Tahun depan, RSUDAM jadi rumah sakit rujukan penyakit jantung


setialampung - Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo menyambut baik kerjasama Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) dengan Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJNHK) melalui program pengampuan jejaring rujukan dan rujukan nasional kardiovaskular.

Melalui program pengampuan tersebut, RSUDAM akan dibina sehingga mampu melakukan penanganan bedah jantung dan pembuluh darah secara mandiri berbasis keselamatan pasien. Selain mendidik perawat dan dokter-dokter spesialis jantung, RSUDAM juga dituntut untuk memenuhi berbagai fasilitas pendukung.

Dalam pertemuan bersama jajaran RSUDAM dan tim visitasi di Aula Lt.2 gedung administrasi RSUDAM, Bandarlampung, kamis (22/11/2018), Gubernur Ridho menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut.

"RSUDAM ini adalah wajahnya gubernur Lampung di bidang kesehatan, oleh karenanya apapun yang diminta untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pasti saya penuhi. Abdul Moeloek ini juga adalah benteng terakhir layanan kesehatan masyarakat Lampung. Harapan saya, apapun masalahnya ketika dibawa ke Abdul moeloek semua selesai," tegas Ridho.

Ketua Tim Pengampu jejaring kardioskular nasional, Hananto Andriantoro mengucapkan terimakasih atas dukungan Gubernur Ridho terhadap program tersebut.

"Pertama-tama saya ucapkan terimakasih kepada Pak Gubernur Ridho yang mendukung penuh program ini. Insya Allah dengan dukungan penuh dari Pak gubernur, program ini dapat berjalan dengan baik," katanya.

Lebih lanjut Hananto Andriantoro juga menyatakan, dirinya bersama tim telah berkunjung ke RSUDAM untuk mengecek kesiapan RSUDAM dalam menjalankan program tersebut, dan didapati fasilitas RSUDAM telah memenuhi persyaratan.

"Saya juga sudah berkunjung tadi bersama tim, dan melihat ternyata fasilitas RSUDAM sudah lengkap dan memenuhi syarat. Seperti adanya alat untuk katerisasi jantung dan angiografi (catlab), Defibrilator, Echocardiografi, Treadmill, EKG, MSCT 128 slice, Generator TPM, Stent, dan Lead TPM dan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. Tinggal beberapa masalah kecil yang saya yakin dapat segera kita benahi bersama," papar Hananto Andriantoro.

Kelengkapan fasilitas RSUDAM memang tidak terlepas dari dukungan penuh Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo dalam meningkatkan layanan kesehatan di Lampung. Kucuran dana sebesar Rp146 miliar untuk meningkatkan mutu layanan RSUDAM merupakan kucuran terbesar dari pemerintah provinsi Lampung untuk RSUDAM dalam 10 tahun terakhir.

Kemudian pada 2019 juga akan dibangun ruang pelayanan jantung 2 lantai dengan total luas lantai 2.900 meter yang terdiri atas Ruang Intensive Cardiovaskuler Unit, ruang recovery (untuk pasien pasca penanganan operatif jantung), ruang rawat inap dengan total 42 tempat tidur, ruang latihan exercise pasien pasca operatif jantung (Cardiac rehab), dan Ruang TEE. (*)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed