Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Wawancara setialampung.co.id dengan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. Foto: Puspen Kemendagri.

Bandarlampung - Kementerian Dalam Negeri (kemendagri) sampai hari ini, 27 Mei 2019, belum mendapat konfirmasi terkait agenda pelantikan pasangan gubernur - wakil gubernur Lampung terpilih periode 2019 - 2024, Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim. Sementara masa jabatan gubernur dan wakil gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri berakhir pada 2 Juni 2019.

Berikut wawancara setialampung.co.id dengan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo melalui pesan whatsapp, 27 Mei 2019:

setialampung.co.id: selamat sore Pak Menteri, izin konfirmasi, apa benar pasangan gubernur Lampung terpilih akan dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Negara pada 3 Juni 2019 ?

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo: belum ada konfirmasi.

setialampung.co.id: Izin Pak Menteri, apakah kemungkinan besar ada penunjukkan plt gubernur Lampung ?

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo: kalau pelantikan tidak tepat waktu ya pasti tunjuk plt agar pemerintahan ada yang tanggungjawab.

setialampung.co.id: Izin Pak Menteri, artinya sampai saat ini belum ada jadwal pelantikan gubernur Lampung terpilih periode 2019 - 2024 ya Pak Menteri, karena gubernur Lampung sekarang akhir masa jabatannya sampai 2 juni. Terus plt gubernur Lampung nanti yang menunjuk siapa Pak Menteri ?

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo: (plt) Yang menunjuk mendagri (menteri dalam negeri).

setialampung.co.id: sosok pltnya dari kemendagri atau putra daerah Lampung Pak Menteri ?

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo: Ya nanti kita lihat.

Berita Populer

Mendagri Keluarkan Surat Edaran untuk Gubernur, Bupati dan Walikota

Jakarta - Sehubungan dengan persiapan penyelenggaraan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020, Kemendagri telah mengeluarkan Surat Edaran Mendagri tentang Persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Hal itu dipaparkan Mendagri Prof. H.M. Tito Karnavian dalam Rapat Terbatas di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Surat Edaran tersebut meminta kepada Gubernur dan Bupati/Walikota agar saling berkoordinasi dan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

Pertama, membentuk Posko Pemantauan Terpadu Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang bertugas untuk mengkoordinasikan, memfasilitasi, mengendalikan, memonitor persiapan dan pelaksanaan pada saat menjelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, dengan melibatkan Perangkat Daerah terkait, Kementerian/Lembaga, Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Republik Indonesia;

Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat menjelang persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 melalui upaya:

a. Peningkatan Kesiapan Sarana dan P…

Reses Dedi Yuginta, Surono Minta Jumlah Guru Ngaji Didata Lagi

Bandarlampung - Surono, warga Kebon Jeruk meminta agar jumlah guru ngaji di wilayahnya didata kembali. Ini lantaran disinyalir adanya guru ngaji yang sudah tidak aktif mengajar lagi, namun masih mendapat bantuan dari walikota Bandarlampung.

Hal ini disampaikan Surono saat menghadiri reses anggota DPRD Bandarlampung Dedi Yuginta, kamis (12/12).


Menurutnya, diduga ada guru ngaji yang sudah tidak aktif tapi masih menerima bantuan dari walikota Bandarlampung.

"Supaya tidak terjadi tumpang tindih terkait jumlah guru ngaji yang ada, saya minta jumlah guru ngaji untuk didata ulang. Karena disinyalir ada yang sudah nggak aktif lagi tapi masih terima bantuan dari walikota," ujarnya.

Selain terkait mendata ulang jumlah guru ngaji, pada kesempatan tersebut ia juga minta agar honor ketua RT ditambah lagi.

"Kalau bisa honor ketua RT ditambah lagi, kalau bisa honornya menjadi dua juta rupiah," pintanya.

Hal berbeda disampaikan Lia. Warga Kota Baru ini mengusulkan perbaikan goro…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…