Soal Dugaan Korupsi Alkes, DPP PETIR Lampung Minta Reihana Ditetapkan Sebagai Tersangka

BANDARLAMPUNG (CL) – Ratusan massa Dewan Pimpinan Pusat Pasukan Elit Inti Rakyat Lampung (DPP Petir Lampung) menggelar aksi demo di depan Kejaksaan Tinggi Lampung dan Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Kamis (7/1).

Dalam orasinya, Biro Hukum DPP PETIR Lampung, Ansori meminta agar Reihana dicopot dari jabatannya sebagai kepala dinas kesehatan Lampung. Selain itu, DPP PETIR juga meminta agar Reihana turut bertanggungjawab atas dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) tahun 2012 senilai Rp15,5 miliar.

“Nama Reihana beberapa kali disebut di dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum. Ini karena sebagai kepala dinas kesehatan Lampung, Reihana pernah menandatangani surat keputusan nomor 800/2627/III.03.3/VI/2012 tertanggal 21 Juni 2012, tentang penetapan alokasi peralatan kesehatan, puskesmas keliling dan rumah sakit keliling bagi provinsi dan kabupaten/kota tahun anggaran 2012,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Ansori, pihaknya mendorong agar Reihana ditetapkan sebagai tersangka dan turut bertanggungjawab atas dugaan korupsi alkes tersebut.

“Kita juga minta Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mencopot Reihana dari jabatannya sebagai kepala dinas kesehatan Lampung. Kita juga mendesak ketua pengadilan tipikor melalui majelis hakim tipikor Tanjung Karang untuk memerintahkan polisi/jaksa untuk melakukan penyidikan terhadap Reihana,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana, sampai berita ini diturunkan tidak dapat dikonfirmasi. Ketika dihubungi, telepon selulernya dalam keadaan tidak aktif. Pesan singkat cakrawalalampung.com pun tidak mendapat jawaban. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed