Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

KMHDI - AJI Bandar Lampung Buka Sekolah Jurnalistik Independen


setialampung.co.id - Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PD KMHDI) Lampung bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung akan memulai Sekolah Jurnalistik Independen (SJI), minggu (29/9), pukul 15.00 WIB. Program kolaborasi itu bertujuan menggali dan melatih potensi kader KMHDI dalam bidang jurnalisme guna menghadapi revolusi industri 4.0.

“Program ini akan berlangsung satu tahun dengan pertemuan dua kali dalam satu bulan,” kata Ketua PD KMHDI Lampung Agung Nugroho, sabtu (28/9).

Dia mengatakan, peserta yang mengikuti SJI berjumlah 20 orang. Perinciannya, PD KMHDI Lampung sebanyak lima orang, PC KMHDI Bandarlampung lima orang, PC KMHDI Metro lima orang, dan Komisariat KMHDI Lampung Selatan sebanyak lima orang.

“Besar harapan saya, ketika program ini dilaksanakan, kader-kader KMHDI Lampung dapat lebih cerdas dalam menggunakan media dan mampu membuat tulisan ilmiah secara baik dan benar,” ujarnya.

Ketua AJI Bandarlampung Hendry Sihaloho menyambut baik pembukaan SJI. Pihaknya langsung mengonsep silabus begitu KMHDI menyampaikan keinginan untuk belajar jurnalistik. Terlebih, tidak banyak elemen mahasiswa yang menaruh minat terhadap jurnalisme. 

“Kami baru kali ini membuka sekolah jurnalistik. Awalnya, kami sempat bingung karena masa sekolah jurnalistik terbilang lama, yakni satu tahun. Tapi, setelah diskusi dengan anggota dan kawan-kawan pengurus, akhirnya tersusun silabus. Sembari berjalan, kami akan terus menyempurnakan konsep dan silabus SJI,” kata dia.

Hendry menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah KMHDI yang tertarik mempelajari jurnalistik. Sebab, relatif jarang lembaga, apalagi bukan pers mahasiswa, yang ingin belajar dan mendalami jurnalistik. Terlebih, itu dilakukan dalam tempo satu tahun.

“AJI akan mendukung siapa pun yang hendak belajar jurnalistik. Sebab, ini bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme jurnalis,” ujarnya.(rls/ben)

Berita Populer

Antoni Imam Ajak Mahasiswa Ikut Siapkan Peraturan Daerah

Bandarlampung - Di depan ratusan mahasiswa peserta seminar nasional legislatif 2019 di Politeknik Kesehatan Tanjung Karang, selasa (3/12), Anggota Komisi V DPRD Lampung, Antoni Imam mengajak agar disamping menuntaskan perkuliahan secara baik dengan nilai akademik yang baik, juga tak lupa jangan abai dengan kondisi sosial disekitar mereka.

“Sebagai _director of change_ atau pengendali perubahan, adik-adik mahasiswa punya tanggung jawab moral ikut memperbaiki kondisi sosial di sekitar. Jangan mengabaikan tugas mulia itu,” harap sekretaris fraksi PKS DPRD Lampung ini.

Mahasiswa sebagai suatu strata sosial yang dipercaya masyarakat harus ikut memberi pencerahan kepada mereka.

“Hari ini publik menaruh harapan besar kepada adik-adik mahasiswa. Salah satu tugas yang penting dilakukan adalah sebagai penyeimbang kebijakan baik di tingkat lokal/ daerah maupun nasional,” ungkap Antoni Imam.

Sebagai penyeimbang kebijakan, maka mahasiswa perlu menterjemahkannya secara sistemik.

“Jika ada peratura…

Danpomal Lampung Minta Prajurit Profesional

BANDARLAMPUNG- Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Lampung, Mayor Laut (PM) Prasetyo Bekti meminta prajurit bertugas independen dan profesional.

Permintaan Prasetyo Bekti itu dalam rangkaian hari ulang tahun (HUT) Ke-73 Pomal Lampung di Gedung C, PKOR Wayhalim, Bandarlampung, minggu (24/2) pagi.

Soal HUT Pomal, Prasetyo Bekti menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara dari perayaan HUT Pomal ke-73.

"Acara diawali olah raga bersama, yaitu senam bersama, setelah itu jalan sehat, kemudian dirangkai dengan kegiatan donor darah, sebagai wujud membantu rekan-rekan kita yang mungkin membutuhkan, dan terakhir ialah pengundian kupon jalan sehat," jelasnya.

Prasetyo memaparkan, untuk hadiah jalan sehat sendiri sebanyak 156 item, dengan hadiah utama 10 sepeda.

"Pomal kian bisa bertugas dengan sebaik-baiknya. Khususnya di Lampung, Lanal di Lampung mengelola ribuan prajurit, ada Brigade-4 Marinir, ada 2 Batalyon, ada Prokimal, dan lanal itu sendiri," kata…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…