Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

AJI Gelar Penganugerahan Saidatul Fitriah dan Kamaroeddin

Cakrawala Lampung (CL) – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung untuk kedelapan kalinya menganugerahkan penghargaan Saidatul Fitriah dan Kamaroeddin, di Cafe Dawil, Sabtu (29/8).

Ketua AJI Bandarlampung Yoso Muliawan mengatakan, penghargaan Saidatul Fitriah diberikan kepada jurnalis atas karya jurnalistiknya yang menginspirasi dan memberi dampak positif bagi masyarakat. Sedangkan, Penghargaan Kamaroeddin diberikan kepada orang atau lembaga yang berkontribusi positif terhadap pengembangan jurnalisme, kemerdekaan pers, demokrasi, dan hak asasi manusia di Lampung.

“Untuk kedelapan kalinya, AJI Bandar Lampung menganugerahkan penghargaan Saidatul Fitriah dan Kamaroeddin,” ujarnya.

Yoso mengungkapkan, Saidatul Fitriah adalah pewarta foto pada Surat Kabar Mahasiswa Teknokra Universitas Lampung yang meninggal dunia pada 3 Oktober 1999. Atul, begitu Saidatul biasa disapa, meninggal dunia setelah lima hari dirawat. Mahasiswi Jurusan Bahasa Inggris, FKIP, Universitas Lampung, ini terluka berat di bagian kepala saat meliput peristiwa bentrokan aparat dengan ribuan mahasiswa, yang kemudian dikenal sebagai peristiwa ‘UBL Berdarah’ atau ‘Tragedi UBL’.

Saidatul Fitriah adalah martir sekaligus pahlawan bagi jurnalisme dan demokrasi di Lampung. Atul adalah jurnalis pertama dan semoga yang terakhir di Lampung yang gugur dalam tugasnya.

“Maka, rasanya lebih dari layak nama almarhumah Saidatul Fitriah dijadikan nama penghargaan bagi jurnalis yang konsisten menjalankan profesinya serta menghasilkan karya yang memberi inspirasi serta berdampak positif bagi kehidupan masyarakat,” kata dia.

Demikian pula, lanjutnya, sosok Kamaroeddin Gelar Soetan Ratoe Agoeng Sempoernadjaja. Kamaroeddin adalah putra daerah Lampung yang dianugerahi penghargaan pelopor wartawan nasional. Pria kelahiran Negara Batin, Sungkai, Lampung Utara tahun 1910 ini, merupakan satu dari sedikit pejuang Lampung yang aktif dalam kegiatan jurnalistik pada awal masa kemerdekaan.

Pensiunan Asisten Residen Kantor Gubernur Lampung dan veteran ini bisa disebut sebagai pelopor pers nasional daerah di Bumi Ruwa Jurai. Kamaroeddin wafat pada 22 Maret 1985, dalam usia 75 tahun. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makan Pahlawan Tanjungkarang.

“Untuk penghargaa Saidatul Fitriah diraih Elshinta dari surat kabar harian Lentera Swara Lampung dengan karya jurnalistik bertema Ajaran Ponpes Nurul Ulum, Kemiling, Bandarlampung yang Disinyalir Sesat. Sedangkan Penghargaan Kamaroeddin diberikan kepada Wahrul Fauzi Silalahi, direktur Lembaga Bantuan Hukum Bandar Lampung,” ungkapnya. (ben)

Berita Populer

Badri Tamam Nilai KPRI Handayani Koperasi Sehat

Bandarlampung - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung, Badri Tamam, menilai Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Handayani Dinas Pendidikan Bandar Lampung merupakan koperasi sehat, karena asetnya mencapai lebih sepuluh miliar.

"Semoga kedepan koperasi Handayani dapat lebih baik lagi," kata Badri Tamam dalam rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2018 KPRI Handayani Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, di Aula Dinas Pendidikan setempat, sabtu (9/3).

Menurut Badri Tamam, KPRI Handayani sangat bermanfaat para anggotanya. Salah satunya memberangkatkan umroh enam orang, membantu anggota dan masyarakat misalnya dalam rangka pengadaan sembako, termasuk juga simpan-pinjam.

Ketua KPRI Handayani Tatang Setiadi menjelaskan, RAT rutin tiap tahun ini merupakan salah satu amanah dari Undang-Undang Koperasi No.25 Tahun 1992. Koperasi harus setiap tahun melaporkan kegiatan tahunannya melalui RAT.

"Jadi kekuasaan tertinggi koperasi adalah RAT. Dalam rapat ini juga mengund…

Antoni Imam Ajak Mahasiswa Ikut Siapkan Peraturan Daerah

Bandarlampung - Di depan ratusan mahasiswa peserta seminar nasional legislatif 2019 di Politeknik Kesehatan Tanjung Karang, selasa (3/12), Anggota Komisi V DPRD Lampung, Antoni Imam mengajak agar disamping menuntaskan perkuliahan secara baik dengan nilai akademik yang baik, juga tak lupa jangan abai dengan kondisi sosial disekitar mereka.

“Sebagai _director of change_ atau pengendali perubahan, adik-adik mahasiswa punya tanggung jawab moral ikut memperbaiki kondisi sosial di sekitar. Jangan mengabaikan tugas mulia itu,” harap sekretaris fraksi PKS DPRD Lampung ini.

Mahasiswa sebagai suatu strata sosial yang dipercaya masyarakat harus ikut memberi pencerahan kepada mereka.

“Hari ini publik menaruh harapan besar kepada adik-adik mahasiswa. Salah satu tugas yang penting dilakukan adalah sebagai penyeimbang kebijakan baik di tingkat lokal/ daerah maupun nasional,” ungkap Antoni Imam.

Sebagai penyeimbang kebijakan, maka mahasiswa perlu menterjemahkannya secara sistemik.

“Jika ada peratura…

Danpomal Lampung Minta Prajurit Profesional

BANDARLAMPUNG- Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Lampung, Mayor Laut (PM) Prasetyo Bekti meminta prajurit bertugas independen dan profesional.

Permintaan Prasetyo Bekti itu dalam rangkaian hari ulang tahun (HUT) Ke-73 Pomal Lampung di Gedung C, PKOR Wayhalim, Bandarlampung, minggu (24/2) pagi.

Soal HUT Pomal, Prasetyo Bekti menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara dari perayaan HUT Pomal ke-73.

"Acara diawali olah raga bersama, yaitu senam bersama, setelah itu jalan sehat, kemudian dirangkai dengan kegiatan donor darah, sebagai wujud membantu rekan-rekan kita yang mungkin membutuhkan, dan terakhir ialah pengundian kupon jalan sehat," jelasnya.

Prasetyo memaparkan, untuk hadiah jalan sehat sendiri sebanyak 156 item, dengan hadiah utama 10 sepeda.

"Pomal kian bisa bertugas dengan sebaik-baiknya. Khususnya di Lampung, Lanal di Lampung mengelola ribuan prajurit, ada Brigade-4 Marinir, ada 2 Batalyon, ada Prokimal, dan lanal itu sendiri," kata…