Tidak Ditemukan Perbuatan Melawan Hukum, Polda Lampung Hentikan Kasus Benny Uzer


setialampung.co.id - Kepolisian Daerah Lampung mengeluarkan surat kedinasan yang berisikan tentang penghentian penyelidikan kasus dugaan korupsi dana bantuan partai politik (parpol) tahun anggaran 2018 yang dituduhkan kepada Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Lampung, Benny Uzer.

Penghentian perkara yang dilaporkan Wakil Ketua DPD Hanura Lampung, Nazaruddin tersebut tertuang dalam surat ketetapan bernomor: S. Tap/29/VII/2019 dan surat perintah penghentian penyelidikan bernomor: Sprin/29/VII/2019 yang ditandatangani Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Pol. Subakti tertanggal 23 Juli 2019.

Salah satu penyidik kepolisian dari direktorat kriminal khusus Polda Lampung menyampaikan bahwa surat kedinasan tersebut telah diterbitkan dan diserahkan kepada kedua belah pihak.

Sementara itu, kuasa hukum Benny Uzer, Bambang Hartono saat ditemui di ruang kerjanya biro konsultasi bantuan hukum Universitas Bandar Lampung menyatakan telah menerima surat tersebut yang berasal dari kliennya secara langsung dan dari hasil analisis pemeriksaan petugas, tidak ditemukan adanya indikasi perbuatan melawan hukum dalam perkara yang dilaporkan pada 24 Mei 2019 itu.

Diketahui bahwa kasus tersebut hanya ada kesalahan administrasi, sebagaimana dijelaskan pasal 33 Permendagri nomor 36 tahun 2018 dan keterangan ahli hukum pidana," kata Bambang.
Sehingga, penyidik meyakini terhadap perkara yang dimaksud dihentikan, karena bukan merupakan tindak pidana.

"Laporan tersebut tidak dapat ditindak lanjuti ke tahap penyidikan," ujarnya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Direktur Ditreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol. Subakti membenarkannya. 

"Ya (penyelidikan dihentikan)," jawab singkat Subakti melalui pesan whatsapp. (*)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed