Molor dari Jadwal, PT. Subanus SBRJO Berlindung Dibalik Adendum

BANDARLAMPUNG (CL) – PT. Subanus SBRJO selaku pelaksana pembangunan flyover Ki Maja – Ratu Dibalau akan mengajukan adendum pengerjaan flyover selama lima puluh hari. Ini lantaran pembangunan flyover tidak mencapai target pada 2 Desember 2015.

Hal ini disampaikan Project Manager PT. Subanus SBRJO, Ismail Ali Usman usai pertemuan dengan Komisi III DPRD Bandarlampung, Rabu (18/11).

Menurut Ismail, pengerjaan flyover terhambat diantaranya karena terlambatnya pembebasan lahan, perubahan design, dan arus lalu – lintas di sekitar pembangunan flyover. Sehingga manufer alat berat di lapangan terhambat. Kendati demikian, ujarnya, flyover ini optimistis dapat digunakan pada akhir tahun 2015.

“Kita melakukan perubahan design di awal kontrak karena terjadi penyimpangan seperti penentuan titik koordinat. Dimana seharusnya titik koordinat agak belok, namun ternyata di lapangan terlalu ekstrim,” jelasnya.

Kendati demikian, lanjutnya, pembangunan flyover sampai saat ini sudah mencapai 79,22 persen. Tinggal pembangunan mayor dan minor. Seperti pengecoran lantai, girder dan pengerjaan penerangan jalan, taman dan pengecatan.

“Mudah – mudahan awal tahun 2016 flyover sudah bisa digunakan,” ujarnya lagi.
Saat ditanya apakah pengajuan adendum ini lantaran pengerjaan flyover molor dari jadwal, dia membantahnya. Menurut dia, pembangunan flyover tidak molor, karena produktifitas harian sudah berjalan.

Kabid Bina Marga Dinas PU Bandarlampung Azwar mengatakan, lambatnya pembangunan flyover ini karena ada kendala administrasi atau teknis. Kendati demikian pengerjaan flyover harus tetap berjalan optimal.

Sementara di dalam hearing yang berlangsung sekitar lima menit dan dipimpin Sekretaris Komisi III DPRD Bandarlampung Muchlas Bastari itu, Anggota Komisi III DPRD Bandarlampung Achmad Riza meminta kepada pelaksana proyek untuk melakukan pemasangan penerangan jalan dan taman sebelum dilakukan serah terima. (ben)
Share:

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog