Dinilai Bisa Pengaruhi Psikologis Calon Lain, Panwaslu Kritisi Karangan Bunga Ucapan Selamat di Kediaman Herman HN

BANDARLAMPUNG (CL) - Panwaslu Bandarlampung mengkritisi keberadaan karangan bunga ucapan selamat bagi pasangan calon walikota Bandarlampung Herman HN - M. Yusuf Kohar yang berada di sekitar kediaman Herman HN.

Menurut Ketua Panwaslu Bandarlampung Adek Asyari saat ditemui di kantor panwas setempat, Senin (14/12), semestinya pasangan calon dapat menahan diri meski dinyatakan telah meraih suara terbanyak berdasarkan hasil hitung cepat beberapa lembaga.

Kendati demikian, kata Adek, pada prinsipnya panwaslu tidak bisa melarang seseorang mengekspresikan kegembiraannya atas kemenangan salah satu calon berdasarkan hitung cepat. Dan panwaslu juga tidak meragukan hasil hitung cepat Rakata Institute dan Kesbangpol.

"Kita tidak melarang, namun masalahnya KPU sampai saat ini belum mengeluarkan keputusan resmi siapa yang menang. Untuk itu kami mengimbau agar calon menahan diri sampai keputusan KPU disahkan," ujarnya.

Dijelaskannya juga, dengan keberadaan karangan bunga ucapan selamat ini akan mempengaruhi psikologis dan politik pasangan calon walikota lainnya.

"Memang diperkirakan tidak akan jauh berbeda antara hasil hitung cepat Rakata Institute dan Kesbangpol dengan hasil pleno KPU nanti. Namun sebaiknya kita menunggu hasil resmi dari KPU," ungkapnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed