Dampingi Presiden Joko Widodo, Gubernur Ridho: pemprov Lampung akan bantu relokasi dan pembangunan rumah korban tsunami


Lampung Selatan - Pemerintah provinsi Lampung akan membantu relokasi dan pembangunan rumah bagi korban tsunami di Lampung. Menurut data sementara yang diperoleh, ada sekitar 710 rumah hancur yang akan dibangun dan direlokasi oleh Pemprov Lampung bekerjasama dengan kementerian PUPR.

Hal ini disampaikan Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo saat mendampingi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana tsunami Selat Sunda di Desa Kunjir dan Way Muli, Lampung Selatan, rabu (2/1/2019).

"Ada sekitar 710 hunian tetap yang akan kita bangun untuk menggantikan rumah warga yang hancur tersapu tsunami Selat Sunda. Kita juga sudah berkoordinasi dengan kementerian PUPR, soal lokasi masih kami persiapkan," kata Ridho.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo menghimbau agar warga sebaiknya tidak membangun rumah atau bangunan lainnya terlalu dekat dengan pantai. Selain itu presiden juga menyatakan akan merelokasi dan rehabilitasi rumah warga secepatnya.

"Saya himbau agar warga tidak mendirikan bangunan terlalu dekat dengan bibir pantai. Jarak aman terdekat itu sebaiknya 400 meter dari bibir pantai. Untuk relokasi dan rehabilitasi akan kita lakukan secepatnya, paling lambat 3 bulan selesai," kata Jokowi.

Saat ini, pemerintah pusat dan pemprov Lampung terus berkoordinasi dalam penanganan korban tsunami. Seperti penanganan pengungsi, layanan kesehatan, dan pendataan terkait sarana dan prasarana yang rusak.

Berbagai bantuan juga terus berdatangan. Hngga saat ini, total penerimaan bantuan tunai dari 146 donatur sekitar Rp1,658 miliar. Selain itu juga, diterima bantuan logistik dari 334 donatur berbagai jenis barang seperti makanan, pakaian, obat-obatan, selimut, alat mandi, dan lainnya.

Berdasarkan data, untuk wilayah pantai pesisir Lampung Selatan, terdapat 2 desa yang banyak menelan korban jiwa yaitu Desa Kunjir dan Way Muli. Adapun total korban bencana tsunami di Lampung Selatan yaitu korban meninggal dunia 118 orang, korban luka-luka sekitar 6.379 orang, dan 7 orang dinyatakan hilang.

Bencana tsunami juga menyebabkan rumah rusak 710 unit dan jumlah pengungsi mencapai 7.868 orang.

Selain Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo dan Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri, turut hadir dalam kesempatan itu, Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Arianto dan Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto.

Adapun kedatangan Presiden Jokowi ke Lampung didampingi Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Menkopolhukam Wiranto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial (Mensos) Agus Guwimang, dan Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Djuwita Moeloek.

Usai mengunjungi warga yang terdampak tsunami Selat Sunda di Desa Kunjir dan Way Muli, Lampung Selatan, Presiden dan rombongan dijadwalkan akan berkunjung juga ke RSUD Bob Bazar, dan Lapangan Tenis Indoor, Kalianda. (*)
Share:

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog