Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

DKPP Perwakilan Lampung Belum Terima Berkas Dugaan Pelanggaran Kode Etik Lima PPK TBU

BANDARLAMPUNG (CL) - Tim pemeriksa Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sampai saat ini belum menerima berkas dugaan pelanggaraan kode etik lima anggota PPK Teluk Betung Utara yang foto bersama calon wakil walikota Bandarlampung Komarunizar.

Hal ini diakui tim pemeriksa DKPP perwakilan Lampung, Wahyu Sasongko saat dihubungi cakrawalalampung.com, Senin (21/12).

"Kita belum menerima berkasnya, baru sebatas kabar secara lisan saja," kata dia.

Dosen Universitas Lampung ini menjelaskan, selaku tim pemeriksa DKPP di daerah, pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu kelengkapan berkasnya. Jika kelengkapan berkas nilai sudah lengkap maka akan diteruskan ke DKPP pusat.

"DKPP tidak mengenal batasan waktu dalam menangani sebuah pelanggaran. Kita sebelumnya akan mengadakan rapat koordinasi dulu dengan DKPP pusat pada 27 Desember di Jakarta," ujarnya.

Saat ditanya apakah selain lima anggota PPK TBU itu, pihaknya mendapat informasi akan menerima laporan lainnya. Wahyu menuturkan sejauh ini belum ada informasi lainnya.

Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah saat dikonfirmasi terkait ini juga menegaskan belum menerima berkas laporan lima anggota PPK TBU.

"Belum ada berkasnya di bawaslu. Coba tanya ke panwaslu Bandarlampung," katanya.

Sementara Ketua Panwaslu Bandarlampung Adek Asyari membenarkan jika pihaknya belum menyerahkan berkas dugaan pelanggaran kode etik lima anggota PPK TBU.

"Secepatnya kita serahkan ke DKPP perwakilan Lampung. Karena berdasarkan konsultasi masih ada yang perlu ditambahkan lagi. Kita juga menambahkan rekomendasi agar KPU memberikan pembinaan kepada lima anggota PPK TBU itu. Karena kita nggak mau pengalaman seperti masalah Ferry terulang kembali," pungkasnya. (ben)

Berita Populer

Badri Tamam Nilai KPRI Handayani Koperasi Sehat

Bandarlampung - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung, Badri Tamam, menilai Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Handayani Dinas Pendidikan Bandar Lampung merupakan koperasi sehat, karena asetnya mencapai lebih sepuluh miliar.

"Semoga kedepan koperasi Handayani dapat lebih baik lagi," kata Badri Tamam dalam rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2018 KPRI Handayani Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, di Aula Dinas Pendidikan setempat, sabtu (9/3).

Menurut Badri Tamam, KPRI Handayani sangat bermanfaat para anggotanya. Salah satunya memberangkatkan umroh enam orang, membantu anggota dan masyarakat misalnya dalam rangka pengadaan sembako, termasuk juga simpan-pinjam.

Ketua KPRI Handayani Tatang Setiadi menjelaskan, RAT rutin tiap tahun ini merupakan salah satu amanah dari Undang-Undang Koperasi No.25 Tahun 1992. Koperasi harus setiap tahun melaporkan kegiatan tahunannya melalui RAT.

"Jadi kekuasaan tertinggi koperasi adalah RAT. Dalam rapat ini juga mengund…

Antoni Imam Ajak Mahasiswa Ikut Siapkan Peraturan Daerah

Bandarlampung - Di depan ratusan mahasiswa peserta seminar nasional legislatif 2019 di Politeknik Kesehatan Tanjung Karang, selasa (3/12), Anggota Komisi V DPRD Lampung, Antoni Imam mengajak agar disamping menuntaskan perkuliahan secara baik dengan nilai akademik yang baik, juga tak lupa jangan abai dengan kondisi sosial disekitar mereka.

“Sebagai _director of change_ atau pengendali perubahan, adik-adik mahasiswa punya tanggung jawab moral ikut memperbaiki kondisi sosial di sekitar. Jangan mengabaikan tugas mulia itu,” harap sekretaris fraksi PKS DPRD Lampung ini.

Mahasiswa sebagai suatu strata sosial yang dipercaya masyarakat harus ikut memberi pencerahan kepada mereka.

“Hari ini publik menaruh harapan besar kepada adik-adik mahasiswa. Salah satu tugas yang penting dilakukan adalah sebagai penyeimbang kebijakan baik di tingkat lokal/ daerah maupun nasional,” ungkap Antoni Imam.

Sebagai penyeimbang kebijakan, maka mahasiswa perlu menterjemahkannya secara sistemik.

“Jika ada peratura…

Danpomal Lampung Minta Prajurit Profesional

BANDARLAMPUNG- Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Lampung, Mayor Laut (PM) Prasetyo Bekti meminta prajurit bertugas independen dan profesional.

Permintaan Prasetyo Bekti itu dalam rangkaian hari ulang tahun (HUT) Ke-73 Pomal Lampung di Gedung C, PKOR Wayhalim, Bandarlampung, minggu (24/2) pagi.

Soal HUT Pomal, Prasetyo Bekti menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara dari perayaan HUT Pomal ke-73.

"Acara diawali olah raga bersama, yaitu senam bersama, setelah itu jalan sehat, kemudian dirangkai dengan kegiatan donor darah, sebagai wujud membantu rekan-rekan kita yang mungkin membutuhkan, dan terakhir ialah pengundian kupon jalan sehat," jelasnya.

Prasetyo memaparkan, untuk hadiah jalan sehat sendiri sebanyak 156 item, dengan hadiah utama 10 sepeda.

"Pomal kian bisa bertugas dengan sebaik-baiknya. Khususnya di Lampung, Lanal di Lampung mengelola ribuan prajurit, ada Brigade-4 Marinir, ada 2 Batalyon, ada Prokimal, dan lanal itu sendiri," kata…