Langsung ke konten utama

Vanya Nhabella dan Kevin Abdillah Gunawan Muli Mekhanai 2019

Foto: Kominfo Pemkab Tanggamus.

Kota Agung - Vanya Nhabella asal Kecamatan Gisting dan Kevin Abdillah Gunawan asal Kecamatan Talang Padang menjadi pemenang Muli Mekhanai tahun 2019 di grand final pemilihan muli mekhanai Kabupaten Tanggamus tahun 2019 yang dilaksanakan di Halaman Masjid Islamic Centre Kota Agung, sabtu (23/3).

Disusul pasangan Sinta Nurlia asal Kecamatan Kota Agung Timur dan Bagastian asal Kecamatan Kota Agung di posisi kedua. Di posisi ketiga sebagai pemenang Muli Mekhanai 2019 yakni Dinda Muna Maharani asal Kecamatan Pugung dan Iprudin Ependi asal Kecamatan Gisting.

Dalam ajang bergengsi pemilihan putri dan putra duta pariwisata Kabupaten Tanggamus yang diadakan setiap tahun ini juga memiliki tiga katagori lainnya, yakni juara terfavorit berdasarkan vote sosial media diraih oleh Vanya Nhabella, katagori Berbakat diraih oleh Toni Saputra dan katagori Photo Genic diraih oleh Isma Trie Afdiata. Dan semua para pemenang berdasarkan hasil keputusan ke tujuh (7) dewan juri yakni, Sri Nilawati, Nur Aini Lubis, Hj. Retno Noviana Damayanti, Ulida R.H, Nyimas Desi. L, Shafira Bella S dan Indra.

Bupati Tanggamus dalam sambutannya yang diwakili Wakil Bupati Tanggamus, AM. Syafi'i mengatakan, pemilihan muli mekhanai ini diadakan sebagai rangkaian menyambut HUT ke-22 Tanggamus.

Menurutnya, kegiatan ini selain sarana hiburan, kegembiraan, ajang kontes dan lomba bagi para pemuda pemudi se-Kabupaten Tanggamus, tapi juga sebagai momen perayaan hari jadi kabupaten Tanggamus.

Oleh karena itu, dirinya mengharapkan dalam upaya mencetak muli mekhanai Tanggamus tahun 2019 sebagai duta-duta yang handal, berkualitas dan memenuhi harapan. Dan perlu memiliki wawasan pengetahuan yang luas dalam berbagai bidang terlebih bidang kepariwisataan, karena mereka intinya mempunyai tugas untuk mempromosikan potensi - potensi wisata budaya, kearifan lokal dan kekayaan alam Kabupaten Tanggamus.

"Pemilihan muli mekhanai ini merupakan salah satu ajang untuk memperkenalkan kekayaan pariwisata yang ada di Kabupaten Tanggamus ini. Dan itu merupakan salah satu amanah yang harus diemban nantinya oleh para pemenang diajang duta wisata ini. Seperti diketahui, kabupaten kita tercinta ini memiliki kekayaan pariwisata yang sangat luar biasa. Oleh karenanya pemenang dari Muli Mekhanai ini memiliki tugas dan tanggung jawab untuk semakin memperkenalkan wisata melalui promosi baik itu secara lisan maupun share di sosial media. Agar dunia luar tahu bahwa ada surga wisata terpendam di Tanggamus," ungkap Syafii.

Ketua Panitia Grand Final Muli - Mekhanai Tanggamus 2019, Mailidarni yang juga kabid pemasaran dan ekonomi kreatif menyampaikan, rangkaian demi rangkaian telah dilalui para peserta. Mulai tes wawancara dan selanjutnya pengumuman finalis diumumkan melalui media sosial via instagram. Kemudian penilaian berdasarkan sikap atau prilaku yang baik, pengetahuan, kecerdasan, keberanian dan penampilan yang menarik, ditambah lagi kebudayaan dan kepribadian.

Menurutnya, objek wisata yang dimiliki kabupaten Tanggamus sangat luar biasa serta mempesona jika kita mampu menjaga dan mengembangkan tempat wisata yang cantik, itu patut disyukuri dengan melakukan pengelolaan yang baik dan profesional, sehingga dapat menjadikan tujuan para pengunjung mau itu domestik atau internasional.

"Industri pariwisata bisa menjadi tulang punggung perekonomian untuk meningkatkan taraf hidup kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya, melalui pemilihan muli - mekhanai 2019 akan terlahir duta wisata dan budaya dari bumi begawi jejama ini. Kegiatan ini diikuti sebanyak 58 peserta, terdiri dari muli 27 dan mekhanai 31 orang, serta pemenang nantinya akan mewakili Tanggamus pada pemilihan Muli - Mekhanai tingkat Provinsi Lampung," jelasnya. (kominfo)


Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…