Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Wakapolda: Potensi Masyarakat Dibutuhkan Pada Kontestasi Pemilu

Wakapolda Lampung, Brigjen Pol Teddy Minahasa saat diwawancara awak media di mapolda Lampung, rabu (20/3). Foto: Benny Setiawan.

Bandarlampung - Wakapolda Lampung, Brigjen Teddy Minahasa mengatakan, menko polhukam, panglima TNI dan kapolri berharap masyarakat ikut berpartisipasi untuk menyukseskan pemilu. Baik dalam hal penyelenggaraannya maupun dalam aspek pengamanannya.

"Potensi masyarakat sangat dibutuhkan dalam kontestasi pemilu," kata Wakapolda Lampung, Brigjen Teddy Minahasa, usai rapat koordinasi kesiapan kampanye terbuka di Mapolda Lampung, rabu (20/3).

Saat ditanya wilayah mana saja yang mendapat perhatian (atensi) khusus, wakapolda mengutarakan, secara umum pihaknya memberikan atensi kepada seluruh wilayah yang menjadi penyelenggaraan pemilu. Tetapi, untuk masalah dimana kerawanan paling tinggi yang memerlukan treatmen khusus, pihaknya masih melakukan penilaian sampai satu bulan ke depan. Sehingga pada titik mana perlu dilakukan penebalan dan pengamanan ekstra, dilihat berdasarkan hasil pengukuran dan penilaian yang dinamis nanti.

Terkait apakah akan ditempatkan personil penembak jitu (sniper), wakapolda mengutarakan, sniper akan ditempatkan pada titik - titik tertentu. Contohnya akan ditempatkan pada titik kerawanan terjadinya delevery order narkotika atau di titik kerawanan terjadinya terorisme.

"Untuk menekan kerawanan politik, petugas melakukan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan seperti patroli rutin yang dilakukan setiap hari dan setiap waktu oleh jajaran polres, juga dilakukan human aprouch dan human touching kepada seluruh elemen masyarakat," ungkapnya.

Perihal pengamanan dalam pengiriman logistik pemilu di wilayah kepulauan, ia menuturkan, ada lima polres yang memiliki teritorial laut dan sungai. Otomatis distribusi logistik pemilu melalui moda transportasi air.

"Kita akan kawal dengan organ yang dimiliki Polri dan TNI. Seperti Pol Air, Marinir, Lanal dan sebagainya. Saya rasa sudah diantisipasi," ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono mengutarakan, kampanye rapat umum sebagai ajang peserta pemilu untuk ketemu masyarakat. Jadi perlu diberikan ruang yang luas untuk menyampaikan visi misinya.

"Dalam konteks pemilu, penyelenggara pemilu di tingkat bawah sudah siap. Soal jumlah surat suara yang ditemukan dalam kondisi rusak, sangat kecil dan tidak akan mengganggu proses pemilu. Untuk pengiriman logistik pemilu ke semua wilayah, akan dilakukan pada H - 1," ungkapnya.

Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah menuturkan, kampanye rapat umum nasional untuk wilayah Lampung masuk ke dalam zona B. Sedangkan untuk jadwal kampanye daerah, bawaslu akan berkoordinasi dengan KPU provinsi dan kabupaten/kota.

"Yang pasti waktu kampanye umum itu dimulai dari jam 09.00 WIB - 18.00 WIB. Tidak boleh ada pemasangan alat peraga calon perseorangan di setiap acara rapat kampanye umum," jelasnya. (ben)

Berita Populer

Mendagri Keluarkan Surat Edaran untuk Gubernur, Bupati dan Walikota

Jakarta - Sehubungan dengan persiapan penyelenggaraan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020, Kemendagri telah mengeluarkan Surat Edaran Mendagri tentang Persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Hal itu dipaparkan Mendagri Prof. H.M. Tito Karnavian dalam Rapat Terbatas di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Surat Edaran tersebut meminta kepada Gubernur dan Bupati/Walikota agar saling berkoordinasi dan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

Pertama, membentuk Posko Pemantauan Terpadu Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang bertugas untuk mengkoordinasikan, memfasilitasi, mengendalikan, memonitor persiapan dan pelaksanaan pada saat menjelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, dengan melibatkan Perangkat Daerah terkait, Kementerian/Lembaga, Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Republik Indonesia;

Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat menjelang persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 melalui upaya:

a. Peningkatan Kesiapan Sarana dan P…

Reses Dedi Yuginta, Surono Minta Jumlah Guru Ngaji Didata Lagi

Bandarlampung - Surono, warga Kebon Jeruk meminta agar jumlah guru ngaji di wilayahnya didata kembali. Ini lantaran disinyalir adanya guru ngaji yang sudah tidak aktif mengajar lagi, namun masih mendapat bantuan dari walikota Bandarlampung.

Hal ini disampaikan Surono saat menghadiri reses anggota DPRD Bandarlampung Dedi Yuginta, kamis (12/12).


Menurutnya, diduga ada guru ngaji yang sudah tidak aktif tapi masih menerima bantuan dari walikota Bandarlampung.

"Supaya tidak terjadi tumpang tindih terkait jumlah guru ngaji yang ada, saya minta jumlah guru ngaji untuk didata ulang. Karena disinyalir ada yang sudah nggak aktif lagi tapi masih terima bantuan dari walikota," ujarnya.

Selain terkait mendata ulang jumlah guru ngaji, pada kesempatan tersebut ia juga minta agar honor ketua RT ditambah lagi.

"Kalau bisa honor ketua RT ditambah lagi, kalau bisa honornya menjadi dua juta rupiah," pintanya.

Hal berbeda disampaikan Lia. Warga Kota Baru ini mengusulkan perbaikan goro…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…