Panwaslu Bandarlampung Khawatir Tersendatnya Pembayaran Honorarium Berdampak ke Pengawasan

BANDARLAMPUNG (CL) - Tersendatnya pembayaran honorarium panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) dan panitia pengawasan kecamatan (Panwascam) se-Bandarlampung dikhawatirkan akan berdampak terhadap kinerja pengawasan di lapangan.

Hal ini disampaikan Ketua Panwaslu Bandarlampung Adek Asyari saat ditemui cakrawalalampung.com, di ruang kerjanya, Selasa (27/10).

Adek mengungkapkan, untuk honor
ketua panwascam sebesar Rp1.250.000 dan anggota sebesar Rp1 juta. Sedangkan honor untuk ketua panwaslu ssbesar Rp6 juta dan anggota Rp5 juta.

" Masing - masing tersebut dipotong pajak. Kita khawatir tersendatnya pembayaran honor ini akan berdampak kepada petugas pengawas di lapangan. Karena dana itu untuk operasional pengawas di lapangan," katanya.

Untuk itu, kata Adek, pihaknya berharap pembayaran honor ini dapat diselesaikan di Oktober ini.

"Bagaimana kita mau menyuruh orang untuk mengawasi di lapangan. Honornya aja belum dibayar. Ini aja masih untung kita nggak didemo sama anggota panwascam se-Bandarlampung," ujarnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog