Terungkap di Persidangan, Terdakwa Penyebar Kampanye Hitam Diduga Terima Uang Sebesar Enam Juta Rupiah dari Joni Fadli

Foto: istimewa.

setialampung - Tiga terdakwa terduga penyebar kampanye hitam, ujaran kebencian terhadap calon gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo yaitu I, R dan F, menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Sukadana, Lampung Timur, kamis (7/6/2018). Di dalam persidangan, jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan Joni Fadli sebagai saksi.

Di dalam kesaksiannya, Joni mengaku memberikan uang sebesar Rp6 juta kepada terdakwa Isnan Cs.

“Saya berikan uang tersebut sebagai dana operasional penyebaran. Uang itu dari kantong pribadi saya,” katanya, seperti dilansir dan dikutip dari fajarsumatera.co.id.

sumber: Terungkap, Isnan Cs Terima Uang Rp6 Juta

Menurutnya, uang yang diberikan kepada IS merupakan hasil dari bekerja.

Saat majelis hakim bertanya kepada Joni, sudah berapa lama saksi (Joni) kenal dengan terdakwa IS, Joni mengaku sudah mengenal IS selama enam tahun.

“Saya kenal dia (IS) karena sebagai aktivis. Makanya saya meminta IS untuk menyebarkan selebaran tersebut,” jelasnya.

Selain itu, majelis hakim menanyakan apakah Joni menerima uang dari Jimi.

“Saya tidak terima apapun dari Jimi selain selebaran itu,” ungkapnya.

Diketahui, Isnan Cs tertangkap tangan melakukan penyebaran selebaran yang berisi ujaran kebencian terhadap pasangan calon gubernur nomor urut satu di Pasar Sumber Sari, Mataram baru, Lampung Timur, senin (7/5/2018). (*)
Share:

Nasional

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog