Beredar Video Istri Calon Gubernur Lampung Ini Marah - Marah Saat Hearing di DPRD

Schreenshoot video.
setialampung - Anggota DPRD Lampung yang juga istri calon gubernur Lampung nomor urut 2 Herman HN, Eva Dwiana terlihat emosi dan sangat berapi - api saat mengkritisi kinerja KPU, Bawaslu Lampung serta tim gakkumdu dalam pengawasan dan penindakan soal dugaan maraknya praktek politik uang (money politic) yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM) di pilgub Lampung, saat hearing DPRD Lampung dengan KPU, Bawaslu, dan kepolisian, jumat (29/6/2018).


"Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri. Mohon maaf, ini bukan kalah menang, tapi kebenaran dimana," kata Eva.

Wanita yang disapa Bunda Eva ini juga menegaskan, negara ini mau dikemanakan kalau pengaman, pengawas dan penyelenggara hancur begini.

"Sudah umumkan saja, tidak ada yang namanya pilkada. Tunjuk saja oleh KPU dan Panwas (Bawaslu), siapa yang cocok diantara mereka. Tidak usah capek - capek pilkada dan kampanye, kalau akhir kejadiannya seperti ini. Dimana semua pengaman, pengawas dan pelaksana," tegasnya.

Selengkapnya simak video di atas.

Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah saat dikonfirmasi setialampung.co.id, memakluminya.

"Nggak apa - apa, biar saja, namanya juga lagi emosi. Kita bekerja berdasarkan aturan, bukan karena intervensi dan desakkan siapapun," ujarnya, kepada setialampung.co.id, sabtu (30/6/2018). (ben)
Share:

Ratusan Massa Tiga Pasang Calon Gubernur, Tagih Janji Kapolda Lampung


Foto : ist.
setialampung - Ratusan massa tim sukses pasangan calon (paslon) calon gubernur (cagub) Lampung nomor urut 1, 2 dan 4, yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB), mendatangi Mapolda Lampung, kamis (28/6/2018).

Massa menuntut agar paslon cagub nomor 3, Arinal Djunaidi - Chusnunia yang diduga melakukan money politic (politik uang), untuk ditangkap dan didiskualifikasi.

Koordinator aksi yang juga tim sukses paslon cagub nomor urut 2, Rahmad Husein mengatakan, aksi ratusan massa terpaksa berpindah ke Mapolda Lampung karena Sentra Gakkumdu yang terdiri dari Bawaslu, Polisi dan Kejaksaan.

Dikatakan Rahmat Husein, dugaan money politic yang dilakukan paslon Arinal - Nunik terjadi di Tulangbawang dan Pringsewu.

"Kabupaten Pringsewu dan Tulang Bawang ada money politic pada saat kampanye Arinal. Proses itu tidak sampai ke tingkat penyidikan, sampai ke Gakkumdu dan kasus tersebut tidak memenuhi unsur. Kami punya kewajiban datang ke Polda selaku unsur yang tergabung dalam Gakkumdu," teriaknya dihadapan ratusan masaa.

Para aksi massa juga menagih janji Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana, yang menegaskan, bahwa tidak ada money politic dan kampanye hitam, dimana Kapolda berjanji akan menindak tegas pelaku money politic.

"Kita tagih janji Kapolda, kasus di Pringsewu bagi-bagi uang Rp25 ribu, di Tulang Bawang bagi-bagi uang Rp100 ribu, tapi semuanya menurut Gakkumdu tidak memenuhi unsur," jelasnya.

Pantauan di lokasi aksi, ratusan massa tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung serta TNI.

Massa pun kecewa lantaran tidak bisa bertemu langsung dengan Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana.

"Saya baru dapat informasi kalau Pak Kapolda dan Pak Waka Polda sedang tidak ada di kantor. Dengan orasi ini, kami meminta bapak Kapolda segera memproses dugaan money politic yang dilakukan Arinal-Nunik," ujarnya. (*)
Share:

Soal Dugaan Pelanggaran dan Pidana Pemilu, Kapuspen Kemendagri: Silakan Tempuh Jalur Hukum

Ratusan massa saat menggelar aksi di depan kantor Bawaslu Lampung, kamis (28/6/2018), yang menuntut Bawaslu Lampung memproses dugaan money politic yang terjadi di pilgub Lampung. Foto: ist.

setialampung.co.id - Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri), Bahtiar menegaskan, soal dugaan pelanggaran atau pidana pemilu yang terjadi pada pilkada serentak 27 Juni 2018, hal tersebut merupakan ranah penyelenggara pemilu yaitu KPU dan bawaslu.

"Jika ada tudingan atau perbedaan, apapun bentuknya, silakan ditempuh melalui jalur hukum. Karena kita sudah membangun peradaban demokrasi yang sehat," kata Bahtiar, saat dihubungi setialampung.co.id melalui ponselnya, kamis (28/6/2018).

Baca juga: Ridho Ficardo dan Herman HN Laporkan Arinal Djunaidi ke Bawaslu Lampung

Bahtiar menjelaskan, jalur hukum yang dimaksud yaitu melalui proses hukum pemilu yaitu melalui bawaslu dan Gakkumdu, serta mahkamah konstitusi.

"Terkait dugaan pidana pemilu, silakan diproses di Gakkumdu. Karena di Gakkumdu ada unsur kepolisian dan kejaksaan. Dan yang namanya dugaan, semua harus diuji dan diverifikasi kebenarannya. Pada umumnya, semua daerah yang menyelenggarakan pilkada serentak ada dinamikanya. Namun tidak mengganggu proses secara keseluruhan," ungkapnya.

Dijelaskannya, pemerintah dalam hal ini kemendagri, posisinya sebagai regulator. Diantaranya menyiapkan UU pilkada bersama DPR RI dan mendukung proses pilkada serentak. Salah satunya seperti terkait data DP4. Regulasi pembiayaan pilkada, partisipasi masyarakat dalam hal ini memberikan pendidikan politik kepada masyarakat agar menjadi pemilih cerdas.

Selain itu, selaku Kapuspen Kemendagri, Bahtiar menyampaikan imbauan menteri dalam negeri yaitu agar seluruh elemen termasuk kontestan, tokoh agama, aparat, pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga situasi tetap damai dan menebar kesejukan.

"Terimakasih kepada penyelenggara, aparat keamanan termasuk media yang telah mengawal agar proses pilkada serentak berjalan dengan baik," ungkapnya. (ben)
Share:

Ridho Ficardo dan Herman HN Laporkan Arinal Djunaidi ke Bawaslu Lampung


setialampung - Tim pemenangan pasangan calon (paslon) gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri dan paslon gubernur Lampung, Herman HN - Sutono, melaporkan paslon gubernur Lampung, Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim ke Bawaslu Lampung, rabu (27/6/2018). Paslon Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim dilaporkan ke Bawaslu Lampung atas dugaan pelanggaran politik uang (money politik) secara terstruktur sistematis masif (TSM).

Ketua tim paslon Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri, Fajrun Najjah Ahmad mengatakan, kedatangannya ke Bawaslu ingin menegakkan pilgub Lampung bersih. Sebagaimana iklan Bawaslu, perang terhadap politik uang.

"Kami datang ke sini untuk melakukan gugatan dugaan tindakan pidana Pilgub Lampung yang dilakukan secara TSM oleh paslon nomor urut 3," kata Fajrun Najjah Ahmad.

Pria yang disapa Fajar ini menegaskan, politik uang sangat mencederai proses demokrasi pilgub Lampung. Padahal saat ini pemerintah sedang menggalakkan pilkada serentak yang bersih tanpa politik uang.

"Dugaan politik uang yang dilakukan Paslon 3 ini telah mencederai proses demokrasi di pilgub Lampung," tegasnya.

Ketua Tim Paslon Herman HN - Sutono, Watoni Noerdin mengatakan, kedatangannya dengan tim pemenangan paslon satu di Bawaslu untuk menciptakan pilgub bersih tanpa politik uang.

"Kedatangan kami ke Bawaslu untuk menggugat dugaan politik uang yang dilakukan paslon 3. Kita inginkan terwujudnya pilgub Lampung tanpa politik uang," kata Watoni.

Kedua tim pemenangan ini sama - sama berharap Bawaslu berani memberikan sangsi tegas berupa pembatalan Paslon 3 dari kandidat paslon di pilgub Lampung.

"Kami berharap Bawaslu memberikan sangsi tegas kepada paslon 3. Sebagai mana yang sering di gaungkan Bawaslu, politik uang dapat batalkan paslon. Demi terciptanya pilgub bersih tanpa politik uang," kata dia.

Sementara, Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriah mengatakan, untuk laporan dugaan pelanggaran TSM, sesuai aturan tidak boleh lewat jam 12 malam hari pencoblosan.

"Laporan TSM ini kami terima karena laporanya belum lewat jam 12 malam. Untuk berkas yang belum lengkap ada waktu tiga hari untuk melengkapinya," kata dia.

Diketahui tim pemenangan Ridho - Bachtiar menyerahkan kuasa hukum pada Ahmad Handoko, M Ridho, dan rekan. Kemudian paslon dua Lenistan Neinggolan dan rekan. (*)
Share:

Di Tiga Kabupaten Ini, Tim Calon Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim Diduga Bagi - Bagi Uang untuk Pengaruhi Pemilih


Foto - foto: ist.

setialampung - Salah satu tim pemenangan pasangan calon (paslon) gubernur Lampung, Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim diduga secara masif melakukan politik uang (money politic) di sejumlah kabupaten. Tim paslon gubernur Lampung nomor 3 ini diduga secara masif melakukan money politik di Lampung Tengah, Pesawaran dan Lampung Selatan.


Di Lampung Tengah, calon gubernur Lampung nomor 3 ini diduga melakukan politik uang di Desa Sinar Seputih, Bangun Rejo, Lampung Tengah.


Tokoh masyarakat Desa Sinar Seputih, Marhabi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengungkapkan, pihaknya menemukan sejumlah warga yang diberikan uang sebesar Rp50 ribu beserta jilbab yang diduga dilakukan tim paslon Arinal - Nunik.

“Jadi tadi malam pas kita main ke beberapa rumah warga, dari warga mengakui jika mereka diberikan uang Rp50 ribu dan jilbab,” ungkap Marhabi, sabtu (23/6/2018).

Marhabi menambahkan, dari pengakuan Nuryati, tim paslon nomor tiga meminta pada saat pemilihan 27 Juni mendatang agar memilih paslon Arinal - Nunik dan uang Rp50 ribu beserta jilbab sebabai kompensasi dari pemberian tersebut.

“Bu Nuryati mengungkapkan kalau yang memberikan uang adalah Putri, dari paslon nomor tiga dan kompensasi dari pemberian tersebut harus mencoblos paslon nomor tiga,” tuturnya.

Marhabi menuturkan, meski ia bukan pamong desa atau pihak yang berkompeten, namun sebagai masyarakat Desa Sinar Seputih, pihaknya merasa berkewajiban ikut membantu penyelenggara pilkada agar terlaksana dengan lancar dan aman serta tanpa politik uang.

“Ya, saya masyarakat biasa, namun kami juga ikut bertanggung jawab dan berkewajiban membantu pemerintah agar Pilgub ini aman Mas. Sebisa mungkin masyarakat desa tidak tergiur menggadaikan suara hanya karena iming - iming dan jilbab,” singkatnya.

Di Pesawaran, sejumlah warga Desa Cimanuk, RT007/RW004, Kecamatan Way Lima, Pesawaran, melaporkan adanya indikasi politik uang yang dilakukan tim relawan paslon nomor urut 3, Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Nunik).

Deva Arikade, warga Desa Cimanuk, selaku pelapor mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke panitia pengawas pemilu Kabupaten (Panwaskab) Pesawaran.

“Kami telah melaporkan relawan paslon Arinal - Nunik tersebut tadi pagi. Mulai dari Panwascam lalu ke Panwaskab juga,” ujarnya, senin (25/6/2018).

Dijelaskannya, empat amplop berisi uang senilai Rp50 Ribu telah disita panwas sebagai barang bukti.

“Barang bukti sudah Panwascam lalu dibawa ke Panwaskab sebagai bukti. Itu ada empat amplop, satu amplop untuk satu orang dengan isi Rp50 ribu dan jika ditotalkan senilai Rp200 ribu,” kata dia.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dia himpun, rencananya Panwaslu setempat akan kembali memanggil pelapor dan saksi guna pengembangan kasus selanjutnya.

“Besok saya dan tiga orang penerima amplop akan di panggil Panwaskab untuk proses tindak lanjut. Harapan saya supaya masalah itu dapat ditangani secara baik, agar kedepan hal serupa tidak terjadi,” ungkapnya.

Deva menyebut, bagi-bagi amplop ini disinyalir dilakukan salah satu oknum tim pemenangan nomor urut 3, sekira pukul 16.30 WIB (24/6/2018), sangat disayangkan seluruh warga.

“Ya jangan begitulah caranya, kan tidak elok. Berjuang secara jujur, karena itu kami laporkan hal ini agar tidak terulang di masa tenang kampanye,” tandasnya.

Sementara di Lampung Selatan, tim paslon Arinal - Nunik disiyalir bagi - bagi uang untuk memengaruhi pilihan masyarakat di Kecamatan Karang Anyar, Lampung Selatan.

Ketua Panwas Kabupaten Lampung Selatan, Ismail mengatakan, pelaku diamankan ketika sedang beraksi di Kecamatan Karang Anyar, Lampung Selatan.

"iya benar ada penangkapan terhadap tim dari paslon nomor urut 3 diduga money politik di Karang Anyar. Tapi masih kita amankan dan belum diinterogasi untuk diambil berita acaranya. Kalau sudah lengkap kami informasikan kembali. Saat ini masih diperjalanan menuju kantor panwas," ujarnya, selasa (26/6/2017). (*)
Share:

Kapolda segera Evaluasi Kinerja Polres dan Polsek


ist.
setialampung - Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana akan mengevaluasi Polres dan Polsek jika tidak mengambil tindakan tegas terhadap para aksi begal.

Hal ini disampaikan kapolda saat ekspose kasus begal bersama Pangdam II Sriwijaya, Mayjend TNI Anto Mukti Putranto di polda Lampung, senin (25/6/2018).

Kapolda menegaskan, ia akan mencopot jabatan kapolres dan kapolsek jika tidak serius melakukan tindakan terhadap aksi begal.


“Kalau ada polres atau polsek yang nggak serius dalam menangani aksi begal, akan kita proses sesuai dengan aturan," tegasnya.

Oleh karena itu, tegasnya lagi, ia menginstruksikan kepada seluruh jajaran Polres dan Polsek untuk melakukan tindakan tegas terhadap aksi begal.

“Akan kita evaluasi kalau tidak melaksanakan perintah. Kalau benar ada aksi begal di wilayahnya tapi tidak ada tindakan serius, maka sangsinya bakal dicopot dari jabatannya," jelasnya.

Selain itu, ia berharap kapolres dan kapolsek harus bisa melaksanakan kegiatan itu untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat Lampung. Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana dan Pangdam II  Sriwijaya serta Pejabat Utama Polda Lampung menegaskan akan terus mengejar dan menindak tegas para pelaku begal.

"Kami, TNI dan Polri, menyatakan perang terhadap begal di Lampung dan akan menindak tegas serta terus mengejar pelaku begal,” ujarnya. (*)
Share:

Ribuan Majelis Taklim dan Warga Natar Pilih Calon Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo


setialampung - Calon Gubernur Lampung incumbent Muhammad Ridho Ficardo menghadiri Pengajian Akbar yang digelar Majelis Tak'lim (MT) Ar-Ridho di Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, jumat (22/6/2018).

Adapun Pengajian yang dihadiri ribuan anggota MT Ar-Ridho dan masyarakat tersebut dalam rangka halal bihalal hari raya idul fitri 1439 H.


Selain dihadiri Aprilani Yustin Ridho Ficardo selaku ketua majelis, acara juga diisi tausyiah oleh Ustadz Riza Muhammad.

Dalam ceramahnya Ustadz Riza Muhammad mengajak anggota majelis ta'lim untuk senantiasa melaksanakan shalat malam.

"Siapa ibu - ibu yang rajin shalat tahajud? Shalat tahajud itu banyak manfaatnya, jadi mulai malam ini mari kita laksanakan shalat tahajud, kita doakan agar Pak Ridho Ficardo diberi kesehatan untuk terus mengemban amanah memimpin Lampung. Semoga 27 juni besok, Pak Ridho menang dan pemilihan berjalan lancar," paparnya.

Sementara itu, dalam sambutannya M. Ridho Ficardo memaparkan berbagai prestasi dan capaian pembangunan selama tiga tahun terakhir memimpin Lampung.

Dari segi sumber daya manusia, semenjak kewenangannya dialihkan ke Pemprov Lampung satu tahun lalu, Ridho telah menggratiskan SMA/SMK di 6 kabupaten, dan akan terus ditingkatkan hingga ke semua kabupaten/kota di Lampung dapat merasakan sekolah gratis melalui program Bosda.

Di perguruan tinggi, Ridho menyatakan saat ini ada 375 anak petani miskin yang tengah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi polinela yang di biayai sepenuhnya oleh provinsi Lampung. Bukan hanya biaya pendidikannya saja, tapi juga biaya hidupnya seperti makan dan penginapan.

"Setiap tahun ada sekitar 120 anak petani miskin yang kita beri beasiswa Polinela. Sepenuhnya gratis sampai biaya hidupnya sampai lulus. Ke depan akan kita coba tingkatkan lagi sampai 200 orang per tahun,"  kata Ridho.

Menutup sambutannya M. Ridho Ficardo memohon dukungan dan doa restu dari masyarakat agar dapat terus mengemban amanah dalam memimpin pembangunan di Lampung hingga 2024 mendatang.

Siti Aisyah (56), warga Natar mengaku dirinya baru sekali ikut MT Ar-Ridho, tapi mendukung penuh Ridho - Bachtiar menjadi gubernur Lampung.

"Saya baru sekali ikut sekali Pengajian MT Ar-Ridho tapi saya sangat senang. Dan sebelum ikut pengajian inipun dari 2014 lalu saya sudah milih pak Ridho, Insya Allah pemilihan besok tetap milih Pak Ridho," tegasnya. (*)
Share:

Konco Lawas Tetap Setia Memenangkan Pasangan Calon Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri


setialampung - Relawan pendukung calon gubernur-wakil gubernur Lampung petahana, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri yang tergabung dalam Konco Lawas tetap setia mengawal dan meminta seluruh masyarakat untuk menyukseskan pemilihan gubernur (Pilgub) Lampung, 27 Juni 2018.

Ketua Konco Lawas, Susilo Aris Nugroho meminta seluruh masyarakat Lampung yang sudah memiliki hak pilih datang ke tempat pemilihan suara (TPS).

“Jangan golput. Satu suara menentunkan pembangunan Lampung lima tahun kedepan,” kata Aris, sapaan akrab Susilo Aris Nugroho, kamis (21/6/2018).

Aris juga meminta semua simpatisan dan pendukung cagub nomor urut 1 tetap solid memenangkan petahana untuk melanjutkan pembangunan Lampung yang berkemajuan.

“Pencoblosan tidak sampai sepekan lagi, untuk itu kami meminta para pendukung dan simpatisan makin solid. Kami juga menyambut baik para pendukung pasangan lain yang mengalihkan dukungan ke pasangan Ridho - Bachtiar,” ungkap Aris.

Dirinya optimis, pasangan nomor urut 1, kembali mendapat kepercayaan dari masyarakat Lampung untuk melanjutkan kepemimpinan di Bumi Sai Rua Jurai. (*)
Share:

Ini Alasan Relawan Lampung Berjaya 10 Kabupaten/Kota Dukung Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri

Foto - foto: istimewa.

setialampung - Semakin dekat hari pemilihan gubernur dan wakil gubernur Lampung pada 27 Juni 2018, dinamika politik semakin dinamis. Pengalihan dukungan terus mengalir, terbaru sejumlah relawan Lampung Berjaya pendukung pasangan cagub - cawagub Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim dari 10 kabupaten/kota berpaling mendukung pasangan cagub dan cawagub Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri.


Pengalihan dukungan ini dilakukan koordinator Relawan Lampung Berjaya Bandarlampung, Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Lampung Utara, Lampung Tengah, dan Waykanan.

"Iya benar, kami dari Lampung Berjaya mengalihkan dukungan dari Pak Arinal ke Pak Ridho. Tapi baru 10 kabupaten/kota yang mengalihkan dukungan," ujar Koordinator Relawan Lampung Berjaya Pringsewu, Agus, rabu (20/6/2018).

Menurutnya, pengalihan dukungan itu karena dalam perkembangannya visi misi Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri jauh lebih bisa diterima dan sudah terbukti bekerja untuk masyarakat.

"Yang tandatangan itu benar koordinator Relawan Lampung Berjaya dari 10 kabupaten/kota," pungkasnya. (*)
Share:

Tony Eka Candra : Tidak Ada Relawan Lampung Berjaya

Tony Eka Candra.

setialampung - Ketua tim kerja pemenangan Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim, Tony Eka Candra angkat bicara terkait dukungan element masyarakat yang mengaku salah satu relawan Arinal - Nunik yang telah memberikan dukunganya kepada Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri.

“Kami tidak punya dan tidak mengenal relawan yang mengaku bernama Relawan Lampung Berjaya yang diberitakan dibeberapa media. Mari kita memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, dan menjaga bersama Pilgub ini berlangsung kondusif dan demokratis tanpa dicederai tindakan di luar aturan perundangan yang berlaku. Carilah cara yang lain yang lebih elegan, lebih elok, dan bermartabat untuk membangun sebuah opini, dan memenangkan sebuah kompetisi. Kami sangat menyayangkan hal - hal pragmatis ini terjadi, karena dapat menciderai proses demokrasi, walaupun hal ini tidak berpengaruh sama sekali terhadap keyakinan mayoritas masyarakat yang sudah solid mendukung Arinal-Chusnunia, kata Tony, dalam siaran persnya melalui pesan whatsapp, kamis, (21/6/2018).

Baca juga : Setelah Sahabat Herman, Sekarang Tim Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim Pindah ke Ridho Ficardo - Bachtiar Basri. 

Ketua PD VIII FKPPI Lampung ini mengimbau agar dalam kontestasi pilkada dapat berkompetisi dengan sehat, elegan dan bermartabat. Pemegang Sabuk Hitam DAN VI Karateka ini menegaskan, kalau mau memenangkan kompetisi tentu harus bekerja dan turun ke masyarakat untuk meyakinkan program yang diusung jika kelak menjadi gubernur dan wakil gubernur, Lampung akan maju, unggul, makmur, sejahtera, mandiri dan bermartabat.

Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Lampung ini menuturkan, merah, kuning, hijau, biru dan berbeda pilihan itu hal yang biasa dalam demokrasi. Yang utama silaturahim harus tetap terjalin dan terjaga. Yang harus kita hindari dan tidak boleh terjadi karena berbeda pilihan dalam pilkada, pileg dan pilpres, silaturahmi, pertemanan, persahabatan dan persaudaraan yang selama ini terjalin menjadi terputus,” ujarnya.

Ketua fraksi Partai Golkar DPRD Lampung ini menghimbau agar semua pihak dapat menjaga suasana pilgub dengan sejuk, tertib, aman, damai dan demokratis hingga hari pencoblosan.

Politisi senior partai Golkar Lampung ini mengatakan, senantiasa bersyukur dan ikhlas dalam berjuang, dan meyakini semua usaha strategi penggalangan dan pemenangan yang dijalankan tim kerja pemenangan sesuai aturan perundangan yang berlaku.

"Insya Allah akan berhasil dengan baik, yaitu dengan terpilihnya paslon nomor 3 Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim, menjadi gubernur dan wakil gubernur Lampung periode 2019 - 2024 oleh mayoritas masyarakat Lampung pada Pilkada 27 Juni 2018," pungkasnya. (rls)
Share:

Selain Laporkan Joni Fadli, Wiliyus Sampaikan Beberapa Nama ke Penyidik Polda Lampung

Ist.

setialampung - Kuasa hukum calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, Wiliyus Prayitno, kamis (21/6/2018), melaporkan Joni Fadli alias Acong ke polda Lampung atas dugaan pelanggaran UU ITE dan dugaan pelanggaran terhadap pasal 310 KUHP. Laporan tertuang di dalam nomor:LP/917/VI/2018/SPKT tertanggal 21 juni 2018.

Melalui pesan whatsappnya, kamis (21/6/2018), Wiliyus menegaskan, pihaknya berharap polda Lampung mengusut tuntas laporannya sampai ke otak pelakunya.

"Usut tuntas sampai dengan otak pelakunya. Dan lakukan penahanan, karena pasal yang dituduhkan memberikan kewenangan polisi lakukan penahanan. Laporannya terkait dugaan pelanggaran UU ITE dan pasal 310 KUHP," ungkapnya kepada setialampung.co.id.

Wiliyus juga menegaskan, selain Joni Fadli, pihaknya sudah mengantongi beberapa nama yang akan dilaporkan juga ke Polda Lampung.

"Iya, beberapa (nama) sudah disampaikan ke penyidik krimsus Polda Lampung," ujarnya.

Sementara Joni Fadli alias Acong saat dikonfirmasi setialampung.co.id melalui pesan whatsappnya menilai laporan Wiliyus tersebut salah alamat.

"Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan,  pertama, saya kira laporan (Wiliyus) itu salah alamat. Saya tidak pernah menyebarkan video apapun. Bahwa hari ini banyak beredar di youtube maupun di sosial media, itu tidak dilakukan oleh saya. Jadi jelas, tuduhan Alzier itu salah alamat dan saya menyilahkan kepada pihak kepolisian untuk mencari siapa pelakunya," kata Joni.

Yang kedua, lanjutnya, terkait laporan tersebut, dirinya tentu menghormatinya.

"Ketika saya dipanggil pihak Polda, yakin dan percayalah sebagai warga negara yang baik, saya akan penuhi pangilan Polda," katanya. (ben)
Share:

Calon Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo Sambut Kedatangan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto

Ist.
setialampung - Calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo menyambut kedatangan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Bandara Radin Inten II, Rabu (20/6/2018).

Kedatangan ketua umum DPP Partai Gerindra ke Lampung dalam rangka silaturahmi dan halal bil halal dengan kader Gerindra se-Lampung, tokoh masyarakat, dan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung nomor urut satu.

Seperti kita ketahui, Partai Gerindra adalah salah satu partai koalisi pengusung calon gubernur dan wakil Lampung Muhammad Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri.

Menurut M. Ridho Ficardo yang juga ketua DPD Partai Demokrat Lampung, kedatangan Prabowo Subianto adalah untuk menyapa dan memberi arahan kepada kader Gerindra Lampung. Selain membahas pemilihan gubernur Lampung, kedatangan Prabowo juga untuk membahas persiapan pilpres dan pileg 2019. (*)
Share:

Wakapolri Pantau Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni Lampung


setialampung - Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin memantau langsung arus balik lebaran 2018 di pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, rabu (20/6/2018). Kedatangan wakapolri beserta rombongan disambut Kapolda Lampung Irjen Pol. Suntana, bupati Lampung selatan beserta forkopimda dan Kakor Sabhara Mabes Polri, Irjen Pol. Sudjarno. (*)
Share:

Setelah Sahabat Herman, Sekarang Tim Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim Pindah ke Ridho Ficardo - Bachtiar Basri


setialampung - Menjelang pemilihan gubernur (pilgub) Lampung, rabu (27/6/2018), sejumlah elemen masyarakat beramai - ramai menyampaikan dukungan kepada pasangan calon gubernur Lampung petahana, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri.

Elemen masyarakat itu mulai dari Marhaen Menggugat, majelis penyimbang adat, Forkomantapdes (Forum Komunikasi Mantan Perangkat Desa), dan yang terbaru, Sahabat Herman HN juga menyatakan dukungan kepada Ridho -Bachtiar, selasa (19/6/2018) lalu.

Kali ini, rabu (20/6/2018), relawan Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim yang tergabung dalam relawan Lampung berjaya dari Kota Bandarlampung, Lampung Selatan, Pringsewu, Pesawaran, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Lampung Utara, Lampung Tengah, dan Way Kanan, turut mengalihkan dukungan dari pasangan calon gubernur Lampung Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim kepada pasangan calon gubernur Lampung nomor urut satu, M. Ridho Ficardo - Bachtiar Basri.

Pengalihan dukungan tersebut tertulis dalam surat pernyataan sikap tertanggal 20 Juni 2018 dan ditandatangani di Bandarlampung.

“Berdasarkan situasi politik serta melihat visi dan misi pasangan calon, kami (Relawan Lampung Berjaya) menyatakan mengalihkan dukungan kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri, nomor urut satu,“ demikian isi surat pernyataan tersebut. (*)
Share:

Prabowo Subianto ingin kembali ke Lampung untuk menghadiri pelantikan gubernur Ridho

Foto-foto: ist.

setialampung - Calon Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menghadiri halal bihalal Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto bersama seluruh kader Partai Gerindra Lampung, di Kantor DPD Gerindra Lampung, Jalan Raden Imba Kusuma, Bandarlampung, rabu (20/6/2018).


Dalam kegiatan halal bihalal tersebut Prabowo Subianto juga meresmikan kantor DPD Partai Gerindra yang baru di Jalan Imba Kusuma, Bandar Lampung. Prabowo juga menegaskan bahwa untuk memenangkan perjuangan di tahun 2019 harus melewati perjuangan di tahun 2018.


"Saya tegaskan kepada seluruh kader internal Gerindra Lampung, bahwa untuk mencapai kemenangan di tahun 2019, kita harus melewati tahun 2018 (Pilgub Lampung 2018). Jadi saya tanya sekali lagi kepada kader - kader Gerindra Lampung, sudah tahukan tugasnya?," teriak prabowo

"Lanjutkan..," sambut para kader serentak.

Prabowo Subianto juga menjelaskan, kedatangannya seminggu sebelum pemilihan gubernur Lampung memiliki maksud tertentu.

"Kenapa saya datang hari ini, padahal bisa saja saya datang bulan depan. Itu karena saya ingin datang kembali ke Lampung untuk menghadiri pelantikan gubernur Lampung. Siapa dia, tentu saja orang yang kita cintai dan kita usung bersama. Tidak perlu saya sebutkan, sudah tahukan maksud saya," kata Prabowo.

“Ini bukan kampanye, ini instruksi. Ikutilah instruksi pimpinan, jika pimpinan sudah memutuskan maka taatilah," tegas Prabowo.

Dalam kegiatan tersebut Prabowo Subianto juga menghimbau agar anak-anak muda Lampung dapat membangkitkan semangat dalam memupuk rasa nasionalisme. Berani menyuarakan kebenaran, melawan ketidakadilan, melawan penjajahan, serta melawan koruptor.

Menutup orasi politiknya, Prabowo Subianto meminta Muhammad Ridho Ficardo untuk bernyanyi bersama.

"Ini kan acara halal bihalal, harusnya gembira, kader yang berani harus gembira. Ayo Pak Ridho kita bernyanyi bersama," kata Prabowo. (*)
Share:

Di Pesawaran, Calon Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo Dapat Gelar Suntan Haluan Marga

Foto - foto: istimewa.

setialampung - Calon Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo disambut arak - arakan adat Lampung saat melakukan halal bil halal dengan Ajang Sai Batin Pesawaran di Desa Pampangan, selasa (19/6/2018).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Alzier Dianis Thabranie sebagai Dewan Penasehat masyarakat adat sai batin turut dihadiri Ketua Ajang Sai Batin Pesawaran, Paduka Minak Mangku Batin Firman Rusli, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, dan seluruh tokoh adat dan punyimbang Ajang Sai Batin se-Lampung.


Pada kesempatan tersebut Ketua Ajang Sai Batin Pesawaran, Firman Rusli mengatakan, maksud kegiatan ini adalah selain dalam rangka halal bil halal idul fitri, juga sebagai ajang silaturahmi dan mempererat rasa kekeluargaan.

Firman Rusli juga menyatakan, 96 kebumian punyimbang adat yang ada di Pesawaran telah bermufakat untuk mengangkat Muhammad Ridho Ficardo sebagai keluarga besar dan memberinya gelar atau adok.

"15 tahun lebih, jalan ditempat kami ini sangat jelek. Banyak ibu - ibu kita ini yang mengalami keguguran karena jalan rusak. Dulu kita juga sudah berjuang tapi karena ada ketidakcocokan antara gubernur dan bupatinya, jadi nggak berhasil. Tapi Alhamdulillah, saat kepemimpinan Pak Ridho, semuanya sudah menyatu, masyarakatnya sudah menyatu, tokoh - tokoh adatnya sudah menyatu, bupatinya menyatu, gubernurnya juga nomor satu. Jalan di Pesawaran sudah mulus semua, itulah yang jadi dasar kita hari ini memberi gelar Suntan Haluan Marga kepada Pak Ridho, agar beliau bisa terus memimpin masyarakat Lampung," Lanjutnya.

Alzier Dianis Thabranie sebagai dewan penasehat masyarakat adat sai batin mengatakan dengan tegas bahwa beliau mendukung M. Ridho Ficardo untuk maju kembali sebagai gubernur Lampung

"Terserah yang lain mau berkata apa, yang penting hati saya berkata begitu, dan saya yakin begitu juga seluruh masyarakat adat disini," katanya.

Dikesempatan yang sama, Muhammad Ridho Ficardo menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Alzier Dianis Thabranie sebagai tuan rumah atas sambutannya dan atas perjuangannya yang tidak henti - henti memperjuangkan masyarakat Pesawaran  hingga terbentuknya Ajang Sai Batin.

Menurut Ridho Ficardo, Pesawaran memiliki peluang dan potensi lompatan pembangunan yang pesat. Tiga program strategis pembangunan Lampung semua berjalan di pesawaran. Baik itu pertanian, pembangunan kawasan industri dan kawasan pariwisata.

Selain memaparkan prestasi pembangunan Lampung, Ridho juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap melestarikan kebudayaan Lampung. Bukan hanya menjaga nilai - nilai sejarah, tapi juga menjaga masa depan. (*)
Share:

Sahabat Herman Mendukung Muhammad Ridho Ficardo di Pilgub Lampung 2018

Foto - foto dan video: ist.

setialampung - Sahabat Herman provinsi Lampung menyatakan sikap mendukung pasangan calon petahana, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri di Pilgub Lampung 2018.


Pernyataan sikap mengalihkan dukungan tersebut, ditandatangani empat koordinator wilayah Sahabat Herman Lampung Selatan, Tanggamus, Pringsewu, dan Lampung Tengah.


Dalam surat pernyataan sikap tertanggal 18 Juni 2018, juga ditandatangani Kasman, selaku koordinator Sahabat Herman provinsi.


Sahabat Herman mengaku mengalihkan dukungan kepada pasangan calon gubernur Lampung nomor urut satu, Ridho - Bachtiar, tanpa unsur paksaan.

Tidak disebutkan alasan pengalihan sikap mendukung tersebut, namun Sahabat Herman dari beberapa kecamatan juga turut menyetujui aksi mendukung Ridho - Bachtiar. (*)
Share:

Meski Minim Koordinasi, Bacaleg PPP Tetap Konsisten Menangkan Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri di Pilgub Lampung



setialampung - Meski minim koordinasi dari pasangan calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri dengan partai pengusung dan pendukung, namun Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Tulangbawang Barat  sepakat memenangkan M. Ridho Ficardo - Bachtiar Basri.

Hal ini disampaikan Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LP2), DPC PPP Tulangbawang Barat, Koiri, saat rapat koordinasi dengan pengurus DPC PPP di Kantor sekretariat DPC PPP, Jalan Tirta Makmur, Kecamatan Tulangbawang Tengah, senin (18/6/2018).

Bacaleg nomor urut 1 dapil 1 Kecamatan Tulangbawang Tengah ini mengatakan, PPP tetap konsisten dan tegas memenangkan calon petahana tersebut. Oleh karena itu, kepada para bacaleg diminta untuk memenangkan gubenur muda tersebut.

“Kami tetap konsisten akan memenangkan Muhammad Ridho Ficardo – Bachtiar Basri karena kinerjanya tidak diragukan lagi. Kami akan all out dan optimis bisa memenangkan perolehan suara masyarakat Lampung untuk Ridho BerBakhti Jilid II,” kata politikus yang berlatar belakang pengusaha ini.

Terlebih lagi, menurutnya, PPP merupakan partai pengusung dan telah menyiapkan ribuan kader maupun simpatisan untuk menyosialisasikan pasangan M. Ridho Ficardo - Bachtiar Basri.

“Insya Allah, meski minim koordinasi antara cagub cawagub dengan kami para bacaleg, secara all out kami akan menjadikan Ridho - Bachtiar pemimpin Lampung sampai 2024,” jelasnya. (rls)
Share:

Program Rumah Singgah Pemprov Lampung Sangat Bermanfaat Bagi Warga



setialampung - Masyarakat Lampung yang tinggal dan bertugas di DKI Jakarta sangat mengapresiasi program rumah singgah yang di bangun pemerintah provinsi (pemprov) Lampung di Jakarta. Karena hal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Lampung, terutama masyarakat yang mempunyai keterbatasan biaya saat akan melakukan pengobatan di Jakarta.

Seperti dikatakan Johan Sapri, yang bekerja pada pemprov DKI Jakarta yang saat ini sedang mudik ke Pekon Gunung Sugih, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat saat ngobrol santai. Johan mengatakan, sebagai masyarakat Lampung, dirinya sangat mengapresiasi program rumah singgah yang dilaksanakan pada masa kepemimpinan Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo.

“Bagi masyarakat yang berpenghasilan pas-pasan, rumah singgah sangat membantu. Untuk pulang pergi Lampung - Jakarta saja sudah berat, apalagi mau ditambah dengan biaya selama di Jakarta," ungkap Johan, yang kerapkali menjenguk keluarganya dari Lampung yang sedang berobat di Jakarta. Sehingga paham persis biaya hidup terutama di seputar rumah sakit pusat rujukan nasional yang ada di Jakarta.

“Sangat tepat jika bantuan yang diberikan tidak sebatas ambulan gratis semata.  Pemakaian ambulan gratis sangat rawan dipolitisir dan belum menjawab kebutuhan mendasar pasien dan keluarganya," ujar Johan, sambil menikmati Lemang, cemilan khas Liwa.

Seperti diketahui, pemprov Lampung telah mendirikan rumah singgah di Jl Kenari II No. 22 Kelurahan Kenari, Jakarta Pusat yang ditujukan bagi keluarga kurang mampu yang berobat di Jakarta. Keluarga pasien tidak dipungut biaya apapun untuk tinggal di rumah singgah selama keluarga mareka di rawat di RSCM. (*)
Share:

Pertemuan Calon Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo dengan Berlian Tihang Berlangsung Hangat

Ist.

setialampung - Hari raya Idul Fitri 1439 H, calon gubernur Lampung petahana, Muhammad Ridho Ficardo bersilaturahmi dengan beberapa tokoh senior Lampung. Salah satunya, Ridho bersilaturahmi dengan mantan sekretaris daerah Lampung, Berlian Tihang, minggu (17/6).


Kedatangan Muhammad Ridho Ficardo di kediaman Berlian Tihang di Jalan Kepayang, Bandarlampung ini didampingi anggota DPRD Lampung Yandri Nazir. Dalam silaturahmi yang berlangsung hangat, kedua tokoh Lampung tersebut berbincang - bincang seputar progres pembangunan di Lampung terkini yang perkembangannya sangat pesat. (*)
Share:

Puja Kusuma Siap Sambut Kemenangan Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri

Foto: istimewa.
setialampung - Pengurus paguyuban keluarga besar Puja Kesuma cabang inti Tulangbawang, Tulangbawang Barat dan Mesuji menyatakan siap dan bersedia menyambut kemenangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri pada pemilihan gubernur (pilgub) Lampung 27 Juni 2018.

Guna memastikan kemenangan pasangan calon gubernur nomor urut 1 ini, Puja Kusuma akan menggelar festival kesenian kuda kepang di seluruh wilayah cabang inti dengan melibatkan 480 group.

"Kami sudah mengadakan musyawarah seluruh pengurus cabang inti, dengan hasil kami siap menyambut hari kemenangan nomor 1 Ridho - Bahtiar di Pilgub dengan menggelar festival kesenian kuda kepang di seluruh wilayah cabang inti yang berjumlah 480 group pada 21 Juni besok," ungkap Ketua Cabang Inti Puja Kusuma, Djumadi, melalui surat pemberitahuan baru - baru ini.

Menurutnya, keputusan ini dibuat dengan sebenarnya dan atas dasar persetujuan seluruh cabang inti PKB Puja Kesuma.

"Ini kami buat dengan sebenar - benarnya dan dengan persetujuan bersama," pungkasnya. (rls)
Share:

Rayakan Lebaran di Taman Wisata Lembah Hijau Bersama Bebizie dan Duo Intan


setialampung - Perayaan hari raya idul fitri 1439 semakin semarak dan meriah di taman wisata Lembah Hijau, Lampung.

Manager marketing taman wisata Lembah Hijau, Yudi Indra mengatakan, pihaknya menghadirkan 17 artis untuk menghibur masyarakat yang berkunjung ke Lembah Hijau.

"17 artis, diantaranya Bebizie n 18 Duo intan. Kami juga menyediakan berbagai wahana menarik di taman wisata Lembah Hijau ini," kata Yudi. (ben)
Share:

Polrestabes Surabaya Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H


setialampung - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Rudi Setiawan beserta jajaran mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1439 H. Mohon maaf lahir dan batin.
Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin


Segenap pimpinan dan redaksi setialampung.co.id mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1439 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada semua pembaca setia setialampung.co.id
Share:

Kapolda Lampung, Irjen Suntana: Gangguan Kamtibmas dan Kecelakaan Menurun




setialampung - Kapolda Lampung, Irjen Suntana menegaskan, angka gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas dibandingkan pada tahun sebelumnya mengalami penurunan. Hal ini disampaikan kapolda saat menyambut kedatangan ratusan pemudik lebaran 2018 di Pelabuhan Panjang, Bandarlampung, kamis (14/6/2018).

"Polisi terus bergerak di lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik lebaran selama di perjalanan," katanya. (ben)
Share:

Kapolda Lampung Irjen Suntana Sambut Ratusan Pemudik Lebaran di Pelabuhan Panjang


setialampung - Kapolda Lampung, Irjen Pol. Suntana beserta jajarannya dan unsur terkait diantaranya Pelindo, Lanal, Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan, menyambut kedatangan sekitar 718 pemudik lebaran 2018 dari pulau jawa. Ratusan pemudik itu menggunakan sekitar 316 kendaraan roda dua.



Kapolda Lampung, Irjen Pol. Suntana mengatakan, pihaknya memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik selama di perjalanan.


"Prinsipnya, kami memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan para pemudik lebaran," kata kapolda di dermaga B Pelabuhan Panjang, Bandarlampung, kamis (14/6/2018). (ben)
Share:

(Berita Foto): Kapolda Lampung, Irjen Suntana Buka Puasa Bersama Awak Media di Graha Wiyono Siregar


setialampung - Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana menggelar buka puasa bersama awak media di Graha Wiyono Siregar, Polda Lampung, senin (11/6/2018).
Share:

Gapoktan Kalirejo Serahkan Dukungan dan Siap Menangkan Calon Gubernur Lampung Ridho - Bachtiar



setialampung - 40 gabungan kelompok tani (Gapoktan) Kalirejo, Lampung Tengah, menyerahkan surat pernyataan dukungan kepada calon gubernur Lampung petahana, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri. Pernyataan dukungan ini diserahkan gapoktan kepada Ridho saat calon gubernur petahana ini mengunjungi Desa Sukosari, Kecamatan Kalirejo, senin (11/6/2018).

Pada kesempatan itu, Ridho  mendapat sambutan hangat sekitar seribuan masyarakat yang hadir. Pada kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan banyak terimakasih kepada Muhammad Ridho Ficardo, karena telah memperbaiki ruas jalan Kalirejo Pringsewu. Karena dengan diperbaikinya jalan tersebut, masyarakat sangat merasakan peran pemerintah dalam mensejahterakan rakyatnya.


Supardi (56) salah satu warga Desa Sukosari mengatakan, meskipun masih ada kendala belum baiknya jalan desa, namun jalan provinsi sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat.

"Kami warga kalirejo sangat berterimakasih kepada pak gubernur (non aktif) yang sudah memperbaiki ruas jalan Kalirejo - Pringsewu. Kami warga tidak lagi kesulitan jika mau kemana-mana. Insya Allah pada pemilihan gubernur Lampung 27 juni mendatang, warga Kalirejo pasti pilih pasangan calon gubernur Lampung nomor 1," ungkapnya.

Sementara itu, Bowo (38), warga Desa Sukosari lainnya mengatakan, Kecamatan Kalirejo masih kekurangan samsat.

"Alhamdulillah pembangunan di jaman Pak Ridho sudah cukup maju, kami warga disini tidak minta lain-lain, cuma minta agar ada samsat di sini. Supaya warga kalau mau bayar pajak nggak kejauhan, minimal perwakilannya," harapnya.

Menanggapi hal tersebut, M. Ridho Ficardo menyatakan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait begitu dirinya selesai masa cuti pilkada.

"Rupanya petani sudah banyak yang sejahtera, sugih - sugih, mau bayar pajak tapi bingung mau kemana. Nanti akan saya kordinasikan dengan pihak terkait. Langsung kita bikinkan samsat, supaya percepatan pembangunan lebih terasa lagi," kata Ridho.

Sementara itu mengenai permasalah jalan, Ridho menyatakan satu tahun ke depan akan mulus semua.

"Saat ini jalan provinsi sudah hampir semuanya selesai diperbaiki, Insya Allah tahun depan, jalan mulus semua. Target berikutnya adalah perbaikan jalan desa, terutama jalan usaha tani," terang Ridho

Mengakhiri kunjungan tersebut, Ridho Ficardo juga menyampaikan salam hormat kepada warga masyarakat yang belum berkesempatan hadir hari ini.

"Saya mohon bantuan doa restu dan dukungan dari bapak - ibu semua, juga mohon agar disampaikan kepada saudara - saudara kita yang belum berkesempatan hadir, salam hormat saya, mohon dukungannya agar pada 27 juni nanti, bisa memilih pasangan nomor urut satu, Ridho - Bachtiar," ungkapnya. (rls)
Share:

(Berita Foto): Pjs Gubernur Lampung Resmi Luncurkan Kereta Api Kuala Stabas di Stasiun Tanjungkarang


setialampung - Pjs Gubernur Lampung, Didik Suprayitno didampingi Plt Walikota Bandarlampung, Yusuf Kohar, resmi luncurkan kereta api Kuala Stabas di Stasiun Tanjungkarang, senin (11/6/2018).
Share:

Lima Komisioner KPU Aktif di Lampung Berebut Kursi Bawaslu Lampung


setialampung - Tim seleksi calon anggota bawaslu Lampung melalui surat nomor 044/Timsel-Bawaslu-Lpg/VI/2018, telah mengumumkan hasil tes kesehatan dan wawancara. Dari hasil pengumuman tersebut, tercatat delapan nama calon, yaitu Hermansyah, Tamri, Mislamudin, Nilla Nargis, Andri Oktavia, Muhammad Teguh, Karno Ahmad Satarya dan Cecep Ramdani. Lima diantaranya adalah komisioner KPU kabupaten yang masih aktif.

Timsel di dalam surat pengumumannya juga meminta kepada masyarakat untuk memberikan saran atau masukkan secara tertulis terkait calon anggota bawaslu Lampung ini.

Anggota tim seleksi calon anggota Bawaslu Lampung, Yusdianto, saat dikonfirmasi setialampung.co.id melalui pesan whatsapp mengatakan, selanjutnya calon akan mengikuti tes uji kepatutan dan kelayakan.

"Waktu dan tempat, Bawaslu RI yang tentukan, pansel telah selesai laksanakan tugas," kata Yusdianto, minggu (10/6/2018).

Saat dikonfirmasi apakah lima dari delapan nama yang lulus seleksi tersebut adalah anggota/komisioner KPU yang masih aktif, Yusdianto membenarkannya.

"Setelah terpilih sebagai komisioner bawaslu Lampung, (anggota KPU) wajib mengundurkan diri.
Saat ini mereka hanya mengajukan cuti," jelasnya. (ben)
Share:

Chairul Tanjung Siap Hadiri Rakernas III SMSI

Ist.

setialampung - Dewan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), dan Dewan Penasehat SMSI Pusat, menghadiri buka puasa bersama di kediaman Ketua Dewan Penasehat SMSI Pusat,  Chairul Tanjung, JalanTeuku Umar No. 50 Menteng Jakarta Pusat, minggu (10/6/2018).

Hadir dalam kesempatan ini, dewan pengurus SMSI pusat yang terdiri dari, Auri Jaya, Ketua Umum, Firdaus Sekretaris Jenderal dan Abdul Aziz, ketua bidang luar negeri.

Sementara, Ketua Dewan Penasehat,  Chairul Tanjung, didampingi Mirza Zulhadi Sekretaris Dewan Penasehat dan Atal S Depari dari unsur pendiri.

Dalam suasana yang penuh keakraban tersebut,  Chairul Tanjung mendapat laporan langsung dari Auri Jaya dan Firdaus, atas rencana rapat kerja nasional SMSI ke tiga yang menurut rencana akan dilaksanakan pada 25 - 27 Juli 2018 di Jakarta.

Mendengar rencana tersebut, selalu Ketua Dewan Penasehat, Chairul Tanjung didampingi Mirza Zulhadi, sekretaris dewan penasehat SMSI pusat mengatakan kesiapannya untuk hadir dalam rakernas tersebut.

Tak lupa CEO  CT Corp ini  berpesan kepada pengurus SMSI agar menyiapkan rencana dengan cermat. Sehingga rakernas yang digelar langsung dapat di aplikasikan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh  pengurus di tanah air.

Ditempat yang sama, Abdul Aziz sebagai wakil ketua  bidang luar negeri dan wakil ketua SC, panitia rakernas SMSI mengatakan akan terus berkordinasi, menyiapkan materi, tempat, waktu, serta narasumber.

"Kita persiapkan semuanya dengan maksimal, agar rakernas SMSI dapat berjalan dengan tertib dan lancar sehingga hasilnya nanti dapat diserap seluruh peserta dengan optimal," ungkap direktur detik.com ini. (rls)
Share:

Ribuan Warga dan Tokoh Kecamatan Natar Siap Menangkan Ridho - Bachtiar di Pilgub Lampung 2018


setialampung - Calon Gubernur Lampung petahana, Muhammad Ridho Ficardo silaturahmi bersama ribuan warga dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Natar yang mendukung dan siap memenangkan pasangan calon gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri, di Desa Merak Batin, Lampung Selatan, minggu (10/6/2018).

Dalam kegiatan yang berlangsung hangat tersebut, hadir juga beberapa tokoh seperti Wakil Ketua DPRD Lampung, Imer Darius, Anggota Komisi V DPRD Lampung, Yandri Nazir dan Mantan Wakil Bupati Lampung Selatan Eky Setyanto.

Eky Setyanto dalam sambutannya mengatakan, dirinya bersama masyatakat Natar siap mendukung pasangan calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri.

"Kami siap berjuang untuk Pak Ridho, kami nggak butuh sarung atau apapun. Selain karena memang tidak diperbolehkan oleh peraturan yang berlaku. Kami ikhlas berjuang," tegasnya.

Sementara, Ridho Ficardo menyatakan, Kecamatan Natar ke depan telah direncanakan untuk menjadi kabupaten.

"Natar itu kecamatan rasa kabupaten, daerahnya sudah sangat maju, perekonomiannya berkembang tapi masih kecamatan. Padahal kalau dilihat dari luas daerah dan jumlah penduduknya, nggak kalah dengan Kota Metro," kata Ridho.

"Harapan saya justru Natar bisa menjadi halaman muka ibukota provinsi, halaman muka kota Bandarlampung. Bukan malah menjadi halaman belakang. Oleh karenannya harus segera kita mekarkan menjadi kabupaten. Ke depan ada dua kabupaten yang akan dimekarkan, yakni Lampung selatan dan Lampung Tengah," lanjut Ridho.

Pada kesempatan tersebut M. Ridho Ficardo juga memaparkan beberapa capaian pembangunan Lampung. Diantaranya pembangunan jalan provinsi yang sudah mencapai 85% dalam kondisi mantap, pembangunan jalan tol trans sumatera, pembangunan Bandara Internasional Radin Inten II, dermaga penyeberangan eksekutif Merak - Bakauheni, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Solihin (57), warga natar yang hadir pada kegiatan tersebut menyatakan dirinya sudah mendukung Ridho - Bachtiar pada pemilihan gubernur 2014.

"Kalau saya ini tidak usah ditanya lagi mas, dari 2014 saya sudah mendukung pak Ridho. Apalagi sekarang yang pembangunannya sudah terbukti, tidak ada pilihan lain," ungkapnya kepada awak media. (rls)
Share:

Sejak Kecil, Muhammad Ridho Ficardo Suka Membaca Buku, Berolahraga dan Menjadi Pemimpin


setialampung - Calon Gubernur Lampung petahana, Muhammad Ridho Ficardo sejak kecil hobi berolahraga, sangat suka membaca buku dan menjadi seorang pemimpin. Ini terungkap saat suami Aprilani Yustin ini mengikuti acara talk show yang digelar KPU Lampung bekerjasama dengan universitas Lampung yang dilaksanakan di Hotel Novotel, sabtu (9/6/2018).

"Saya sangat suka membaca buku. Karena buku itu jendela dunia. Saya suka membaca buku menjelang tidur. Saya sampe baca kamus - kamus juga kalau bukunya sudah habis dibaca semua," kata Ridho, di dalam talk show yang bertemakan "Mengenal lebih dekat calon gubernur Lampung tahun 2018" dan dimoderatori oleh Saptarini dan Ikram Afro ini.

Di dalam talk show yang berlangsung santai itu, terungkap juga bahwa M. Ridho Ficardo sosok yang biasa berorganisasi dan memimpin sejak kecil. Seperti menjadi ketua kelas ketika SD, ketua OSIS waktu di SMP dan SMA, sampai menjadi ketua kegiatan bersakala nasional seperti Perkemahan Bakti Saka Dirgantara (Pertidirgantara) saat dirinya berusia 19 tahun.

Kegemarannya pada kegiatam berorganisasi telah menempanya untuk siap memimpin disegala bidang. Dari menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Lampung, hingga menjadi gubernur Lampung periode 2014 - 2019.

Kemudian ketika diminta untuk menggambarkan provinsi Lampung dalam satu kalimat pendek, Ridho dengan mantap menjawab :

"Lampung Maju dan Sejahtera", tegasnya. (*/ben)
Share:

Berbagi Rezeki, Polwan Polda Lampung Bagikan 400 Takjil

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Sulistyaningsih, saat membagikan takjil ke pengendara motor, jumat (8/6/2018).

setialampung - Puluhan Polwan Polda Lampung membagikan 400 takjil dan nasi kotak kepada para pengendara motor yang melintas di jalan Pattimura, Bandarlampung, jumat (8/6/2018).


Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Sulistyaningsih didampingi Kasubid Penmas, AKBP Yunia dan Wakil Koordinator Polwan Polda Lampung, AKBP Ninik menjelaskan, pembagian takjil dan nasi kotak ini sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama.


"Kegiatan ini juga dalam rangka HUT ke - 70 Polwan. Pembagian takjil akan dilakukan selama bulan ramadhan," jelasnya. (*)
Share:

Terungkap di Persidangan, Terdakwa Penyebar Kampanye Hitam Diduga Terima Uang Sebesar Enam Juta Rupiah dari Joni Fadli

Foto: istimewa.

setialampung - Tiga terdakwa terduga penyebar kampanye hitam, ujaran kebencian terhadap calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo yaitu I, R dan F, menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Sukadana, Lampung Timur, kamis (7/6/2018). Di dalam persidangan, jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan Joni Fadli sebagai saksi.

Di dalam kesaksiannya, Joni mengaku memberikan uang sebesar Rp6 juta kepada terdakwa Isnan Cs.

“Saya berikan uang tersebut sebagai dana operasional penyebaran. Uang itu dari kantong pribadi saya,” katanya, seperti dilansir dan dikutip dari fajarsumatera.co.id.

sumber: Terungkap, Isnan Cs Terima Uang Rp6 Juta

Menurutnya, uang yang diberikan kepada IS merupakan hasil dari bekerja.

Saat majelis hakim bertanya kepada Joni, sudah berapa lama saksi (Joni) kenal dengan terdakwa IS, Joni mengaku sudah mengenal IS selama enam tahun.

“Saya kenal dia (IS) karena sebagai aktivis. Makanya saya meminta IS untuk menyebarkan selebaran tersebut,” jelasnya.

Selain itu, majelis hakim menanyakan apakah Joni menerima uang dari Jimi.

“Saya tidak terima apapun dari Jimi selain selebaran itu,” ungkapnya.

Diketahui, Isnan Cs tertangkap tangan melakukan penyebaran selebaran yang berisi ujaran kebencian terhadap pasangan calon gubernur nomor urut satu di Pasar Sumber Sari, Mataram baru, Lampung Timur, senin (7/5/2018). (*)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog