Partai Nasdem Tidak akan Memberikan Bantuan Hukum untuk Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara

Warga mendatangi rumah dinas Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara saat OTT KPK, minggu (6/10). Foto: istimewa.

setialampung.co.id - Partai Nasdem tidak akan memberikan bantuan hukum untuk kader internal yang diduga terkena operasi tangkap tangan (OTT) komisi pemberantasan korupsi (KPK) atau terindikasi korupsi.

"Kami turut prihatin soal ini, ini menjadi self reminder untuk kami diinternal dan semua. Kami berikan semangat untuk kakak Agung sebagai sahabat agar dapat menghadapi kasus. Di Nasdem sudah sama - sama diketahui bahwa ketika ada kader internal terkena kasus seperti ini, otomatis mengundurkan diri dari jabatan struktural partai, dan Nasdem tidak memberikan bantuan hukum. Ini komitmen Nasdem sebagai bentuk mendukung penegakan hukum," ungkapnya.

Seperti diketahui, KPK mengamankan 7 orang dan uang Rp600 Juta Terkait OTT di Lampung Utara.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah menyampaikan perkembangan terbaru terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Lampung Utara.

"Sampai pagi ini, total yang diamankan tim KPK berjumlah 7 orang. Ada tambahan pejabat Pemkab setingkat kepala seksi dan swasta. 7 orang tersebut langsung dibawa ke Jakarta melalui jalur darat. Tadi telah sampai di pelabuhan. Berikutnya dilakukan perjalanan menyeberangi selat sunda dan dibawa ke kantor KPK di Jakarta untuk proses lebih lanjut," kata Febri melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, senin (7/10).

Febri mengungkapkan, total uang yang diamankan terkait OTT KPK di Lampung Utara sekitar Rp600 juta.

"Diduga (uang) terkait dengan proyek di Pemkab Lampung Utara. Info lebih lanjut akan kami smpaikan melalui konferensi Pers malam ini," ujarnya.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati menambahkan, minggu, (6/10) ada tim yang bertugas di Lampung. Setelah lakukan pengecekan info dari masyarakat di lapangan, diduga ada penyerahan uang yang diperuntukkan pada kepala daerah setempat.

"KPK mengamankan total 4 orang sejak sore hingga malam ini, yaitu bupati, 2 kepala dinas dan 1 orang perantara. Barang bukti uang sedang dihitung jumlahnya. Diduga terkait proyek di Dinas PU atau Koperindag di Kabupaten Lampung Utara. Untuk pengamanan awal, tim telah menyegal sejumlah benda dan lokasi," ungkapnya kepada setialampung.co.id, senin (7/10).

Dijelaskannya, sebagaimana hukum acara yang berlaku, maka KPK akan memproses lebih lanjut pihak - pihak yang diamankan tersebut. Dalam waktu paling lama 24 jam akan ditentukan status hukum perkara dan orang - orang yang diamankan.

"Direncanakan pihak yang diperlukan akan dibawa ke Jakarta. Informasi lebih lanjut tentang penanganan perkara ini akan disampaikan melalui konferensi pers di KPK besok (Senin)," ujarnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed