Polda Lampung Selidiki Laporan Sinta

Dede Supriadi (kemeja putih), saat memberikan keterangan kepada media di Graha Jurnalis Polda Lampung.

setialampung.co.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung akan memanggil para terlapor kasus dugaan penyerobotan tanah pembangunan jembatan Way Tebu II, di Gunung Alip, Tanggamus, yaitu Mantan Lurah Way Pring, Wahyudi, Camat Pugung, Hardasah, Bowo Nugroho (PPK), Kepala Dinas PUPR Tanggamus, Riswanda JA dan Bupati Tanggamus, Dewi Handjani.

Rencana pemanggilan para terlapor ini disampaikan juru bicara keluarga Syahrani (pemilik lahan pembangunan jembatan Way Tebu II), Dede Supriadi didampingi anak pemilik lahan, Iis Devi Sinta di Mapolda Lampung, selasa (23/7).

"Kami sudah bertemu dengan Pak Dir Krimum, bahwa kasus ini dinaikkan ke tingkat penyelidikan," kata Dede Supriadi.

Direktur Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Barly Ramadhany mengatakan, yang namanya laporan pasti ditindaklanjuti.

"Ada mekanismenya, sekarang  masih tahap penyelidikan," kata Barly.

Sebelumnya, Iis Devi Sinta, warga Banjar Negeri, Kelurahan Banjar Negeri, Kecamatan Gunung Alip, Tanggamus, melaporkan dugaan menduduki lahan tanpa izin atau pemalsuan atau memasuki lahan tanpa izin ke Polda Lampung, selasa (16/7). Laporan tercantum dalam laporan nomor : LP/B - 990/VII/2019/SPKT tertanggal 16 Juli 2019.

Iis Devi Sinta merupakan putri dari Sahrani, pemilik lahan yang berada di Pekon Banjar Negeri Dusun V/Sukamara, Kecamatan Gunung Alip, Tanggamus.

Dede Supriadi, juru bicara pemilik lahan didampingi Iis Devi Sinta, putri pemilik lahan mengatakan, lahan milik kerabatnya (Sahrani) seluas 139 meter diduga telah digunakan tanpa izin untuk pembangunan jembatan.

"Luas lahan yang diduga digunakan tanpa izin untuk pembuatan jembatan luasnya 139 meter. Tapi kalau pembangunan taludnya sudah jadi, luas lahan yang digunakan tanpa izin diperkirakan mencapai sekitar lima ratus meteran," kata Dede Supriyadi, kepada awak media di Graha Jurnalis Polda Lampung, selasa (16/7).

Dede mengungkapkan, di dalam laporan tersebut, pihak yang dilaporkan ke Polda Lampung yaitu Mantan Lurah Way Pring, Wahyudi, Camat Pugung, Hardasah, Bowo Nugroho (PPK), Kepala Dinas PUPR Tanggamus, Riswanda JA dan Bupati Tanggamus, Dewi Handjani.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, setiap laporan yang masuk ke Polda Lampung melalui SPKT akan diteliti terlebih dahulu.

"Semua laporan diteliti dahulu, kemudian dilakukan penyelidikan," kata Pandra. (*)

Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed