Langsung ke konten utama

Kiprah Gerakan PKK untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Keluarga


setialampung.co.id - Ketua Tim Penggerak PKK Pusat, Erni Guntari Tjahjo Kumolo mengatakan, gerakan PKK hadir dan berkiprah untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga di seluruh Indonesia.

Menurutnya, hal itu yang menjadi dasar dan tema peringatan hari kesatuan gerak PKK ke-47 yakni "PKK Bekerja, Keluarga Indonesia Sejahtera."

"Sesuai tema peringatan kali ini, kami artikan bahwa PKK memang hadir berkiprah untuk ikut meningkatkan kualitas dan taraf hidup keluarga - keluarga di seluruh pelosok nusantara," kata Erni, di dalam puncak peringatan hari kesatuan gerak PKK ke-47 (HKG PKK) 2019 di Lapangan RTH Imam Bonjol, Padang, Sumatera Barat, kamis (25/7).

Dasar penyelenggaraan kegiatan tersebut adalah Surat Mendagri Nomor 411.4/3169/SJ tanggal 13 Juli 2017 tentang penetapan tuan rumah Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-47 (HKG PKK) Tahun 2019 di Provinsi Sumatera Barat, sehingga dipilihlah Kota Padang sebagai tempat kegiatan.

Menurut rencana, rangkaian kegiatan yang terdiri atas pameran akan berlangsung hingga Sabtu (27/7/2019) dengan dihadiri lebih dari 3.000 peserta.

"Seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga tanggal 27 Juli 2019. Telah hadir dalam acara ini kurang lebih 3000 orang peserta yang terdiri dari unsur lenggerak tim PKK provinsi, kabupaten/kota di seluruh Indonesia dan sejumlah tamu undangan lainnya," papar Erni.

Ia juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas kehadiran Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo yang mewakili Presiden Joko Widodo dalam kegiatan tersebut.

"Merupakan kehormatan bagi kita semua acara ini dihadiri bapak nendagri selaku pembina tim penggerak PKK, kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan atas kehadiran bapak Mendagri dalam acara ini," ujar Erni. (*)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU, Handi: KPU Lampung Harus Segera Ambil Keputusan

Bandarlampung - Mencuatnya dugaan kasus jual beli kursi komisioner KPU yang diduga melibatkan oknum komisioner KPU, mendapat perhatian mantan komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih.

Melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11), Handi Mulyaningsih mengatakan, penting bagi KPU Lampung segera ambil sikap tegas atas pemberitaan kasus jual beli kursi. Karena integritas KPU Provinsi Lampung secara kelembagaan dan personal harus dijaga.

Baca juga: Senin KPU Lampung Rapat Pleno, Sala Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU.

"Oleh karena itu, perlu dijelaskan kepada publik mekanisme yang normatif dan prosedural bila ada kasus dan indikasinya. Publik berhak tahu yang terjadi walau masih indikasi," ujarnya.

Selain itu, dosen universitas Lampung ini mengimbau KPU Lampung harus segera ambil keputusan dalam ranah kewenangan yang dimilikinya, dan mensupport lembaga yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil keputusan.

"Ini sangat penting…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …