Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Yonasyah Bagikan Air Bersih Bareng RMD Care


setialampung.co.id - Gencarnya bantuan berupa penyaluran air bersih oleh organisasi kemanusian Rahmat Mirzani Djusal (RMD) Care pada sejumlah tempat yang warganya mengalami kesulitan mendapat air bersih di Bandarlampung, mendapat perhatian dari pengusaha muda Lampung, Yonasyah.

Sosok yang digadang bakal mencalonkan diri pada Pilwakot Bandarlampung 2020 tersebut nampak berbaur bersama warga di RT-2 dan RT-4, LK I, Kelurahan Sukamenanti, Kecamatan Kedaton. Dan, di Kelurahan Kedamaian indah, Kecamatan Kedamaian, rabu (9/10).

Tiga wilayah tersebut masing-masing mendapat bantuan satu truk tanki berkapasitas 4.000 liter sehingga secara keseluruhan mencapai 12 ribu liter air.

 "Saya simpatik dengan aksi yang dijalankan RMD Care ini. Dan sebagai bentuk apresiasi nyata, maka saya juga memberikan bantuan pada lembaga ini untuk digunakan bagi kemaslahatan umat," kata Yonasyah.

Menurutnya, aksi yang dilakukan RMD Care jujur, polos, dan ikhlas, karena dilakukan dengan terus menerus tanpa mempertimbangkan pujian dan dukungan.

"Sikap rekan saya ini (Rahmat Mirzani Djausal) membuat saya tersentuh. Dan, langkah-langkahnya tersebut bisa saya ambil sebagai pembelajaran dalam mengabdi pada rakyat," ungkapnya.

Padahal pendiri RMD Care tersebut, kata Yonasyah, adalah anggota DPRD Lampung yang memiliki kesibukan tinggi, tetapi sanggup memperhatikan dan berupaya meringankan beban masyarakat.

Sebelumnya, Rahmat Mirzani Djausal mengungkapkan bahwa dia telah memproyeksikan penyaluran air bersih mencapai 20 truk tanki terkait musim kemarau dan kesulitan warga Bandarlampung dalam mendapatkan air bersih.

"Ini murni aksi kemanusian dengan harapan mampu meringankan beban pemerintah dalam memberikan pelayanan pada masyarakatnya. Meski terbilang tak seberapa, semoga berkah dan bermanfaat bagi rakyat," ujar ketua fraksi Gerindra DPRD Lampung ini. (rls)

Berita Populer

Badri Tamam Nilai KPRI Handayani Koperasi Sehat

Bandarlampung - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung, Badri Tamam, menilai Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Handayani Dinas Pendidikan Bandar Lampung merupakan koperasi sehat, karena asetnya mencapai lebih sepuluh miliar.

"Semoga kedepan koperasi Handayani dapat lebih baik lagi," kata Badri Tamam dalam rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2018 KPRI Handayani Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, di Aula Dinas Pendidikan setempat, sabtu (9/3).

Menurut Badri Tamam, KPRI Handayani sangat bermanfaat para anggotanya. Salah satunya memberangkatkan umroh enam orang, membantu anggota dan masyarakat misalnya dalam rangka pengadaan sembako, termasuk juga simpan-pinjam.

Ketua KPRI Handayani Tatang Setiadi menjelaskan, RAT rutin tiap tahun ini merupakan salah satu amanah dari Undang-Undang Koperasi No.25 Tahun 1992. Koperasi harus setiap tahun melaporkan kegiatan tahunannya melalui RAT.

"Jadi kekuasaan tertinggi koperasi adalah RAT. Dalam rapat ini juga mengund…

Antoni Imam Ajak Mahasiswa Ikut Siapkan Peraturan Daerah

Bandarlampung - Di depan ratusan mahasiswa peserta seminar nasional legislatif 2019 di Politeknik Kesehatan Tanjung Karang, selasa (3/12), Anggota Komisi V DPRD Lampung, Antoni Imam mengajak agar disamping menuntaskan perkuliahan secara baik dengan nilai akademik yang baik, juga tak lupa jangan abai dengan kondisi sosial disekitar mereka.

“Sebagai _director of change_ atau pengendali perubahan, adik-adik mahasiswa punya tanggung jawab moral ikut memperbaiki kondisi sosial di sekitar. Jangan mengabaikan tugas mulia itu,” harap sekretaris fraksi PKS DPRD Lampung ini.

Mahasiswa sebagai suatu strata sosial yang dipercaya masyarakat harus ikut memberi pencerahan kepada mereka.

“Hari ini publik menaruh harapan besar kepada adik-adik mahasiswa. Salah satu tugas yang penting dilakukan adalah sebagai penyeimbang kebijakan baik di tingkat lokal/ daerah maupun nasional,” ungkap Antoni Imam.

Sebagai penyeimbang kebijakan, maka mahasiswa perlu menterjemahkannya secara sistemik.

“Jika ada peratura…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…