Langsung ke konten utama

Prio Wafat, Pencalonan Erwin Arifin di Lamtim Terancam Gugur

BANDARLAMPUNG (CL) – Pencalonan Erwin Arifin sebagai calon bupati Lampung Timur (Lamtim) terancam. Ini lantaran Prio Budi Utomo yang tak lain calon wakil bupati yang menjadi pasangannya di pemilihan bupati Lamtim menghembuskan nafasnya terakhir di RS Urip Sumoharjo, Rabu (4/11).

Komisioner KPU Lampung Muhammad Tio Aliansyah saat dihubungi cakrawalalampung.com, Rabu (4/11), mengatakan, pencalonan Erwin Arifin sebagai calon bupati Lamtim terancam pasca wafatnya Prio Budi Utomo.

Menurut Tio, merujuk peraturan KPU nomor 9 tahun 2015 tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau walikota dan wakil walikota pasal 83 ayat 1 yang menyatakan, dalam hal pada saat dimulainya kampanye sampai dengan hari pemungutan suara terdapat pasangan calon yang berhalangan tetap, tetapi masih terdapat 2 (dua) pasangan calon atau lebih, KPU Provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP kabupaten/kota melanjutkan tahapan Pemilihan.

Ayat (2), calon atau pasangan calon yang berhalangan tetap sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dinyatakan gugur dan tidak dapat diajukan calon atau pasangan calon pengganti. Kemudian ayat (3), calon atau pasangan calon yang dinyatakan gugur sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan dengan keputusan KPU provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP
kabupaten/kota.

“Berhalangan tetap itu artinya meninggal dunia atau tidak dapat menjalankan fungsinya pada masa kampanye sampai hari H pemungutan suara. KPU segera membuat keputusan terkait pasangan calon yang berhalangan tetap. Pencalonan Erwin terancam gugur karena masih ada dua pasangan calon bupati lagi di Lamtim. Kita juga merujuk UU nomor 8 tahun 2015 pasal 54,” kata Tio.

Ketua KPU Lamtim Andri Oktavia saat dihubungi, Rabu (4/11) mengatakan, belum bisa mengambil keputusan karena masih dalam tahap pembahasan di KPU Lampung.

“Pada saat mengambil keputusan kita tidak ingin menimbulkan polemik. Sekarang saya masih di KPU provinsi lagi membahas hal ini. Yang pasti KPU Lamtim turut berduka cita atas wafatnya Prio Budi Utomo,” ujarnya. (ben)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …