Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Tim Mabes Polri Lakukan Wasrik di Polda Lampung

Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto saat menerima kunjungan tim itwasum mabes polri. Foto: istimewa.

Bandarlampung - Tim Itwasum mabes polri melakukan pengawasan operasi mantap brata 2019 Polda Lampung. Selain pos Polda Lampung, tim juga akan melakukan pemeriksaan di seluruh Polres guna mengetahui kekuatan personil, tindakan, target operasi dan tolak ukur kinerja operasi dalam pemilu 17 April 2019. Tim wasops mabes polri dipimpin Kombes Pol Agnes Supraptiningsih didampingi Kombes Pol Yakub Dedy Karyawan dan Kombes Pol Lukas Arry Dwiko Utomo.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, kegiatan pengawasan dan pemeriksaan (wasrik) merupakan salah satu fungsi yang menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas Polri. Sebab dengan melaksanakan wasrik dapat diukur tingkat efektifitas, efisien, produktifitas, kapabilitas dan akuntabilitas dari satuan – satuan Polri,” kata Karo Ops Polda Lampung, Kombes Yosi hariyoso saat menerima kunjungan tim di posko mantap Brata Polda Lampung.

Menurutnya, melalui kegiatan wasrik dapat diketahui sejauh mana keberhasilan pencapaian sasaran–sasaran yang telah ditetapkan dan apakah tugas–tugas telah dilaksanakan secara baik dan benar.

Selain itu, kata Yosi, Wasrik merupakan salah satu fungsi kontrol agar mekanisme kerja yang ada di lingkungan Polri tidak keluar jalur yang telah ditetapkan.

“Ini momentum yang sangat baik bagi Polda Lampung untuk mengetahui sejauh mana kinerja yang telah dilaksanakan dan mengetahui apa saja yang perlu menjadi perhatian dalam rangka perbaikan,” ujarnya.

Beliau juga berharap tim wasrik itwasum Polri dapat memberikan masukan yang berguna dan bermanfaat terutama bagi kemajuan dan peningkatan kinerja Polda Lampung beserta jajarannya. Terutama kepada para Kasatker tingkat polda maupun kewilayahan.

“Polda Lampung diharapkan para kasatker dapat menyiapkan satkernya sebagai obyek wasrik serta memberikan masukan serta data yang diperlukan tanpa ada yang ditutup–tutupi agar wasrik dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan,” hal ini yang harus dipenuhi dalam pemeriksaan.

Diketahui, tim hanya memastikan sejauh mana kebijakan dan petunjuk rencana operasi terpusat mantap Brata 2019 di wilayah Polda Lampung dan kendala yang ditemukan sebagai bahan evaluasi," kata anggota tim wasrik Kombes Pol Lukas Arry Dwiko Utomo.

Ditambahkannya, tim melakukan pengawasan operasi meliputi manajemen operasi sumber daya manusia, sarana dan prasarana serta pendukung anggaran operasi mantap Brata 2019 yang yang merupakan operasi terpusat dalam penyelenggaraan Pemilu yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden pemilihan legislatif daerah hingga ke pusat dan anggota DPD RI" katanya.

tim melakukan pengecekan posko mantap Brata 2019 dimulai dari Polda Lampung dan selanjutnya akan melakukan evaluasi di jajaran masing-masing Polres yaitu Polres Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Barat dan Polres Way kanan hingga 3 hari kedepan.

Tim Wasops yang berada di Polda Lampung ini dilaksanakan agar kegiatan mantap Brata 2019 dapat berjalan lancar efektif dan efisien serta memberikan manfaat bagi peningkatan kinerja polri dan para pelaksana kegiatan operasi tersebut.

Tim itwasum sebelumnya diterima Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto di ruang kerjanya bersama Irwasda Polda Lampung dan Karo ops Polda Lampung, serta nantinya bertemu para kapolres/kapolreta jajaran dan pengemban fungsi renmin serta fungsi anggaran. (rls)

Berita Populer

Mendagri Keluarkan Surat Edaran untuk Gubernur, Bupati dan Walikota

Jakarta - Sehubungan dengan persiapan penyelenggaraan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020, Kemendagri telah mengeluarkan Surat Edaran Mendagri tentang Persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Hal itu dipaparkan Mendagri Prof. H.M. Tito Karnavian dalam Rapat Terbatas di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Surat Edaran tersebut meminta kepada Gubernur dan Bupati/Walikota agar saling berkoordinasi dan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

Pertama, membentuk Posko Pemantauan Terpadu Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang bertugas untuk mengkoordinasikan, memfasilitasi, mengendalikan, memonitor persiapan dan pelaksanaan pada saat menjelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, dengan melibatkan Perangkat Daerah terkait, Kementerian/Lembaga, Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Republik Indonesia;

Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat menjelang persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 melalui upaya:

a. Peningkatan Kesiapan Sarana dan P…

Reses Dedi Yuginta, Surono Minta Jumlah Guru Ngaji Didata Lagi

Bandarlampung - Surono, warga Kebon Jeruk meminta agar jumlah guru ngaji di wilayahnya didata kembali. Ini lantaran disinyalir adanya guru ngaji yang sudah tidak aktif mengajar lagi, namun masih mendapat bantuan dari walikota Bandarlampung.

Hal ini disampaikan Surono saat menghadiri reses anggota DPRD Bandarlampung Dedi Yuginta, kamis (12/12).


Menurutnya, diduga ada guru ngaji yang sudah tidak aktif tapi masih menerima bantuan dari walikota Bandarlampung.

"Supaya tidak terjadi tumpang tindih terkait jumlah guru ngaji yang ada, saya minta jumlah guru ngaji untuk didata ulang. Karena disinyalir ada yang sudah nggak aktif lagi tapi masih terima bantuan dari walikota," ujarnya.

Selain terkait mendata ulang jumlah guru ngaji, pada kesempatan tersebut ia juga minta agar honor ketua RT ditambah lagi.

"Kalau bisa honor ketua RT ditambah lagi, kalau bisa honornya menjadi dua juta rupiah," pintanya.

Hal berbeda disampaikan Lia. Warga Kota Baru ini mengusulkan perbaikan goro…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…