Ombudsman Lampung Ajak Masyarakat Menyuarakan Kebenaran Melalui Aksi Anti Maladministrasi

Cakrawala Lampung (CL) - Kebenaran bisa terkalahkan bukan hanya karena semakin membudayanya kesalahan, akan tetapi karena diamnya orang-orang yang seharusnya mampu menyuarakan kebenaran. Pesan itulah yang ingin disampaikan Ombudsman R.I. Perwakilan Lampung melalui Aksi kampanye anti maladministrasi dan anti korupsi yang mengusung tema besar “GERAKAN MELAWAN DIAM” di Tugu Adipura, Jumat (23/10) sore.

Aksi ini merupakan rangkaian kegiatan pendidikan budaya anti maladministrasi dan anti korupsi yang diselenggarakan Ombudsman R.I. Perwakilan Lampung pada 22 – 24 Oktober 2015. Aksi menggandeng sekitar 25 lembaga kemahasiswaan intra dan ekstra kampus.

Plt. Kepala Ombudsman R.I. Perwakilan Lampung, Ahmad Saleh David Faranto mengatakan, di dalam melakukan pengawasan pelayanan publik, Ombudsman tidak bisa sendirian. Harus ada peran serta masyarakat.

“Hal itu jelas diatur oleh undang-undang. Masyarakat berperan dalam memberikan kontrol terhadap penyelenggaraan pelayanan publik. Sementara saat ini masyarakat selaku pengguna layanan cenderung diam dan tidak berkeluh kesah atas pelayanan yang buruk. Hal tersebut, bisa karena pengguna layanan merasa takut untuk komplain, merasa apatis karena pengaduannya pernah tidak ditanggapi, serta ada pula yang merasa tidak tau harus complain kemana.” Jelas David.

David juga menyampaikan, dalam menindaklanjuti komplain pengguna layanan, penyelenggara layanan wajib untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pelayanan secara berkala. Hal ini pun diatur oleh undang-undang. Sehingga komplain masyarakat akan memberikan pengaruh baik terhadap kualitas penyelenggaraan pelayanan publik.

“Semua elemen harus berperan untuk melakukan edukasi dengan mengkampanyekan GERAKAN MELAWAN DIAM.” Tegas David. (*/ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog