatkan ketiga oknum itu saja," ujarnya. (*)
Share:

Pilgub Lampung, Warga Kota Bumi Pilih Ridho Ficardo - Bachtiar Basri


setialampung - "Saya itu datang ke sini bukan mau kampanye, tapi mau silaturahmi. Kangen - kangenan sama seluruh keluarga besar kita di Kotabumi, ya sekaligus minta tolong supaya suaranya ditambah, kan gitu," kata Ridho sambil bercanda.

Hal tersebut disampaikan calon gubernur Lampung petahana, Muhammad Ridho Ficardo saat silaturahmi sekaligus buka puasa bersama dengan masyarakat Kotabumi Ilir, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, senin (28/5/2018).

Menurut Ridho, baru kali ini di Indonesia yang gubernur dan wakil gubernurnya dari kampung halaman yang sama.

"Agak lucu kayaknya kalau kampanye di rumah sendiri. Saya dan Pak Bachtiar sama - sama dari kotabumi, dari Lampung Utara. Jadi wajib rasanya harus milih nomor satu itulah. Apalagi ternyata kita tidak malu - maluin memimpin Lampung," kata Ridho, disambut tepuk tangan gemuruh ribuan masyarakat yang hadir.

Namun demikian, kata Ridho, meskipun hanya bersilaturahmi, dirinya tetap perlu memberikan gambaran capaian - capaian yang berhasil diraih pada kepemimpinan Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri selama tiga tahun terakhir ini.

Diantaranya pembangunan infrastruktur jalan provinsi yang saat ini pengerjaannya sudah 85% dalam kondisi mantap.

"Alhamdulillah, kondisi jalan provinsi sekarang sudah banyak yang bagus. Di suoh, Mesuji, Tanggamus, dan tempat - tempat lain banyak yang sudah diperbaiki. Provinsi juga banyak membangun jembatan. Salah satunya jembatan Way Umbar, yakni jembatan terpanjang yang pernah di bangun pemerintah lrovinsi Lampung," ujar Ridho.

Selain jalan provinsi, lanjutnya, jalan tol trans Sumatera sebagai tol terpanjang di Indonesia akan beroperasi di akhir tahun ini. Bandara Radin Inten II akan segera menjadi bandara internasional dan embarkasi haji penuh.

Sementara itu di bidang SDM, program Bosda saat ini telah berhasil menggratiskan SMA/SMK di enam kabupaten/kota. Ada juga program hibah tanah untuk memaksimalkan kapasitas perguruan tinggi seperti Unila dan UIN Raden intan. Kemudian beasiswa polinela untuk anak petani kurang mampu serta yang terbaru adalah program beasiswa polinela untuk program studi pariwisata.

M. Ridho Ficardo juga menerangkan, berkat pesatnya pembangunan dan dukungan seluruh masyarakat, daya saing Lampung melompat dari peringkat 25 nasional, ke peringakat 14 diakhir 2017. Kemudian melompat lagi menjadi peringkat 11 nasional di awal 2018.

Mengakhiri sambutannya, M. Ridho Ficardo memohon doa restu kepada seluruh masyarakat Kotabumi yang hadir.

"Saya mohon di doakan, didukung, disampaikan salam saya kepada seluruh keluarga besar kita yang berhalangan hadir hari ini. Permohonan saya, salam hormat saya, agar pada 27 juni nanti, kita semua dapat melangkahkan kaki ke TPS, dan coblos nomor 1," ungkapnya.

Salah satu warga Kotabumi Udik, Firmansyah (30) menegaskan, dirinya siap mendukung pasangan Ridho - Bachtiar di Pilgub Lampung 27 juni mendatang.

"Kalau kita ini di Kotabumi sudah seperti keluarga besar, Pak Ridho dan Pak Bachtiar ini keluarga kita. Udah tahu semua kita sepak terjangnya seperti apa dalam membangun Lampung. Nggak perlu milih yang lain, Ridho- Bachtiar itulah pilihan kita," tegasnya. (*)
Share:

Mantan Pengawas dan Penyelenggara Pemilu Warnai Seleksi Calon Anggota Bawaslu Lampung

Yusdianto.


setialampung - Tim seleksi bawaslu Lampung sedang melakukan proses seleksi calon anggota bawaslu Lampung. Mantan penyelenggara dan pengawas pemilihan umum mewarnai seleksi calon anggota bawaslu Lampung.

Anggota tim seleksi, Yusdianto saat dikonfirmasi setialampung.co.id, senin (28/5/2018), membenarkan ada beberapa mantan penyelenggara dan pengawas pemilu yang ikut seleksi.

"Iya benar. Nantinya akan diambil empat orang calon anggota bawaslu Lampung. Tes wawancaranya pada 31 Mei 2018 di Hotel Emersia. Sekarang mau tes kesehatan di RS Bhayangkara Lampung," kata Yusdianto.

Ketua Bawaslu RI, Abhan saat dikonfirmasi setialampung.co.id, senin (28/5/2018), membenarkan sedang dilakukan proses seleksi penambahan calon anggota bawaslu Lampung.

"Ya betul, sedang berjalan. Penambahan jumlah anggota bawaslu provinsi karena perintah UU 7/ 2017," ujarnya.

Diketahui, 28 nama lulus seleksi tes tertulis dan tes psikologi bakal calon anggota bawaslu Lampung penambahan. Selanjutnya 28 calon akan mengikuti tes kesehatan di RS Bhayangkara Polda Lampung. 28 nama calon anggota bawaslu Lampung itu yaitu Esti Nur Fatonah, Suheri, Karno Ahmad Sutarya, Afrizal, Andri Oktaria, Tamri, Mislamudin, Sudiyanto, Aris Munandar, Ali Sidik, Yohannes Eko Prasetyo, Hermansyah, Nidi, Candrawansah, Afrizal, Andi Ismail Yusuf, Ir. Maidun Purba, Ahmad Faisol, Sholihin, Nanang Sumarlin, Pauzi, Cecep Ramdani, Drs. Syafrizal Datuk Sinaro, Muhammad Teguh, Rahmatul Ummah, Viza Yulisanti Putri, Nilla Nargis, dan Deky Kurniawan. (ben/*)

Share:

Panwaslu Monitoring Banner Eva Dwiana Herman HN


setialampung - Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Bandarlampung memonitoring dan mengawasi tindaklanjut panitia pengawas kecamatan (Panwascam) terkait banner Majelis Taklim Rahmat Hidayat (MTRH) Lampung yang terpasang di empat kantor kelurahan dan kecamatan Telukbetung Barat (TBB). Meski banner yang bergambar Hj. Eva Dwiana Herman HN sebagai ketua MTRH sekedar mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa I Ramadhan 1439 Hijriah.

“Sementara ini yang baru ada laporan dari Panwascam Kecamatan TBB aja. Ini nanti akan ditangani Panwascam untuk menelusuri, mengumpulkan data - data dan mengundang klarifikasi. Tapi kita tetap memonitoring perkembangannya,” kata koordinator divisi penanganan pelanggaran lanwaslu Bandarlampung, Yahnu Wigono Sanyoto, senin (28/5/2018).

"Berdasarkan informasi dari Panwascam, banner tersebut dipasang antara hari sabtu – minggu (26 - 27/5). Ini kan hari libur kerja, artinya kita bisa saja berprasangka baik kalau anggota kelurahan tidak mengetahui jika banner itu dipasang,” ungkapnya.

Tetapi, lanjutnya, jika sampai hari ini banner itu masih didiamkan atau belum diturunkan, pihaknya meminta Panwascam setempat untuk menindaklanjutinya. Karena ini ada dugaan  yang mengarah pada ketidaknetralan aparatur sipil negara (ASN) pada pilgub 27 Juni 2018.

“Panwaslu memiliki waktu tujuh hari sejak ditemukan banner tersebut untuk menindaklanjutinya. Kalau saya mendapat informasi itu dari kemarin (minggu),” ujarnya.

Ia berharap, tim pemenangan, juru kampanya dan pasangan calon gubernur – wakil gubernur bisa tertib dalam menyemarakan ajang pesta demokrasi lima tahunan tingkat provinsi tersebut.

“Sehingga seperti ini tidak terjadi lagi, apalagi itu terpasang di kantor milik pemerintah. Kita tahu APK pemilu yang resmi sekalipun tidak bisa dipasang di kantor milik pemerintah, kan gitu. Kita kan tahu juga di MTRH itu ada ibu Eva sebagai ketua, anggota DPRD Lampung dan istri salah satu paslon yang juga wali Kota Bandarlampung non aktif. Jadi biarlah birokrasi itu bersikap netral atau tidak memihak ke salah satu paslon,” pungkasnya.

Menurut juru bicara Herman HN, Rahmat Husen, itukan (banner) ngucapin puasa. Bukan ajakan milih.

"Lah plt walikota nggak cuti dan hadir kampanye aja dibiarin panwas kota. Celamitan ah. (*)
Share:

Tim Gakkumdu Pesisir Barat Telusuri Dugaan Politik Uang Herman HN - Sutono

Foto - foto: ist.

setialampung - Tim sentra Gakkumdu, kejaksaan dan kepolisian terus menelusuri kasus dugaan politik uang pasangan calon gubernur Lampung nomor urut 2, Herman HN - Sutono. Dimana salah satu jurkam Herman HN - Sutono diduga membagi - bagikan amplop berisikan dua lembar uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu.


Kordiv pencegahan dan hubungan antar lembaga (PHL), Panwaslu Pesisir Barat, Heri Kiswanto menjelaskan, proses dugaan politik uang tersebut juga turut ditelusuri oleh koordinator divisi hukum dan penindakan pelanggaran (HPP) Panwaslu Pesisir Barat untuk menguatkan saksi- saksi.

“Saat ini ketiga unsur tersebut sedang menelusuri lebih dalam. Tetapi kami juga ikut menguatkan saksi dan bukti. Dan bila memang dugaannya seperti itu, akan kita frontier ke dalam UU nomor 10 tahun 2016. Bila sudah memenuhi unsur bisa langsung teregistrasi untuk dilanjutkan ke penyelidikan dan penyidikan,” kata Heri, minggu (27/5/2018).

Heri mengatakan, meski sudah memenuhi unsur dan bukti, prosesnya akan ditindak langsung oleh Sentra Gakumdu .

“Kami (Panwaslu) belum bisa menentukan karena harus memenuhi kajian di Gakumdu. Tapi yang jelas dugaan politik uang itu memang dilakukan pasangan calon gubernur Lampung nomor urut 2, Herman HN - Sutono,” tegas Heri.

Diketahui, kampanye dialogis dilaksanakan di Pekon Gedung Cahya Kuningan, Kecamatan Ngambur, yang dihadiri bakal calon saksi untuk paslon nomor urut 2, Herman HN - Sutono, dari 5 Kecamatan, yaitu, Kecamatan Bangkunat, Ngaras, Ngambur, Pesisir Selatan dan Way Krui.

Kegiatan itu berlangsung pada pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.30 WIB. Kegiatan juga dihadiri juru kampanye paslon nomor 2, Ustad Ismail Saleh, Lakat Amin, Rahma Wati dan Zaidi (kordinator saksi kecamatan Bangkunat).

Saat ditelusuri, terdapat dugaan pelanggaran politik uang (money politics) yang terjadi di lapangan depan Gedung Sekolah MTS, yang diduga dilakukan Zaidi selaku Kordinator Saksi kecamatan Bangkunat dengan cara membagi-bagikan amplop yang berisikan uang dua lembar pecahan senilai Rp100 ribu dan satu lembar pecahan Rp50 ribu.

Temuan itu langsung ditemukan oleh Kordiv HPP ABD Kodrat S, Efriansyah selaku staff Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, serta seluruh jajaran Panwascam Ngambur dan Krui Selatan. Atas kejadian tersebut Panwaslu Pesibar menyita 1 kaos bergambar depan dan bertuliskan ‘pilihan kita nomor urut 2’, logo partai PDI Perjuangan bergambar Herman HN - Sutono, serta satu buah amplop yang sudah terbuka dan satu lembar uang senilai Rp50 ribu yang diperoleh dari salah satu calon saksi Kecamatan Bangkunat atas nama Zaidi.

Padahal, sebelum ditemukan dugaan politik uang tersebut dan sebelum memasuki tahapan kampanye, Kordiv PHL Heri Kiswanto sudah melakukan pencegahan serta himbauan kepada seluruh tim paslon, namun hal itu tetap terjadi. (*)
Share:

Ribuan Warga Metro Siap Pilih Ridho Ficardo - Bachtiar Basri Lagi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung


setialampung - Ribuan masyarakat Kota Metro berbondong - bondong menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama calon gubernur Lampung petahana, Muhammad Ridho Ficardo di Mulyo Jati, Metro Barat, Kota Metro, minggu (27/5/2018)


Pada kesempatan itu, ribuan warga Metro sangat antusias ingin bertemu dengan Ridho Ficardo. Bahkan beberapa diantaranya rela berdiri karena tempat duduk yang disediakan pantia tidak mencukupi. Tiba di lokasi kegiatan, M. Ridho Ficardo langsung berkeliling menyalami ribuan masyarakat Kota Metro yang hadir.

Dalam silaturahmi tersebut Ridho memaparkan beberapa program dan capaian yang berhasil diraih Lampung selama kepemimpinan Gubernur Muhammad Ridho Ficardo dan wakilnya Bachtiar Basri.

Diantaranya jalan tol trans sumatera sepanjang 250 km yang akan selesai pengerjaannya akhir tahun ini. Kemudian Bandara Radin Inten II yang akan segera diresmikan menjadi bandara internasional dan embarkasi haji penuh.

Selain di bidang infrastruktur, calon gubernur Lampung nomor urut satu ini juga mengucapkan terimakasih kepada para petani, yang berkat kerja kerasnya, Lampung berhasil memperoleh peringkat 4 surplus beras nasional.

Ke depan, dalam sambutannya, ayah tiga anak ini berharap agar Kota Metro selain sebagai kota pendidikan, juga sebagai pusat pertumbuhan dan perekonomian Lampung yang baru.

"Dengan berbagai kemajuan yang ada, saya berharap Kota Metro dapat menjadi pusat pertumbuhan dan perekonomian yang baru. Jadi selain sebagai kota pendidikan, tapi juga sebagai kota metropolitan," ungkap Ridho.

"Jadi bapak-ibu, itu hanya beberapa program yang berhasil kita raih, kalau saya paparkan semuanya sampai sahur nggak selesai," lanjut Ridho sambil bercanda

Sumiyem (53), warga Purwosari Metro, menyatakan sangat gembira dapat bertemu langsung dengan pak Ridho.

"Saya seneng banget dapat ketemu dan salaman dengan Pak Ridho, pokoknya tanggal 27 juni coblos nomor 1. Pembangunan jalan di Metro sudah bagus, sudah mulus semua. Hasil sawah juga lumayan, meskipun pupuk kadang terlambat tapi alhamdulillah tetap ada dan bisa panen dan hasil panennya juga bagus," kata Sumiyem dengan sumringah. (*)
Share:

Berkat Ridho Ficardo, Tahun ini Jalan Ambarawa - Pardasuka, Seratus Persen mantap

Foto - foto: ist. 

setialampung - Meski sedang menjalani cuti pilkada, gubernur Lampung non-aktif, Muhammad Ridho Ficardo tetap berkomitmen memperbaiki infrastruktur jalan dengan target 85% kondisi jalan mantap pada tahun 2018 nampaknya terus berlanjut.

Ini terbukti terus diperbaikinya jalan - jalan yang menjadi kewenangan provinsi. Salah satunya saat ini, minggu (27/5/2018) sedang diperbaiki jalan di kecamatan Ambarawa yang beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial.


Kepala Dinas PU-PR Lampung Budhi Darmawan mengatakan, ruas jalan tersebut memang kewenangan provinsi dan menjadi salah satu target perbaikan jalan di tahun ini.

"Sesuai perintah Pak Ridho beberapa waktu lalu sebelum beliau cuti, yang sudah menargetkan perbaikan jalan pada ruas jalan tersebut. Rencananya jalan yang diperbaiki sepanjang 18.5 km, melintasi Kecamatan Pringsewu, Ambarawa, hingga ke kecamatan Pardasuka," ungkapnya.

Adapun perbaikan jalan pada ruas tersebut akan menggunakan metode Flexibel dan Rigid beton agar jalan lebih kuat dan tahan lama. Tidak hanya diperbaiki, jalan juga akan diperlebar, yang tadinya hanya 4.5 m menjadi 6 m. Targetnya tahun ini ruas jalan tersebut akan selesai diperbaiki.

Muhammad Ridho Ficardo saat bersilaturahmi dengan warga Metro di Lapangan 16 c, sabtu (12/5) lalu mengatakan, selain memperbaiki jalan provinsi, targetnya ke depan adalah memperbaiki jalan kabupaten, jalan desa, hingga jalan usaha tani.

"Alhamdulillah jalan provinsi saat ini sudah banyak yang diperbaiki, Insya Allah tahun depan akan mulus semua. Target saya berikutnya adalah memperbaiki jalan desa atau jalan usaha tani. Jalan tersebut sebenarnya adalah kewenangan kabupaten, tapi kalau kabupatennya tidak mampu, provinsi akan bantu anggaran untuk memperbaiki," kata Ridho. (*)
Share:

Mantan TKI di Arab Ini Harapkan Ahmad Jajuli Pimpin Lampung


setialampung - Hingga September 2017, berdasarkan data Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Lampung, terdapat 10.552 TKI asal Lampung. Kesemuanya bekerja di berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, Hongkong, Saudi Arabia, Taiwan, Uni Emirat Arab, dan Brunei Darussalam. Mayoritas bekerja di sektor informal seperti asisten rumah tangga dan baby sitter.

Berdasarkan data BP3TKI juga, Lampung Timur merupakan penyumbang terbesar tenaga kerja Indonesia (TKI) dengan jumlah 3.810.

Hal ini terkonfirmasi Calon Wakil Gubernur Lampung Nomor 4, Ahmad Jajuli, saat melakukan kampanye terbatas dengan tajuk Ketupat (Ketemu Paslon Nomor 4) Kece di Way Jepara, Lampung Timur, sabtu (26/5/2018).

Dalam Ketupat tersebut, Ahmad Jajuli mendapatkan curhat dari seorang Ibu, Ngasini (60), yang pernah menjadi TKI selama 2 tahun 2 bulan di Arab dari tahun 1999 hingga 2001.

"Pak Jajuli, saya pernah kerja di Arab, sampai kayak mau mati. Majikan saya kasar, senang marah - marah dan pelit. Saya kapok balik lagi kerja ke sana. Saya berharap bapak yang jadi pemimpin di Lampung. Sehingga dapat menurunkan TKI asal Lampung," kata Ngasini, sambil terisak di hadapan Cawagub Jajuli.

Merespon hal tersebut, Ahmad Jajuli menyampaikan turut bersedih dan prihatin atas kejadian yang menimpa Ngasini saat menjadi TKI beberapa waktu lalu.

"Apa yang disampaikan Bu Ngasini persis seperti apa yang kami temui saat menjadi anggota DPD RI. Kami bermitra dengan kementerian tenaga kerja RI dan beberapa kali ditugaskan ke negara - negara penempatan TKI, banyak menemukan kesedihan - kesedihan seperti yang dituturkan Ibu Ngasini," ungkap Jajuli.

Dia pun berkomitmen dimasa kepemimpinannya kelak, jumlah TKI asal Lampung jadi makin berkurang melalui manfaat program kartu jaminan 4 (KJ4) khususmya dalam jaminan usaha dan kemandirian.

"Jaminan usaha dan kemandirian dalam KJ4, Insya Allah akan menambah jumlah wirausaha baru di Lampung hingga 150 ribu orang pertahun dan bantuan modal serta pendampingan bagi 500 ribu UMKM dan koperasi," ujarnya.

Menurutnya, jika di Indonesia terlebih Lampung ada pekerjaan atau usaha yang bisa memberi kehidupan ekonomi yang baik, tentu saja akan lebih memilih bekerja di Indonesia.

"Bukan begitu ibu - bapak?," tanya Jajuli yang spontan dijawab seluruh peserta Ketupat, "betul".

Di penutup acara, dilakukan simulasi pencoblosan dipimpin Ahmad Jajuli bersama Ngasini.

"Bismillah, 27 Juni kita coblos nomor 4 gambar hati," ajak Jajuli dan Ngasini, sambil menusukkan bambu runcing ke alat peraga banner menyerupai kertas suara. (*)
Share:

Sultan Edward Syah Pernong Ingatkan Keluarga Kerajaan untuk Menangkan Ridho Ficardo di Pilgub Lampung

Foto - foto: istimewa.

setialampung - Trend positif, dukungan pada pasangan calon gubernur Lampung nomor urut 1 Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat. Kali ini dukungan berasal dari keluarga besar Kerajaan Sekala Brak Kepaksian Pernong.


Raja Skala Brak Kepaksian Pernong, Sultan Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak yang Dipertuan ke 23 menegaskan, Muhammad Ridho Ficardo - Bakhtiar Basri kembali memimpin Lampung adalah harga mati.


Menurut Sultan Edward Syah, hal tersebut bukan tanpa alasan. Kesuksesan Ridho - Bachtiar membangun Lampung selama tiga tahun terakhir adalah pertimbangan utama mengapa ia mendukung Ridho - Bachtiar.

"Pembangunan sangat maju. Bisa kita lihat dari ruas jalan provinsi di Lampung Barat, tepatnya jalan menuju Kecamatan Suwoh saat ini sudah mulus. Kemudian, berkat kerja keras adinda Ridho, penerangan di Kecamatan Suwoh dapat dinikmati masyarakat. Dulu suwoh gelap gulita, sekarang listrik sudah masuk," ujarnya, saat menyampaikan sambutan pada acara buka puasa bersama keluarga besar Kerajaan Sekala Brak di Graha Pahoman, sabtu (26/5/2018).

Sultan Edward Syah Pernong mengingatkan kepada perwakilan seluruh keluarga besar Kerajaan Sekala Brak yang hadir pada acara buka bersama tersebut untuk menjunjung tinggi komitmen persaudaraan. Mengedepankan kasih sayang dalam bahu - membahu memenangkan Ridho - Bachtiar untuk kembali menjadi gubernur Lampung.

"Saya ingatkan pada seluruh keluarga besar Kerajaan Sekala Brak, Muhammad Ridho Ficardo adalah saudara kita, adalah adik kita, adalah keluarga kita. Karenanya kita harus berjuang mati - matian agar Ridho menang di Pilgub ini. Sampaikan pada seluruh keluarga besar kita yang tersebar di seluruh penjuru Lampung untuk memilih Ridho - Bakhtiar pada 27 Juni nanti," pesan Pangeran Edward Syah Pernong berapi - api disambut gemuruh tepukan tangan hadirin.

Di tempat yang sama, gubernur Lampung non aktif, Muhammad Ridho Ficardo menghaturkan banyak terimakasih kepada seluruh keluarga besar Kerajaan Sekala Brak. Dirinya bersyukur memiliki keluarga besar yang begitu mendukung pencalonan dirinya.

"Secara pribadi dan mewakili masyarakat Lampung, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada keluarga besar Kerajaan Sekala Brak. Meski survei menunjukan kemenangan sudah di depan mata, namun kita jangan lengah. Sebab penentuan kemenangan yang sebenarnya adalah pada 27 Juni nanti. Kita harus tetap bekerja keras untuk meraih kemenangan, kemenangan kita semua, kemenangan masyarakat Lampung," tandasnya. (*)
Share:

Panwascam Banyumas Tegaskan Kegiatan Baznas Tidak Ada Kaitannya dengan Calon Gubernur


setialampung - Panwascam Banyumas, Pringsewu menegaskan, kegiatan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lampung pada jumat (25/5/2018), tidak ada kaitannya dengan pasangan calon gubernur (cagub) Lampung nomor urut 1 M. Ridho Ficardo - Bachtiar Basri.

"Kami langsung turun ke lapangan karena mendengar kegiatan tersebut. Itu mutlak kegiatan Baznas. Tidak ada kaitannya dengan calon gubernur. Pada saat ceramah pun tidak ada ucapan, himbauan atau ajakan untuk memilih ke salah satu pasangan calon. Itu murni kegiatan Baznas," tegas Kordiv Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga (PHL) Panwascam Banyumas, Pringsewu, Ahmad Burhanudin, sabtu (26/5/2018).

Terkait alat peraga kampanye (APK) Ahmad Burhanudin mengatakan, awalnya ada informasi yang mengatakan ada APK salah satu paslon di lokasi kegiatan Baznas.

"Tapi ketika kami sudah sampai di lokasi acara itu, kami langsung melakukan penyisiran lokasi dan kami tidak menemukan APK tersebut. Tapi, memang informasi yang masuk ke kami itu lokasinya berbeda dengan tempat kegiatan. Karena kalau saya liat, APK itu terdapat di kediaman pak Kadarmanto, selaku pak Kaum. Dimana lokasi rumahnya itu di tempati untuk menitipkan kambing dan ayam yang akan di salurkan kepada masyarakat. Sementara lokasi acara itu di kediaman Marsono yang lokasinya itu tiga rumah dari belakang rumah Kadarmanto, menurut Kadarmanto spanduk tersebut untuk menutupi kambing karena akan turun hujan, dan pemasangannya pun pak Kadarmanto juga sudah berkonsultasi dengan warga masyarakat disitu serta untuk memasang sepanduk itu gambarnya dibagian atas. Tapi setelah hujan reda, dimungkinkan karena banyaknya warga yang mainan disitu dan talinya putus hingga bagian spanduk itu jatuh dan terlihatlah gambar salah satu paslon, tetapi kami tetap akan memantau terus kegiatan menjelang pilgub,” jelas Ahmad Burhanudin.

Hal serupa disampaikan Kadarmanto, selaku Kaum di pekon tersebut yang lokasi rumahnya di tempatkan titipan puluhan kambing dan ratusan ayam.

Kadarmanto mengatakan, memang benar kambing dan ayam tersebut dititipkan di tempatnya oleh Baznas dari provinsi untuk dibagikan.

"Ini murni kegiatan Baznas, tidak ada kaitanya ke salah satu paslon,” ujarnya. (*)
Share:

Soal Dugaan Bagi - Bagi Kambing dan Ayam Atas Nama Cagub, Ketua Baznas Lampung, Mahfud Santoso: Itu Bohong dan Fitnah Besar


setialampung - Ketua Baznas Lampung, Mahfud Santoso membantah telah membagikan puluhan ekor kambing dan ratusan ayam kepada warga di Banyu Urip, Kabupaten Pringsewu pada jumat (25/5), mengatasnamakan tim pemenangan pasangan calon gubernur Lampung, Ridho berbakti jilid II.

"Itu bohong dan fitnah besar yang katanya Pak Ridho ngasih kambing. Jika tuduhan itu benar, saya pasti sudah di panggil Panwas. Tetapi ini kan tidak, dan kegiatan berjalan hingga selesai,"katanya, sabtu (26/5/2018).

Menurutnya, pembagian puluhan ekor kambing, ratusan ayam dan sayur mayur itu sudah ada sejak tahun lalu sebelum adanya pilkada saat ini dan bertujuan untuk menyalurkan bantuan ke fakir miskin.

"Alhamdulillah kemarin sebelum dilakukan pembagian, saya mampir ke tempat bupati Pringsewu Pak Sujadi, tetapi beliau masih ada rapat di luar, terus ketemu asisten I bagian desa. Kemudian, karena beliau sedang safari ramadhan, akhirnya ketua Baznas sana (Pringsewu) ikut serta dalam penyaluran bantuan ini," ucapnya.

"Tadi pagi saya telepon ketua Baznas. Katanya kegiatan kemarin ada penyusup dari tim pemenangan salah satu paslon sehingga ada pemberitaan yang diindikasi dipelintir sehingga beritanya menjadi tidak benar," tegasnya.

Selain itu, dalam penyaluran bantuan yang turut dihadiri penceramah bernama Gus Arif yang juga kembali menegaskan, kegiatan ini tidak ada kaitannya dengan politik dan murni untuk mengentaskan kemiskinan di enam kecamatan di kabupaten Pringsewu.

"Itu kita kasih semua bantuan itu, kambing, ayam, sayur mayur," ungkapnya.

Selain itu, ia membantah memasang maupun mencopot banner Ridho berbakti jilid II di lokasi penyaluran bantuan tersebut.

Selain itu, ia meminta pembuktian terhadap oknum yang menuding dirinya salah satu timses dan mengatasnamakan paslon M. Ridho Ficardo - Bachtiar Basri saat penyaluran bantuan tersebut.

"Ya buktikan saja dimana masangnya, itu bohong juga, clean and clear di lokasi itu dan bisa dibuktikan. Karena kami nggak masang dan tidak mencopot bannernya dan bersih di lokasi itu," ucapnya.

Untuk mengetahui kebenaran kabar beredar tersebut, Mahfud kembali menegaskan dan mempersilahkan siapapun untuk menanyakan langsung ke enam ratus masyarakat yang hadir kemarin.

"Tanyakan saja dengan masyarakat dari enam kecamatan kemarin. Itu saksi yang kuat," ungkapnya.
Mahfud berharap Baznas tidak dikait - kaitkan dengan urusan pilgub atau politik apa pun. Karena itu sangat keji dan tidak beretika. (*)
Share:

Soal Video yang Beredar, Ini Penjelasan Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid





setialampung - Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid angkat bicara terkait beredarnya video berdurasi 21 detik yang berisikan dirinya beradu argumen dengan petugas di lokasi rumah/gudang yang disinyalir tempat logistik pasangan calon gubernur Lampung - wakil gubernur Lampung, Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim.


Nusron Wahid melalui pesan whatsapp yang diterima setialampung.co.id pukul 16.20 WIB menjelaskan, pada hari jumat (25/5/2018) dirinya sedang melaksanakan kunjungan  dinas ke Lampung Tengah untuk melaksanakan sosialisasi penempatan dan perlindungan TKI.

Kemudian, kata Nusron, usai kegiatan, ia melanjutkan perjalanan ke desa Trimulyo Lampung Barat untuk memenuhi undangan warga NU di sana dalam rangka mengisi pengajian dan tausiyah ramadhan.

"Di perjalanan saya ketemu dengan anggota DPRD Lampung Utara, H. Ruslani, kebetulan di pinggir jalan di Bukit Kemuning. Terus saya silaturrahmi di rumahnya.  Sekitar 20 menit dapat informasi ada kader Golkar dan PKB yg sedang pakcaging sarung dan jilbab yang merupakan barang legal menurut KPU dan Bawaslu di gudang H. Ruslan diserbu dan dipukul polisi," katanya.

Mendengar itu, lanjutnya, ia diajak H. Ruslan ke lokasi. Terus menjelaskan duduk perkaranya dengan aparat.

"Saya membela kader Golkar dan PKB dari tindakan kekerasan dari oknum aparat. Tapi akhirnya kita damaikan dan ternyata salah informasi, dikira membagi-bagi uang. Setelah itu selesai dan tidak terjadi apa - apa dan kemudian saya melanjutkan perjalanan ke Lampung Barat, sebab sudah ditunggu jamaah.

"Jadi tidak benar saya diciduk atau tertangkap basah gakkumdu. Itu jelas ngawur dan insinuatif. Berita itu sengaja dibuat oleh pihak - pihak tertentu yang mulai panik karena pasangan cagub nomor 3 yang didukung Partai Golkar, PKB dan PAN makin hari makin menguat, dan sudah ada tanda kemenangan," ungkapnya. (*)
Share:

Beredar Video Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid Adu Argumen dengan Petugas


setialampung - Beredar video berdurasi 21 detik yang berisikan kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), yang juga pengurus DPP Partai Golkar, Nusron Wahid sedang beradu argumen dengan petugas.

"STTP nya sudah kita kirim. Cek aja. Ayo kita duduk di situ sebentar," kata Nusron di dalam video tersebut.

Sementara petugas di dalam video tersebut mengatakan ingin melihat apa yang sudah disampaikan Nusron.

Ist.

"Liat dulu pak, nanti langsung di cek," ujar petugas di dalam video.

Diketahui, Nusron Wahid disinyalir berada di lokasi saat petugas mendatangi rumah/gudang yang diduga sebagai tempat logistik pasangan calon gubernur Lampung, Arinal Djunaidi -Chusnunia Chalim, di Bukit Kemuning, Lampung Utara, jumat (25/5/2018).

Ist.

Di dalam rumah/gudang tersebut ditemukan ribuan sarung, jilbab, stiker serta beberapa atribut bergambar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung nomor urut 3, Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim.

Komisioner Panwaslu Lampung Utara, Maksum, membenarkan perihal ini.

“Informasi lengkapnya nanti akan kami sampaikan. Kami sedang berkordinasi dengan petugas di lapangan,” katanya kepada wartawan.

Belum diketahui sebagai apa kapasitas Nusron Wahid berada di lokasi tersebut. Terkait hal ini, setialampung.co.id sudah berupaya mengkonfirmasi melalui pesan singkat (sms) dan whatsapp kepada Nusron Wahid. Namun sampai berita ini diturunkan, konfirmasi yang dikirim setialampung.co.id tidak mendapat balasan/jawaban dari Nusron Wahid. (*)

Share:

Ribuan Warga Bandarlampung Buka Puasa Bersama Ridho Ficardo


setialampung - Muhammad Ridho Ficardo kembali melakukan silaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat Bandarlampung, jumat (25/5/2018).

Kegiatan yang dipusatkan di kelurahan Gedung Pakuwon, Kecamatan Teluk Betung Selatan tersebut di hadiri ribuan masyarakat Bandarlampung yang ingin bertemu langsung dengan M. Ridho Ficardo selaku gubernur Lampung non aktif.

Turut hadir dalam kegiaran tersebut adalah ibunda M. Ridho Ficardo, Ibu Agustina Fauzi Toha, dan Plt Walikota Bandarlampung, Muhammad Yusuf Kohar yang hadir untuk memberikan dukungan kepada Ridho Ficardo.

Di hadapan ribuan masyarakat Bandarlampung, Ridho memaparkan beberapa capaian provinsi Lampung dalam tiga tahun terakhir pemerintahan Ridho - Bachtiar. Diantaranya adalah daya saing provinsi Lampung yang melompat dari peringkat 25 nasional menjadi peringkat 11 nasional. Kemudian pembangunan Bandara Radin Inten II, Bandara Taufiq Kiemas, dermaga penyeberangan eksekutif, sampai pembangunan jalan tol trans sumatera sebagai upaya memperlancar konektifitas wilayah.

Ridho juga memaparkan program strategis pertanian yang dijalankan telah mengantarkan Lampung memperoleh peringkat ke-4 surplus beras nasional.

Adapun program Bosda, telah berhasil menggratiskan sekolah di enam kabupaten/kota di Lampung hanya dalam kurun waktu satu tahun setelah kewenangan SMA/SMK dilimpahkan ke provinsi Lampung.

Menutup sambutannya, Ridho pun memohon doa restu dan dukungan kepada masyarakat yang hadir agar Ridho - Bachtiar dapat melanjutkan pembangunan di Lampung hingga 2024.

Halimah (48), warga Kelurahan Sumur Putri yang hadir bersama keluarganya menyatakan mendukung M. Ridho Ficardo untuk kembali menjadi gubernur Lampung di periode selanjutnya.

"Saya bukan dari Gedung Pakuwon mas, saya dari Sumur Putri, tapi tahu ada pak Ridho mau kesini jadi saya sengaja datang. Kami sekeluarga sangat mendukung kalau Pak Ridho jadi gubernur lagi besok, Lanjutkan pak," tegasnya. (*)
Share:

(Opini) Memahami Tudingan Serius Ketua DPD Golkar Bandarlampung

Memahami Tudingan Serius
Ketua DPD Golkar Bandarlampung

Yusdianto.

Oleh
Yusdiyanto
Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung

Awalnya saya berpikir tentang apa yang saya sampaikan di ruang publik terkait dana kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur 2019 - 2024 merupakan sebuah diskurs jelang berakhirnya masa kampanye dan memasuki pencoblosan tanggal 27 juni 2018, tidak punya interest apa-apa. Dan itu pun komentar hasil dari jawaban atas pertanyaan yang dilontarkan oleh pekerja media. Selebihnya tidak ada….

Pernyataan saya, berangkat peraturan komisi pemilihan umum nomor 8 tahun 2015 tentang dana kampanye peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau walikota dan wakil walikota.

Di regulasi tersebut menyebutkan, dana kampanye merupakan sejumlah biaya berupa uang, barang dan jasa yang digunakan pasangan calon dan/atau partai politik atau gabungan partai politik yang mengusulkan pasangan calon untuk membiayai kegiatan kampanye pemilihan. Ruang lingkup dana kampanye mulai dari sumber, bentuk dan pembatasan pembiayaan kampanye.

Untuk diketahui, prinsip pengaturan dana kampanye merupakan legal, akuntabel, dan transparan. Dan bertujuan supaya pasangan calon dalam mengelola dan mempertanggungjawabkan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye.

Dan publik punya hak untuk mengetahui. Lalu dalam 49 ayat (1) PKPU No 8 Tahun 2015 menyebutkan, bahwa partai politik atau gabungan partai politik dan pasangan calon perseorangan dilarang menerima sumbangan atau bantuan lain untuk Kampanye yang berasal dari:

a. Negara asing, lembaga swasta asing, lembaga swadaya masyarakat asing
dan warga negara asing;

b. Penyumbang atau pemberi bantuan yang tidak jelas identitasnya;

c. Pemerintah dan pemerintah daerah; dan

d. Badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, dan badan usaha milik desa atau sebutan lain.

Terkait sanksi dalam pasal 56 ayat (1) menegaskan, partai politik atau
gabungan partai politik yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 49, dikenai sanksi berupa pembatalan pasangan calon yang diusulkan. Lalu dimananya saya berpendapat penuh asumsi dan tidak yuridis.

Dari hal tersebut apakah saya keliru, meminta kepada penyelenggara dalam hal ini KPU Lampung melakukan audit, investigasi, dana kampanye para paslon, terutama paslon tiga. Karena saya mencermati bahwa hanya satu paslon yang secara massif melakukan kampanye keseluruh kabupaten/kota dengan menghadirkan da’i kondang, artis, dan band ternama di Indonesia. Apakah saya keliru atas ungkapan itu ?

Memahami tudingan dari berbagai banyak berita yang muncul dimedia social, ada beberapa hal yang saya rangkum dan perlu diklarafikasi sebagai bentuk tudingan yang emosional dan tendensius.

Pertanyaan pertama terkait apakah hari ini saya berteman dengan Sdr MRF yang notabene sebagai calon petahana urut satu? Jawabannya saya bukan jurkam, tenaga ahli atau apapun. Sampai hari ini saya baru sekali bertemu dengan MRF itupun di acara formal yaitu pemantapan pengurus PSI Lampung di salah satu hotel di Bandarlampung. Selebihnya belum pernah. Bila butuh pembuktian silahkan tanyakan langsung. Namun sebagai manusia kita adalah saudara, tidak melihat apakah itu teman apa tidak, semua manusia dimata Tuhan itu sama. Lalu kenapa kita membatasi antara teman dan bukan teman. Aneh sekali….

Pertanyaan kedua, saya tidak menjaga indepedensi, patut diketahui salah satu sikap indepedensi yang saya lakukan adalah membatasi diri untuk tidak terikat dengan kontrak kerja dan kontrak politik terhadap kepala daerah, politisi dan kelompok kepentingan. Sehingga dalam berucap, bertindak, bekerja secara professional, bebas unsur dan tidak memihak siapapun. Atas
hal itu saya sangat menjaga kridibilitas diri saya.

Pertanyaan ketiga, kenapa saya dianggab nyinyir terkait kehadiran Purwanti lee. Anggapan ini sangat tendensius dan penuh dengan kemarahan, entah apa yang hendak disampaikan. Saya hanya mengingatkan dan menekankan bahwa demokrasi yang sedang kita bangun bukan murahan tapi sangat mahal, untuk itu mari kita jaga dan kita bangun demokrasi ini hanya dari untuk dan oleh rakyat, dari campur tangan siapapun apalagi campur tangan cukong dan
kacung politik

Pertanyaan keempat, tentang ungkapan bahwa saya adalah oknum akademisi, saya cukup balas dengan senyuman saja….karena saya cukup dekat dengan beliau. Saya cuma membandingkan saja, saya sebagai pengajar dikampus
yang sehari-hari menekuni bidang ilmu ketatanegaraan saja dituding begitu. Bagaimana jika yang menyampaikan itu masyarakat, team pendukung dst. Mungkin lebih berattt….

Mengingat kata para bengawan di kisah lakon dulu yang kerap dibaca.

“bila omongan kaum terpelajar saja sudah tidak didengar, lalu omongan siapa yang hendak didengar”. Apa ucapan politisi yang patut?? Bisa hancur semuanya…..

Terakhir…
Ungkapan saya terkait audit dana kampanye pasangan calon, harusnya disikapi secara sederhana. Mari para politisi tunjukkan kualitas melalui sikap
terbuka atas kritikan, kredibel dan bertanggungjawab. Tidak perlu disambut dengan perdebatan di ruang publik, apalagi menggunakan kata tudingan.

Sungguh sangat tidak elok.

Ibaratnya.., biarkan doa bergelombang keatas
langit, Tuhan tahu benar mana yang didahulukan mana yang ditunda.

Terimakasih. (*)
Share:

Selama Ramadhan, Relawan Garuda Terus Bergerak Menangkan Ridho Bachtiar



setialampung - Semangat relawan Garuda Tulangbawang Barat (Tubaba) dalam menyampaikan visi misi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri, tak kenal lelah meski ditengah bulan ramadhan.

Koordinator Kabupaten Tubaba, Agus Wahono, mengatakan, bersama relawan, pihaknya bergerak secara gerilya door to door (pintu ke pintu) membagikan atribut hingga alat peraga kampanye (APK) kepada masyarakat.

"Pergerakan ini kami lakukan setiap habis sahur dan menjelang berbuka puasa. Alhamdulillah, apa yang kami lakukan mendapat sambutan baik dari masyarakat. Ini yang membuat semangat kami tak kendor walaupun berpuasa," ungkap Agus, rabu (23/5/2018).

Selain itu, Agus bersama masyarakat dan relawan juga bertekad agar Tubaba menjadi salah satu lumbung suara dari pasangan calon gubernur Lampung nomor urut 1 Ridho - Bachtiar.

"Kami ingin mengulang kemenangan di tahun 2014 lalu. Insya Allah, dengan masifnya pergerakan kawan - kawan hingga kecamatan, sejarah bisa kembali terulang," tegasnya.

Hal serupa dilakukan Relawan Garuda Lampung Selatan, khususnya di wilayah Bakauheni, yang turut secara masif ikut membagikan atribut hingga mensosialisasikan visi misi dari Ridho Bachtiar.

"Bulan puasa adalah saat yang tepat meraih kemenangan. Apa yang kami lakukan tidak lain agar Lamsel juga menjadi salah satu kabupaten lumbung suara Ridho Bachtiar," tukas Korkab Relawan Garuda Lamsel, Anggi.

Kata Anggi, agar masyarakat lebih mudah memahami, pihaknya secara langsung mensosialisasikan dari rumah ke rumah.

"Alhamdulillah, masyarakat juga menyambut baik. Jadi apa yang kami lakukan ini tak lain untuk kemenangan mutlak paslon nomor urut 1 khususnya di wilayah Lamsel," ungkapnya. (rls)
Share:

Pjs Gubernur Didik Sampaikan LKPJ 2017

Foto-foto: ist.

setialampung - Pjs Gubernur Lampung, Didik Suprayitno menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah Lampung rahun 2017, pada rapat paripurna DPRD Lampung, di ruang sidang DPRD Lampung, Senin (21/5/2018).

Pada kesempatan itu, Didik menyampaikan, LKPJ kepala daerah Lampung 2017 merupakan informasi penyelenggaraan pemerintah daerah yang substansinya mencakup kebijakan pemerintahan daerah, kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah secara makro, dan penyelenggaraan urusan konkuren.


Penyelenggaraan urusan konkuren sendiri meliputi enam urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, 18 urusan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar dan delapan urusan pemerintahan pilihan.

"Urusan wajib yang berkaitan dengan palayanan dasar di antaranya pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang. Untuk urusan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar diantaranya tenaga kerja, pangan, pertanahan dan lingkungan hidup. Dan untuk urusan pemerintahan pilihan di antaranya kelautan dan perikanan, pariwisata dan pertanian," ujarnya.

Didik juga menyampaikan laporan mengenai fungsi penunjang urusan pemerintahan daerah, urusan pemerintahan umum, penyelenggaraan tugas pembantuan serta penyelenggaraan tugas umum pemerintahan.

"Ini secara operasional telah dilaksanakan dalam kurun waktu satu tahun berdasarkan RPJMD Lampung tahun 2015 - 2019, rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Lampung tahun 2017, pelaksanaan kegiatan APBD Lampung tahun anggaran 2017, dan berdasarkan surat edaran mendagri nomor : 100 / 321/SJ tanggal 16 Januari 2018 tentang pedoman penyusunan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2017 khususnya terkait Sistematika LKPJ Tahun 2017," katanya.

Penyampaian LKPJ kepala daerah Lampung tahun 2017 sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban kepala daerah dalam memberikan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah, sesuai ketentuan yang diatur dalam pasal 69 ayat (1) undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan pasal 23 ayat (1) dan ayat (2) PP Nomor 3 Tahun 2007. LKPJ dimaksud dibahas oleh DPRD secara internal sesuai tata tertib dan ketentuan yang berlaku.

"Penyampaikan LKPJ ini sebagai upaya untuk peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan daerah. Mudah - mudahan kondisi tersebut dapat kita jaga dan kembangkan demi terwujudnya masyarakat Lampung yang sejahtera, aman dan damai," ujar Didik.

Pjs. Gubernur juga berharap kepada para dewan untuk dapat membahas LKPJ kepala daerah Lampung tahun 2017 tersebut. Sehingga dapat memberikan rekomendasi untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan.

"Terima kasih kami kepada DPRD, seluruh OPD pemerintah daerah dan masyarakat Lampung yang selama satu tahun anggaran memberikan dukungan dan kerjasama untuk membangun Lampung tercinta ini. Semoga dengan penjelasan ini, para dewan dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai pelaksanaan pemerintahan daerah tahun 2017," ungkapnya. (rls)
Share:

Berpuasa, Cara Terbaik Berhenti Merokok

Ist.

setialampung - Berpuasa di bulan suci ramadhan bukan saja menjadi ajang mencari pahala dan amalan - amalan baik. Berpuasa juga dianggap untuk meninggalkan kebiasaan buruk seperti merokok.

Mereka yang para perokok bisa mengurangi jumlah rokok yang mereka hisap atau memberhentikan kebiasaan merokok di bulan ramadhan ini dengan harapan bisa selamanya berhenti merokok" kata ketua generasi tanpa rokok, Endiko Agung Hardekha.

Menurut Endiko, para perokok berhasil tidak melakukan kebiasaan itu selama mereka sedang berpuasa. Sebab, merokok termasuk hal yang membatalkan puasa walaupun disaat berbuka dan sahur mereka merokok namun mengurangi jumlah rokok yang biasa mereka hisap.

Endiko menambahkan pesan saat diwawancarai, untuk para perokok dan generasi yang tidak merokok, "lebih baik uangnya kita kumpulkan, kita manfaatkan bulan suci ramadhan beramal, donasikan untuk berbuka bersama di panti asuhan. Serta mensosialisasikan bahaya merokok.

"Terlebih dari kami belum mempunyai donatur dan mengajak para relawan bisa berbagi dan berkolaborasi dengan getar dalam momen ini," ujarnya. (rls)
Share:

Tingkatkan Pariwisata, Ridho Ficardo - Bachtiar Basri Siapkan SDM Berkualitas

Ist.

setialampung - Tiga tahun kepemimpinan gubernur Lampung (non aktif), Muhammad Ridho Ficardo dan wakil gubernur Lampung, Bachtiar Basri, telah menempatkan Lampung pada peringkat ke-5 tujuan wisata nasional. Bahkan pada Oktober 2017, kunjungan wisatawan nusantara ke Lampung tercatat 8,8 juta wisatawan. Terbanyak peringkat sembilan se-Indonesia, mengalahkan Bali yang berada di posisi 11 dengan jumlah kunjungan wisatawan nusantara sebanyak 8,5 juta wisatawan.

Hal ini berhasil diraih pemprov Lampung dengan menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu program strategis pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Berbagai program dicanangkan untuk memperkaya khasanah pariwisata di Lampung.

Bukan hanya dari segi keindahan alam, namun juga dari konten dan faktor - faktor pendukungnya. Seperti pelestarian cagar budaya, event - event berskala nasional maupun internasional, penginapan/hotel yang memadai, sampai infrastruktur yang menunjang konektifitas antar wilayah. Seperti dibangunnya jalan jol trans sumatera dan bandara Radin Inten II yang dalam waktu dekat akan diresmikan menjadi bandara internasional.

Dari sisi sumber daya manusia (SDM), pemprov Lampung bekerjasama dengan perguruan politeknik negeri Lampung (Polinela) dengan membuka program studi D3 perjalanan pariwisata untuk menghasilkan tenaga pariwisata yang memiliki wawasan dan pengetahuan yang mumpuni mengenai potensi pariwisata di Lampung

hal tersebut terungkap saat Pj. Sekretaris Daerah Lampung, Hamartoni Ahadis memimpin rapat pembentukan program studi D3 perjalanan pariwisata polinela di ruang rapatnya, senin (21/5/2018).

Tidak hanya membentuk program studi D3 pariwisata, pemprov juga telah menyiapkan beasiswa bagi 40 mahasiswa dari 15 kabupaten/kota se-Lampung. Rencananya ke-40 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp5 juta/tahun hingga lulus, dan beasiswa ini juga berlaku untuk angkatan setelahnya.

Hal tersebut diatas tentu juga sebagai upaya dalam memacu peningkatan nilai investasi di Lampung. Para investor tidak akan lagi melihat Lampung hanya sebagai pintu perlintasan pulau sumatera, tapi juga Lampung sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru satelah pulau jawa.

Untuk diketahui, selain sektor pariwisata, Gubernur (non-aktif) M.Ridho Ficardo juga setiap tahunnya memberikan beasiswa Polinela kepada 125 anak petani miskin untuk menunjang program strategis pertanian. (*)
Share:

Program Millennials Nationalism, AMPI Lampung Ajak Kaula Muda Berkreasi Lewat Video Pendek


setialampung - Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) akan menggelar program Millennials Nationalism. Kegiatan bertepatan hari kebangkitan nasional ini, AMPI merangkul komunitas muda dari berbagai bidang. Kegiatan mengangkat tema "Generasi Muda Menyambut Indonesia 4.0".

Untuk itu, Ketua DPD AMPI Lampung, Ardito Wijaya mengajak kaum muda Millennials Lampung untuk berkreasi dan mengekspresikan harapan dan visinya terkait harapan generasi muda mengenai Indonesia. Kreasi dan ekspresi dituangkan di dalam bentuk video berdurasi pendek.

"Video ini salah satu bentuk harapan generasi muda untuk Indonesia di masa yang akan datang. Sebab, generasi mudalah yang akan menjadi tonggak pergerakkan pembangunan menuju Indonesia maju yang sedang gencar digalakkan pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo," kata Ardito.

Ardito menuturkan, seperti disampaikan Ketua Umum DPP AMPI, Dito Ariotedjo di dalam jumpa pers serentak dengan seluruh jaringan AMPI di 34 provinsi yang dilaksanakan di Freeware Space, Kemang, bahwa program ini merupakan satu bentuk gerakan merangkul generasi muda demi harapan, keyakinan dan
optimisme untuk masa depan Indonesia.

"Kegiatan ini serentak diselenggarakan di seluruh Indonesia. Bagi generasi muda millenials Lampung akan mengikuti dan mengirimkan video pendeknya, bisa hubungi instagram resmi AMPI Lampung," ujar Ardito . (*)
Share:

Buka Puasa Bersama, Hildan: Ridho Ficardo - Bachtiar Basri Saling Melengkapi

Foto - foto: istimewa.

setialampung - Usai buka puasa bersama dengan warga Kelurahan Way Dadi Baru, Kecamatan Sukarame, Bandarlampung, Muhammad Ridho Ficardo bertolak mengunjungi masyarakat Labuhan Ratu.


Mengawali kunjungannya, Ridho Ficardo melaksanakan shalat tarawih berjamaah yang dilanjutkan dengan kegiatan dialog bersama masyarakat setempat.

Dalam kegiatan yang dipusatkan di kediaman Hedar Tayib tersebut, Muhammad Ridho Ficardo memaparkan beberapa program unggulan yang berhasil dilaksanakan di era kepemimpinan Ridho - Bachtiar.

Beberapa diantaranya keberhasilan program Bosda. Dimana dalam kurun waktu 1 tahun sejak kewenangan SMA/SMK di alihkan ke lemerintah provinsi, saat ini sudah 6 kabupaten yang digratiskan.

Kemudian lrogram gerakan nembangun desa sang bumi rua jurai (Gerbang Desa Saburai) yang berhasil mengentaskan desa tertinggal dari 380 desa tertinggal, menjadi tinggal 119 desa hanya dalam waktu kurang dari 3 tahun.

Selain itu, berbagai capaian dan penghargaan juga berhasil diraih. Diantaranya peringkat 4 surplus padi nasional, kemudian 3 tahun berturut - turut meraih penghargaan terbaik nasional penanganan konflik sosial. Daya saing Lampung yang melonjak dari posisi 25 ke peringkat 11 nasional di akhir 2018. Belum lagi pertumbuhan ekonomi Lampung yang selalu di atas rata-rata nasional, yakni 5,16% di atas rata-rata nasional yang hanya sebesar 5,06%.

Selain itu, Ridho juga menyoroti sinergisitas pemerintah pusat dan pemerintah daerah Lampung yang saat ini terjalin dengan baik.

Hildan Yudas (48), salah satu warga setempat sangat kagum dengan kepemimpinan Ridho - Bachtiar yang kompak.

"Pak Ridho dan Pak Bachtiar itu seperti bertolak belakang tapi saling melengkapi, yang satu muda, yang satu sangat dewasa. Kompak dan hangat dari dulu sampai sekarang. Semoga bisa kompak terus memimpin Lampung sampai dua periode," ujarnya. (*)
Share:

Buka Puasa Bersama dan Resmikan Masjid, Warga Sukarame Ingin Muhammad Ridho Ficardo Kembali Pimpin Lampung

Istimewa

setialampung - Muhammad Ridho Ficardo berbuka puasa bersama warga RT 010 LK II, Kelurahan Way Dadi, Sukarame, Bandarlampung, minggu (20/5/2018). Selain buka puasa bersama yang diisi dengan siraman rohani ini, Ridho di daulat warga setempat untuk meresmikan masjid Al Furqon yang baru selesai dibangun.

Arpandi (50), salah satu tokoh masyarakat setempat mengatakan, masyarakat sangat gembira dengan dibangunnya masjid tersebut.

"Kami sangat bergembira karena mushala yang selama ini kami gunakan dapat dibangun menjadi sebuah masjid yang megah. Oleh karenanya kami berterimakasih kepada hamba - hamba Allah yang turut mambantu pembangunan masjid ini," katanya

Terlebih, lanjut Arpandi, kegembiraan warga semakin lengkap karena Muhammad Ridho Ficardo dapat hadir untuk meresmikan masjid ini.

"Meskipun beliau (Ridho) tidak  pernah terucap, tapi kami semua masyarakat disini tahu, kami sangat berterimakasih atas semua bantuan yang selama ini beliau berikan," ungkap Arpandi, terharu.

Selesai buka puasa bersama, Muhammad Ridho Ficardo melaksanakan shalat maghrib berjamaah. Usai kegiatan, masyarakat mendoakan semoga Muhammad Ridho Ficardo dapat terus memimpin sekaligus membangun Lampung. (rls)
Share:

Promosikan Potensi Lampung di Kedutaan Besar Republik Indonesia Moscow, Lampung akan Diundang ke Rusia

Foto: istimewa.

setialampung - Tenaga ahli gubernur Lampung, Mahir Bayasut, mempromosikan potensi Lampung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moscow, Rusia, rabu (16/5/2018). Mahir bertemu Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi.



“Hingga saat ini, Lampung telah mengekspor beberapa komoditas ke Rusia seperti kopi, Crude Palm Oil (CPO) dan seafood yang jumlahnya cukup signifikan,” katanya.

Tak hanya komoditas, pariwisata Lampung saat ini juga tengah ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sehingga diharapkan turis asal Rusia, Belarus, dan Eropa Timur datang berkunjung ke Lampung.

“Saya ingin melalui pertemuan ini terjadi peningkatan jumlah dan pangsa pasar terbuka,” ujar Mahir Bayasut.

Dia meminta agar Dubes Indonesia untuk Rusia dapat membantu menginformasikan keunggulan Lampung kepada pengusaha Rusia dan wilayah Eropa Timur lainnya.

“Tidak hanya pada event resmi tetapi juga secara non formal mengingat peran Kedutaan RI sebagai perwakilan Indonesia sangatlah penting dalam mempromosikan daerah di Indonesia,” pungkas Mahir.

Sementara, Dubes RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, menyambut positif hal tersebut dan memberikan respon yang cukup antusias.

“Lampung akan kita undang untuk datang ke Rusia pada acara rutin promosi Indonesia yang akan dilaksanakan kira-kira pada akhir 2018 ini,” kata Wahid.

Sebagai Duta Besar RI, M Wahid Supriyadi, mendukung misi investasi dan pemasaran yang dilakukan Mahir Bayasut untuk mempromosikan daerahnya. (rls)
Share:

Kapolda Tegaskan Bungkusan di Transmart Bukan Bahan Peledak

Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana, didampingi Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Sulistyaningsih, saat jumpa pers di Mapolda Lampung, rabu (16/5/2018).

setialampung - Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana menegaskan, bungkusan berwarna coklat yang ditemukan di Transmart Lampung bukan bahan peledak.

"Sesuai SOP, bungkusan kotak tersebut diamankan petugas pejinak bom ke satu tempat yang aman. Dipastikan kotak tersebut bukan berisikan bahan peledak," kata Kapolda saat jumpa pers di Mapolda Lampung, rabu (16/5/2018).

Kapolda menjelaskan, polisi sudah memeriksa saksi, diantaranya satpam dan cleaning service yang bekerja saat itu serta cctv untuk bahan penyelidikan. Berdasarkan hasil rekaman cctv, ada satu orang yang dicurigai. Polisi dan Densus 88 sedang berada di lapangan untuk mencari satu orang yang dicurigai yang ada di cctv tersebut," ungkapnya. (*)
Share:

Jabat Ketua Relawan BEJO Lampung, Irfandi Romas Siap Menangkan Jokowi di Pilpres 2019


setialampung - Muhammad Irfandi S Romas siap memenangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di dalam ajang pemilihan presiden (pilpres) 2019. Kesiapannya ini setelah dirinya mendapat kepercayaan menjabat ketua relawan Bela Jokowi (BEJO) Lampung sesuai surat keputusan dewan pengurus relawan BEJO pusat nomor 04/SK-Prov/DPPBEJO/V/2018 tertanggal 14 Mei 2018.

Muhammad Irfandi S Romas.

Irfandi mengatakan, dewan pengurus BEJO pusat memberikan mandat untuk membentuk relawan BEJO sampai ke pelosok desa se-Lampung.

"Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan ke saya. BEJO Lampung siap memenangkan Jokowi di Pilpres 2019," kata Irfandi, melalui pesan dalam siaran persnya. (rls)

Share:

Ridho Ficardo: Memimpin Itu Bagaimana Membuat Lampung Lebih Maju dan Berdaya Saing

Foto - foto: istimewa.

setialampung - Calon Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, terharu ketika mengunjungi masyarakat Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Pasalnya, calon gubernur petahana ini mendapat sambutan hangat masyarakat.

Tarigan (50), mantan karyawan Gunung Madu, yang juga mantan ketua RT di perumahan tersebut mengatakan, ia sangat bahagia atas kedatangan calon gubernur nomor urut 1 ini.


Dirinya juga sempat menceritakan, dulu Ridho adalah sosok yang ramah dan mau berbaur dengan semua orang, persis dengan ayahnya M. Fauzi Toha.

“Kami masih ingat betul dengan beliau ini, dulu juga kalau bukan karena jasa Pak Fauzi, mungkin perumahan ini tidak akan ada,” kata Tarigan.

Misuri (60), pensiunan karyawan yang merupakan tetangga semasa Ridho kecil juga ikut mengingat kembali memori kala itu.

“Pak Ridho itu semasa kecilnya termasuk anak yang rajin dan cerdas, karena selalu masuk 10 besar. Juga banyak prestasinya khususnya di bidang olahraga tenis. Bisa dibilang olahragawanlah. Karena dulu sering ikut turnamen dan jadi juara. Saya harap Ridho tetap memimpin provinsi tercinta ini,” ujarnya.

Selain itu, ia menuturkan, keluarga Muhammad Ridho Ficardo juga sangat ramah kepada siapapun.

“Ayahnya, Pak Fauzi, walaupun sudah jadi manajer ketika itu sangat santun ke semua orang. Kalau ketemu saya, pasti beliau tetap ingat nama saya biarpun saya sudah jarang bertemu dengan beliau. Jarang - jarang ada orang yang begitu dengan kedudukan yang sudah tinggi namun tetap ramah,” ungkapnya.

Menurut Misuri, Lampung sangat maju sejak Ridho menjabat sebagai gubernur Lampung.

“Lihat saja pertanian kita, hasil padinya sangat bagus malah sudah bisa surplus,” katanya.

“Harapan saya, di pilkada Lampung Juni nanti, semoga Pak Ridho menang dan bisa melanjutkan kepemimpinannya dua periode supaya pembangunan dan program yang sedang berjalan di bidang infrastruktur pertanian dan lainnya bisa terus berlanjut,” tambahnya lagi.

Pada kesempatan tersebut Ridho mengatakan, sebagai salah satu warga yang pernah tinggal di perumahan Griya Madu Permai, tentu malu jika tidak bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat setempat.

“Oleh karenanya, saya ingin bercerita keberhasilan saya bersama Pak Bachtiar membangun Lampung selama tiga tahun terakhir ini,” katanya.

Salah satunya adalah, daya saing Lampung yang melompat dari peringkat 25 nasional menjadi peringkat 11 nasional pada awal 2018. Kemudian penghargaan atas penanganan konflik sosial terbaik nasional tiga tahun berturut - turut.

Selain itu, lanjutnya, pembangunan infrastruktur yang semakin meningkat, seperti bandara Radin Inten II, jalan tol trans sumatera, pembangunan irigasi dan bendungan, dermaga eksekutif, sampai pembangunan jalan provinsi yang saat ini sudah 80% dalam kondisi mantap.

“Kepada masyarakat yang hadir disini khususnya, dan masyarakat Lampung pada umumnya, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar - besarnya. Tanpa dukungan dari kalian, apalah arti seorang pemimpin. Memimpin bukan sekadar mencari keuntungan belaka, tapi bagaimana membuat arah perubahan Lampung menjadi lebih maju dan berdaya saing,” ungkapnya. (*)
Share:

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Tim Gabungang Lakukan Patroli Bersama

Foto: istimewa.

setialampung - Tim gabungan Polri, satuan Brimob, TNI dan pemerintah kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) sejak selasa (15/5/2018), melaksanakan patroli gabungan. Patroli dimulai pukul 22.30 WIB sampai pukul 02.30 WIB.

Hadir pada patroli gabungan diantaranya Kapolres Lampung Tengah, PLT Bupati Lampung Tengah, Ketua DPRD Lampung Tengah, Sekda Lampung Tengah, Plt Kasat Pol. PP, Pabung TNI dan Danki 4B Pelopor.

Sebelum patroli, semua instansi terkait mengadakan rapat konsolidasi di rumah dinas wakil bupati Lamteng pada pukul 19.00 WIB.

Menurut PLT Bupati Lamteng, Lukman Joyo Sumarto didampingi Komandan Kompi 4 Bataliyon B Pelopor, Iptu Abdul Rasyid, SH, MH, bermula dari keprihatinan dengan kondisi teror yang akhir akhir ini terjadi di Indonesia. Untuk itulah sebagai antisipasi di wilayah Lamteng, pihaknya melakukan koordinasi dengan upaya patroli ke wilayah kecamatan.

"Adapun malam ini ada 3 lokasi kecamatan yang kita pantau dengan patroli," ujarnya.

Patroli dilakukan di beberapa lokasi yakni Pos Pol Terbanggi Besar, Kampung Haji Pemanggilan Kecamatan Anak Tuha, Pos Kamling Pajar Bulan, Lapangan Merdeka Kecamatan Kota Gajah.

Pelaksanaan kegiatan patroli yang selesai pukul 02.30 WIB ini berjalan dengan baik dan lancar serta situasi aman terkendali. (rls)
Share:

Warga Tegal Gondo Dukung Pasangan Calon Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri

istimewa.

setialampung - Seluruh masyarakat Desa Tegal Gondo, Kecamatan Purbolinggo, menyatakan sikap dan dukungannya kepada calon Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo. Hal itu didasari atas upaya dan kinerja yang dilakukan calon nomor urut 1 ini yang sudah terbukti dan telah dirasakan masyarakat Lampung.

Seperti diungkapkan Tabah Santoso (48), dari desa setempat yang mengucapkan terimakasih atas bantuan yang digulirkan Muhammad Ridho Ficardo.

“Waktu itu kami minta bantuan untuk pengendalian hama tikus. Alhamdulillah, langusng dikabulkan Pak Ridho. Sekarang kami sudah punya 64 unit rumah burung hantu sebagai pengendali tikus. Tapi masih kurang sekitar 26 unit, karena idealnya setiap 2 hektar ada satu rumah burung,” kata Tabah, saat berdialog dengan Ridho, senin (14/5/2018).

Tabah juga menyatakan, wilayahnya siap menjadi pilot project penangkaran burung hantu sebagai pengendali hama.

“Jika Pak Ridho atau masyarakat desa lain membutuhkan bantuan, kami siap pak,” tegasnya.

Berbeda dengan Dewi (62), ia meminta adanya bantuan program untuk lansia (lanjut usia).

“Saya ingin para lansia sehat semua, memang saat ini sudah banyak bantuan, tapi kalau ada seragam senam kami pasti lebih semangat senamnya,” canda Dewi, kepada Ridho.

Joko Suprianto, juga turut berterimakasih atas bantuan Jembatan Way Punggur yang saat ini sedang dibangun pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung atas perjuangan Ridho - Bachtiar.

“Kami hanya minta agar pembangunan jembatan dipercepat, karena itu adalah akses para petani ke ladang dan dapat memotong jalan lintas kabupaten,” kata Joko.

Pada kesempatan tersebut, Ridho menyampaikan terimakasih kepada petani, khususnya petani di Desa Tegal Gondo. Karena berkat kerja keras petani, Lampung menempati peringkat ke-4 surplus padi nasional.

“Pada intinya saya siap membantu apa yang bapak ibu butuhkan. Semua program pembangunan di Lampung saat ini dilakukan di semua lini dan sudah mengalami peningkatan yang lebih baik. Kita maju bersama membangun Lampung yang sejahtera,” ungkap Ridho, yang turut diamini seluruh masyarakat desa. (*)
Share:

Aprilani Yustin Serap Aspirasi Warga dari Pintu ke Pintu

Foto: istimewa.

setialampung - Dari rumah ke rumah, pintu ke pintu. Begitulah cara Aprilani Yustin, istri calon gubernur Lampung nomor urut 1, Muhammad Ridho Ficardo menyerap aspirasi masyarakat.

Menurut warga Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, cara yang dilakukan istri gubernur (non aktif) ini bukanlah kebiasaan baru. Melainkan, sejak dilantik menjadi ketua tim penggerak PKK Lampung, Yustin sering turun ke kampung - kampung untuk menyerap aspirasi rakyat.

“Kalau kita sudah nggak asing dengan Bu Yustin, dia memang sering sekali datang ke sini, bersilahturahmi dan menyerap aspirasi warga disini,” kata Lili, warga Desa Baktirasa, senin (14/5/2018).

Aksi Yustin ini menuai pujian masyarakat Desa Bati Rasa. Bahkan Yustin mendapat banyak doa dari ibu - ibu yang hadir dalam silahturahmi ini agar pasangan calon (paslon) gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri bisa kembali memimpin Lampung hingga 2024.

"Tadi banyak sekali ibu - ibu yang mendoakan Pak Ridho menang. Sehingga program yang sudah berjalan bisa di lanjutkan kembali. Kami dukung nomor satu agar jadi gubernur Lampung lagi," kata Lili.

Masyarakat berharap, paslon Ridho - Bachtiar bisa melanjutkan program yang telah berjalan untuk menjadikan Lampung lebih maju dan sejahtera. Banyak manfaat yang telah dirasakan masyarakat selama paslon petahana ini menjabat, terutama wisata religi ziarah ke makam walisonggo beberapa waktu lalu.

“Kita masyarakat akan memberikan dukungan penuh kepada pak Ridho supaya kembali terpilih menjadi gubernur kembali. Selama menjabat, masyarakat sini juga sudah banyak merasakan hasilnya. Salah satunya wisata religi. Gubernur sebelumnya tidak ada hal seperti ini,” ujar Lili.

Yustin memaparkan program kerja gubernur Lampung semasa menjabat. Yustin mengatakan, selama Ridho - Bachtiar menjabat di bidang pendidikan, sudah 6 kabupaten yang digratiskan.

“Insya Allah 2019 gratis semua SMA dan SMK.  Kemudian di bidang pendidikan tinggi, pemprov juga telah menghibahkan tanah untuk ITERA dan UIN. Agar anak kita tidak jauh - jauh ke Bandung untuk mengenyam pendidikan tinggi teknik negeri,” katanya.

Jika paslon lain masih memprogramkan bidang pertanian. Tapi pasangan Ridho - Bachtiar sudah terbukti berbuat untuk petani Lampung dengan memberikan 1.000 sumur bor.

“Ketika yang lain masih mengumbar janji kepada petani, paslon petahana sudah terbukti dengan memberi bantuan sumur bor, pupuk, benih, traktor. Sehingga Pemprov Lampung mampu menjadi swasembada beras dan lumbung padi nasional. Tidak hanya itu, kedepan kita akan bangun sekolah untuk anak petani di Lamtim gratis,” katanya. (*)
Share:

Krisyanto: 27 Juni Nanti Coblos Nomor Berapa? Coblos Nomor Satu

Foto: istimewa.

setialampung - Grub Band Jamrud mengajak pengemarnya di Lampung untuk memilih pasangan calon gubernur Lampung nomor urut satu, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri, di dalam pilgub 27 Juni mendatang.

Hal ini disampaikan Krisyanto, sang vokalis, saat Jamrud menyapa penggemarnya di lapangan 16 C, Metro, sabtu (12/5/2018).

"Seluruh Jammers (sebutan pengemar Jamrud) Lampung, jangan lupa saat di TPS nanti pilih nomor 1. Kita menangkan paslon Ridho-Bachtiar jadi Gubermur dan wakil gubernur Lampung," kata Krisyanto di hadapan ribuan Jammer Lampung.

Menurut pria asal Bandung ini, pasangan petahana (Ridho - Bachtiar) ini memiliki potensi keterwakilan anak muda dan millenial, yang terwakilkan dari sosok gubenur Ridho Ficardo.

"Kalau bicara soal Mas Ridho, beliau sangat merepresentasikan kaum muda. Mas Ridho orang yang tepat karena beliau punya kemampuan yang luar bisa dan berpengalaman dalam kepemimpinan," kata dia

Menurut suami Mei Hwa ini, tidak ada alasan untuk tidak memilih Ridho - Bachtiar. Ia mencontohkan saat memimpin Lampung di periode 1, sudah banyak perubahan yang terjadi di Lampung.

Oleh sebab itu, ia mengatakan pada fansnya di Lampung untuk selektif dalam memilih calon pemimpin. Salah satunya dengan mengenal program dan sosok pribadi dari calon yang akan dipilih.

"Ayo coblos nomor satu. Ridho-Bachtiar, menang!," teriak vokalis, Krisyanto

Bahkan ribuan fans Jamrud yang hadiri kampanye akbar paslon petahana sangat antusias, ketika Krisyanto mengajak coblos nomor 1.

"27 juni nanti coblos nomor berapa?," tanya Krisyanto.

"Coblos nomor 1," teriak ribuan fans Jamrud yang memadati lapangan 16 C. (*)

Share:

Presiden RI ke-6 Ajak Masyakat Lampung Pilih Ridho Ficardo - Bachtiar Basri

Foto-foto: istimewa.

setialampung - Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri kampanye terbuka pasangan calon gubernur - wakil gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri di lapangan 16 C, Kota Metro, sabtu (12/5/2018).

Ketua umum DPP Partai Demokrat ini sengaja menghadiri kampanye terbuka bersama putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mengajak masyarakat Lampung memilih pemimpin yang bisa memimpin yakni pasangan Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri.

"Saya datang ke Lampung dengan satu tujuan, mengajak saudara - saudaraku untuk memilih pemimpin yang terbukti bisa memimpin," kata SBY.


Selain menyampaikan dukungannya untuk mendukung dan memenangkan pasangan Ridho-Bachtiar, SBY juga memaparkan program - program pemerintah yang telah dilakukan pasangan nomor urut 1 ini ketika tiga setengah tahun memimpin Lampung.

"Tadi sudah kita dengarkan bersama program - program yang telah dilaksanakan pasangan Ridho-Bachtiar. Saya melihat mereka berdua adalah pasangan yang sangat harmonis dalam memimpin Lampung," ujar SBY.

Pada kesempatan yang sama, selain menyampaikan keberhasilannya di sektor pertanian semasa memimpin Lampung, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri juga memaparkan keberhasilannya dalam dalam sektor pembangunan pada kegiatan kampanye terbuka yang dihadiri ribuan massa pendukungnya.

Ketua DPD Demokrat Lampung ini menyampaikan, di masa kepemimpinan Ridho - Bachtiar, pemerintah provinsi Lampung sedang menggagas jalan mantap 80 persen yang jika tidak ada kendala akan tercapai di tahun 2018.

"Jika kembali diberikan kepercayaan masyarakat untuk memimpin Lampung, jalan provinsi Lampung akan dimantapkan menjadi 100 persen," ujar Ridho didampingi Bachtiar Basri dipanggung utama kampanye terbuka. (*)

Share:

Pjs. Gubernur Didik Ajak Masyarakat Jadi Konsumen Cerdas

ist.

setialampung - Pjs. Gubernur Lampung, Didik Suprayitno mengajak seluruh masyarakat Lampung menjadi konsumen cerdas dengan membeli produk sesuai ketentuan serta mengutamakan produk dalam negeri. 

Hal ini disampaikan Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, saat membacakan sambutan tertulis Pjs. Gubernur Didik pada acara senam bersama peringatan hari konsumen nasional ke 6 (Harkonas) di lapangan korpri kantor gubernur, jumat (11/5/2018). 

Peringatan Harkonas yang bertema ‘Konsumen Cerdas di Era Digital’ itu, selain mendorong masyarakat menjadi konsumen cerdas juga diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan dalam membangun perlindungan konsumen yang disertai sistem pengawasan yang memadai.

“Dalam era digital saat ini perlindungan konsumen harus terus dibangun melalui penyediaan informasi dan layanan penanganan pengaduan seperti mobile application agar dapat diakses kapanpun dan dimanapun, sehingga membuat masyarakat merasa nyaman dan aman,” ujar Didik. 

Taufik juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak berprilaku konsumtif terutama menjelang bulan puasa dan lebaran.  

“Kita akan memasuki bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, saya mengimbau agar masyarakat membeli barang yang sesuai dengan kebutuhan dan tidak konsumtif dalam berbelanja," kata Taufik. 

Peringatan Harkonas ini sesuai dengan keputusan presiden nomor 13 tahun 2012 tanggal 24 April 2012 yang menetapkan tanggal 20 April sebagai Hari Konsumen Nasional. 

Kepala Dinas Perdagangan Lampung, Ferynia dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan puncak peringatan Harkonas Ke-6 Tahun 2018 di tingkat nasional telah dilaksanakan di Kota pangkal Pinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 22-24 April 2018 yang lalu. (*)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog