Soal Dugaan Keterlibatan ASN dalam Kasus Kematian Yogi Andika, Ini Kata Kemendagri

Kapuspen Kemendagri, Bahtiar.

setialampung - Kementerian dalam negeri (Kemendagri) angkat bicara soal dugaan keterlibatan oknum aparatur sipil negara (ASN) terkait kasus kematian Yogi Andika.
Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Bahtiar mengatakan, setiap orang (manusia) di wilayah hukum Indonesia, berasal profesi apapun, sama kedudukannya dalam hukum.

"Biarkan proses hukum berjalan sesuai tahapannya sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan tetap," kata Bahtiar kepada setialampung.co.id, sabtu (14/7/2018).

Baca juga : Soal Kasus Kematian Yogi Andika, Kasubdit III AKBP Ruli: BW Ikut Serta Jemput Yogi Andika


Sebelumnya, misteri kematian almarhum Yogi Andika, pria yang dikabarkan pernah bekerja sebagai sopir bupati Lampung Utara mulai menemui titik terang. Ini karena subdit III jatanras polda Lampung berhasil mengamankan BW, oknum aparatur sipil negara (ASN) yang diduga terlibat dalam kematian Yogi.

"BW ditangkap di salah satu apartemen di Jakarta Pusat," kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ruli Andi Yunianto, di ruang kerjanya, jumat (13/7/2018).

"Pemeriksaan awal dan keterangan saksi, intinya ada yang kenal dan melihat BW ikut menjemput korban (Yogi) di rumah saksi AR. Apakah BW melakukan atau tidak, masih didalami," ungkapnya.

Ruli menjelaskan, pihaknya sudah dua kali mengirimkan surat panggilan kepada BW, tapi nggak pernah datang.

"Lalu diterbitkan surat penangkapan terhadap BW. Kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif dan marathon terhadap BW tentang rangkaian terjadinya pidana tersebut. Mudah - mudah bisa terungkap semua.

"Pemeriksaan awal, Intinya BW ikut serta menjemput korban di rumah saksi AR. Ada sekitar tujuh saksi yang sudah dimintai keterangan, diantaranya warga yang melihat, yang punya rumah dan keluarga korban yang mendapat cerita dari korban sebelum meninggal dunia. Hasil keterangan saksi, korban (almarhum Yogi Andika) diambil paksa di rumah saksi AR di Bandarlampung," ungkapnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed