PT. KAI Butuh Waktu Sebulan Lebih Selidiki Satu Insiden Kereta Api

Cakrawala Lampung (CL) – Humas PT. KAI Subdivre III.2 Tanjung Karang Muhaimin mengatakan, pihaknya membutuhkan waktu lebih dari satu bulan untuk menyelidiki insiden kereta api (KA). Hal ini dikarenakan PT. KAI harus mengumpulkan data dan saksi di lapangan.

“Cukup lama waktu penyelidikannya, bisa mencapai bulanan. Setelah itu baru diketahui kesimpulan dan keputusan penyebab terjadinya kecelakaan KA,” kata dia saat dihubungi cakrawalalampung.com, Kamis (15/10).

Muhaimin menjelaskan, tim yang melakukan penyelidikan merupakan gabungan dari PT. KAI Bandung dan Lampung yang jumlah anggota timnya mencapai puluhan. Dan ketua tim penyelidikan bisa langsung dari pusat atau langsung ditunjuk dari petugas PT. KAI di Lampung.

“Setelah ada keputusan, sangsinya mulai dari hukuman ringan, sedang dan berat. Contoh sangsinya diantaranya bisa penurunan pangkat, atau gaji dari masinis KA jika terbukti melakukan kesalahan. Jika pelanggarannya berat, sangsinya akan ditentukan kantor pusat,” ungkapnya.

Terkait anjloknya KA babaranjang di Desa Pemanggilan, Natar, Muhaimin mengutarakan, pihaknya sudah mengevakuasi gerbong babaranjang dengan menggunakan crane dari Lahat dan Lampung.

“Gerbong yang anjlok sudah dievakuasi. Jalur kereta tidak ada masalah. Sudah lancar kembali,” jelasnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog