Menteri Perhubungan Resmikan Bandara Gatot Soebroto sebagai Bandar Udara Sipil


Way Kanan - Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo bersama Menteri Perhubungan (menhub), Budi Karya Sumadi melakukan penekanan tombol sirine sebagai tanda peresmian Pangkalan Udara TNI Angkatan Darat Gatot Soebroto sebagai bandar udara (bandara) sipil di Way Kanan, Lampung, sabtu (6/4).

Selain menhub, hadir pula Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Bupati Way Kanan, Raden Adipati  Surya, perwakilan bupati se-Lampung, jajaran forkopimda Lampung serta masyarakat Way Kanan.

Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo mengungkapkan, peresmian Lanud AD Gatot Soebroto menjadi bandara sipil adalah atas  perkenan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa.

"Saya sangat bersuyukur atas peresmian Lanud Gatot Soebroto menjadi bandara sipil di Way Kanan, terlebih dengan hadirnya menteri perhubungan dan Pak KSAD, saya sangat merasa senang," ungkap Ridho.

Gubernur Ridho juga sempat bercerita bahwa sangat banyak masyarakat terutama di Way Kanan yang menginginkan agar Bandara Gatot Soebroto dapat dipergunakan sebagai bandara sipil.

"Jadi, Pak KSAD, Pak Menteri, sudah lama masyarakat Way Kanan berharap agar bandara ini dapat dipergunakan oleh sipil. Jadi dulu Bandara ini dapat terlihat oleh masyarakat tapi terasa jauh. Mau masuk agak-agak seram gitu karena loreng-loreng pakaiannya," tutur Gubernur sambil bergurau.

"Sebenarnya dari 2006 sudah kita coba komunikasikan tapi belum membuahkan hasil. Alhamdulillah ternyata di masa jabatan saya sebagai gubernur dan Pak Bupati Raden Adipati Surya dapat terlaksana. Oleh karenanya atas nama Pemerintah provinsi Lampung saya mengucapkan terimakasih kepada pak menteri, pak KSAD, pak bupati, dan semua pihak yang terlibat dalam terwujudnya peresmian bandara Gatot Soebroto ini," lanjut Gubernur.

Gubernur Ridho juga mengucapkan terimakasih secara khusus kepada Menteri Perhubungan Budi Karya atas sinergitas pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Sehingga dalam beberapa waktu lalu telah diresmikan Bandara Internasional II Radin Inten, Tol Trans Sumatera, Dermaga Eksekutif Bakauheni, dan Bandara Gatot Soebroto.

"Kunci pembangunan adalah dengan membangun konektifitas, dan ditangan pak menteri sudah 4 sarana yang di bangun, yakni Bandara Internasional II Radin Inten, Tol Trans Sumatera, Dermaga Eksekutif Bakauheni, dan Bandara Gatot Soebroto. Ke depan akan segera diresmikan Bandara Taufiq Kiemas di Pekon Serai. Harapan saya, dengan lancarnya konektifitas, pembangunan di Lampung di berbagai sektor semakin meningkat," ungkapnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam sambutannya memuji Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo sebagai gubernur yang pintar dalam marketing. Sehingga banyak program pembangunan nasional yang dilaksanakan di Lampung.

"Pak Ridho ini Gubernur yang pintar dalam marketing dan menyongsong program-program pembangunan nasional. Pak Presiden sampai perintah langsung kepada saya untuk segera tingkatkan status Bandara Internasional Radin Inten II," kata menteri.

Selain itu Menhub juga menyatakan, hanya di Lampung, ada bandara (Gatot Soebroto) yang pembangunannya belum sepenuhnya selesai tapi sudah dilakukan penerbangan komersil.

"Jarang-jarang ada bandara belum sepenuhnya selesai tapi sudah ada penerbangan komersil dilakukan. Tadi juga saya sudah diskusi dengan direktur citylink dan Garuda, ke depan akan dilakukan penerbangan dua kali seminggu, dan akan ditingkatkan menjadi setiap hari," kata menteri.

Dalam peresmian tersebut Menhub juga memberikan santunan kepada 100 anak yatim di Way Kanan.

Selain langsung dilakukan penerbangan komersil, Hal yang tak kalah menarik pada peresmian tersebut adalah Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan yang dicukur rambutnya oleh Menhub dan KSAD sebagai nazar dan rasa syukur atas dibukanya Lanud Gatot Soebroto sebaga bandara sipil. (*)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed