Pilkades Labuhan Batin, Way Serdang Diduga Penuh Konspirasi

BANDARLAMPUNG (CL) – Pemilihan kepala desa (Pilkades) Labuhan Batin, Kecamatan Way Serdang, Mesuji diduga penuh konspirasi. Dugaan konspirasi ini merebak karena adanya indikasi penjegalan terhadap Muhammad Ajis sebagai salah satu calon kepala desa (kades) setempat.

Muhammad Ajis saat dikonfirmasi awak media melalui telepon selulernya, Rabu (28/10) mengatakan, dirinya merasa dirugikan karena dinyatakan tidak lolos verifikasi sebagai calon kades Labuhan Batin. Sebab, sebelumnya persyaratan pencalonannya sudah dinyatakan lengkap oleh panitia dan camat setempat.

“Waktu saya konfirmasi ke camat, berkas pencalonan saya dinyatakan sudah lengkap dan tidak perlu menggunakan surat keterangan domisili. Tapi tidak lama kemudian saya mendapat kabar dari kawan bahwa saya tidak lolos sebagai calon kades karena berkas persyaratan tidak dilengkapi surat keterangan domisili. Pilkades rencananya dilaksanakan pada 31 Oktober mendatang,” kata Ajis.

Dia menambahkan, dirinya merasa dirugikan karena diputuskan tidak lolos dalam sebagai calon kades Labuhan Batin. Dan akan melakukan upaya somasi terhadap plt Kades Labuhan Batin dan camat Way Serdang.

“Saya sudah minta surat keterangan domisi tapi nggak dikasih oleh plt kades Labuhan Batin. Sedangkan dua calon kades lainnya bisa mendapat surat keterangan domisili Labuhan Batin. Padahal saya asli putra daerah setempat dan memiliki KTP serta kartu keluarga dengan alamat domisili Labuhan Batin. Saya menduga ada upaya menjegal saya sebagai calon kades Labuhan Batin,” ungkapnya.

Plt Kepala Desa Labuhan Batin, Kecamatan Way Serdang, Mesuji, Ramlan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membantah adanya konspirasi dan upaya menjegal Muhammad Ajis sebagai calon kades Labuhan Batin.

“Nggak ada itu upaya menjegal salah satu calon. Menurut saya semua sudah dilaksanakan sesuai peraturan yang berlaku yakni sesuai perda tentang domisili. Saya lupa perda nomor berapa,” ujarnya.

Ramlan menjelaskan, Muhammad Ajis dinyatakan tidak lolos sebagai calon kades Labuhan Batin karena tidak berdomisili di Labuhan Batin.

“Memang Ajis punya KTP dan KK Labuhan Batin, tapi Ajis tidak berdomisili di Labuhan Batin. Sedangkan dua calon lainnya berdomisili di Labuhan Batin,” jelasnya.

Sementara Camat Way Serdang, Huzairin juga membantah ada indikasi konspirasi dalam pilkades Labuhan Batin. Menurut dia, tidak lolosnya Muhammad Ajis sebagai calon kades Labuhan Batin karena adanya surat edaran (SE) dari sekda setempat yang isinya calon kades harus melampirkan surat keterangan domisili setempat.

“Memang berkas persyaratan Muhammad Ajis sudah lengkap. Tapi ada SE yang menyatakan persyaratan calon kades harus melampirkan surat keterangan domisili. Sedangkan Ajis tidak melampirkan surat keterangan domisili. Plt kades Labuhan Batin tidak mengeluarkan surat keterangan domisili untuk Ajis, karena Ajis tidak berdomisili di tempat tersebut,” ungkapnya. (ben)



(ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog