Langsung ke konten utama

​Genap Dua Tahun Setelah Dilantik, Apa Saja yang Sudah Dilakukan Fraksi - Fraksi DPRD Lampung ? Part I, Fraksi PKS

setialampung.com - Tidak terasa, Kamis (1/4), genap dua tahun usia anggota DPRD Lampung setelah dilantik pada 1 September 2014. Apa saja yang sudah dilakukan para wakil rakyat tersebut selama dua tahun ini. Berikut penuturan Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung Ade Utami Ibnu ketika ditemui di ruang fraksi PKS setempat, Rabu (31/8).

Ade mengungkapkan, delapan anggota fraksi PKS yaitu dirinya selaku ketua fraksi, wakil ketua Mardani Umar, Sekretaris Fraksi Akhmadi Sumaryanto, Ahmad Mufti Salim, Murdiansyah Mulkan, Hantoni Hasan, Johan Sulaiman dan Antoni Imam sudah bekerja secara positif.

"Selama dua tahun ini, semua anggota fraksi sudah dievaluasi. Dari hasil evaluasi, untuk aktifitas sidang paripurna,100 persen anggota fraksi hadir semua," ujarnya.

Selain itu, kata Ade, semua anggota fraksi sudah berkontribusi dengan baik di masing masing alat kelengkapan dan badan yang ada di DPRD Lampung.

"Semua anggota aktif mengawal semua kebijakan dan keputusan yang diambil di DPRD. Seperti di komisi I salah satu contohnya terkait pengawalan terhadap program rembuk desa," ungkapnya.

Untuk di bidang ekonomi, lanjutnya, anggota dewan asal PKS yang ada di komisi II turut serta mengusulkan raperda bidang kewirausahaan. Pengawalan program pemberdayaan masyarakat di dinas yang menjadi mitra komisi II juga terus dilakukan.

"Di komisi III terkait pendapatan daerah memang belum tercapai. Namun anggota komisi III asal PKS terus melakukan pengawasan untuk mendorong tercapainya target PAD," imbuhnya.

Kemudian, lanjut Ade, di komisi IV terkait infrastruktur yang selalu jadi keluhan karena belum bisa memenuhi harapan masyarakat. Ini diantaranya karena aggarannya yang terbatas.

"Tapi kami terus melakukan pengawasan dan mendorong percepatan perbaikan infrastruktur. Kami selalu mencari terobosan untuk melakukan perbaikan," tandasnya.

Lalu di komisi V memperhatikan dan melindungi kondisi anak anak dari pengaruh narkoba dan kekerasan terhadap anak.

"Dari 8 anggota dari PKS sudah positif. Meski masih banyak hal lagi yang belum kami lakukan. Semoga kedepan bisa lebih baik dan produktif lagi ," pungkasnya. (ben)

Berita Populer

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

2020, Dishub Bandarlampung Dapat Dana Alokasi Khusus Sebesar Rp2,2 Miliar dan Dana Pendamping Rp400 Jutaan

Bandarlampung - Dinas Perhubungan Bandarlampung di tahun 2020 mendapat bantuan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp2,2 miliar dan dana pendamping lebih dari Rp400 juta.

"Dana alokasi khusus sebesar Rp2,2 miliar itu dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dana pendampingnya sebesar Rp400 jutaan," kata Kepala Dinas Perhubungan Bandarlampung, Ahmad Husna, usai hearing dengan komisi III DPRD Bandarlampung, selasa (12/11).

Husna menjelaskan, dana Rp2,2 miliar tersebut untuk alat uji kendaraan bermotor, seperti timbangan, rem, lampu dan emisi gas buang.

"Kemungkinan besar bantuannya dalam bentuk barang. Dana pendamping sebesar Rp400 jutaan diantaranya diperuntukkan bongkar pasang alat dan untuk biaya menyekolahkan (pendidikan) operator," ungkapnya. (ben)