Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Gubernur Tinjau Kesiapan PT. KAI Hadapi Arus Mudik Lebaran


Bandarlampung - Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo memantau langsung kesiapan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Stasiun Tanjung Karang menghadapi arus mudik hari raya idul fitri 1440 H tahun 2019, kamis (2/5).

Dengan menggunakan Kereta Inspeksi (Rail One) dari Stasiun Tanjung Karang - Stasiun Branti - Stasiun Tegi Neneng, gubernur memeriksa langsung kondisi lintasan/track kereta api di wilayah divisi regional (Divre) IV Tanjung Karang.

Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo mengatakan, selain melakukan pemantauan terhadap kesiapan moda transportasi kereta api dalam menghadapi arus mudik idul fitri 2019, juga melakukan pemeriksaan terhadap stasiun Branti yang kedepan akan diintegrasikan dengan Bandara Internasional Radin Inten II.

"Kita juga tadi melakukan pemeriksaan terhadap stasiun Branti yang kedepan akan kita integrasikan dengan Bandara Branti. Kita juga akan membangun sky bridge agar nanti dari bandara dapat langsung terhubung dengan stasiun kereta api," ungkapnya.

Lebih lanjut Gubernur Ridho mengatakan, sebelumnya telah melakukan perencanaan dengan pihak PT KAI untuk pemindahan jalur kereta api barang melalui jalur rejosari - tarahan. Namun dikarenakan load track yang sudah sangat penuh, maka rencana double track dipindahkan ke jalur tegineneng - tarahan.

"Rencananya kita akan melakukan pembangunan double track untuk pengalihan kereta barang atau industri melalui jalur rejosari - tarahan, namun karena jalur yanh sudah over load serta satu dan lain hal, kita pindahkan ke tegineneng. Jadi ke depan tidak ada lagi kereta barang yang masuk ke dalam kota, sehingga bisa lebih lancar," ujar Ridho didampingi Eksekutive Vice President (EVP) PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional ( Divre) IV Tanjungkarang, Sulthon Hasanudin, Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Arianto, Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam (Gatam) Kolonel Inf. Taufiq Hanafi dan jajaran forkopimda Lampung. (*)

Berita Populer

Badri Tamam Nilai KPRI Handayani Koperasi Sehat

Bandarlampung - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung, Badri Tamam, menilai Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Handayani Dinas Pendidikan Bandar Lampung merupakan koperasi sehat, karena asetnya mencapai lebih sepuluh miliar.

"Semoga kedepan koperasi Handayani dapat lebih baik lagi," kata Badri Tamam dalam rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2018 KPRI Handayani Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, di Aula Dinas Pendidikan setempat, sabtu (9/3).

Menurut Badri Tamam, KPRI Handayani sangat bermanfaat para anggotanya. Salah satunya memberangkatkan umroh enam orang, membantu anggota dan masyarakat misalnya dalam rangka pengadaan sembako, termasuk juga simpan-pinjam.

Ketua KPRI Handayani Tatang Setiadi menjelaskan, RAT rutin tiap tahun ini merupakan salah satu amanah dari Undang-Undang Koperasi No.25 Tahun 1992. Koperasi harus setiap tahun melaporkan kegiatan tahunannya melalui RAT.

"Jadi kekuasaan tertinggi koperasi adalah RAT. Dalam rapat ini juga mengund…

Antoni Imam Ajak Mahasiswa Ikut Siapkan Peraturan Daerah

Bandarlampung - Di depan ratusan mahasiswa peserta seminar nasional legislatif 2019 di Politeknik Kesehatan Tanjung Karang, selasa (3/12), Anggota Komisi V DPRD Lampung, Antoni Imam mengajak agar disamping menuntaskan perkuliahan secara baik dengan nilai akademik yang baik, juga tak lupa jangan abai dengan kondisi sosial disekitar mereka.

“Sebagai _director of change_ atau pengendali perubahan, adik-adik mahasiswa punya tanggung jawab moral ikut memperbaiki kondisi sosial di sekitar. Jangan mengabaikan tugas mulia itu,” harap sekretaris fraksi PKS DPRD Lampung ini.

Mahasiswa sebagai suatu strata sosial yang dipercaya masyarakat harus ikut memberi pencerahan kepada mereka.

“Hari ini publik menaruh harapan besar kepada adik-adik mahasiswa. Salah satu tugas yang penting dilakukan adalah sebagai penyeimbang kebijakan baik di tingkat lokal/ daerah maupun nasional,” ungkap Antoni Imam.

Sebagai penyeimbang kebijakan, maka mahasiswa perlu menterjemahkannya secara sistemik.

“Jika ada peratura…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…