​Soal Pembatalan Rekayasa Lalu Lintas, Pemkot Bandarlampung Diberi Waktu Sampai 22 Agustus



setialampung.com - Pemerintah provinsi Lampung memberi waktu kepada pemerintah kota Bandarlampung hingga Senin (22/8) untuk membatalkan rekayasa lalu - lintas dan mengembalikan seperti semula rute kendaraan yang melintas dari Jalan RA. Kartini menuju Jalan Raden Intan dan membongkar taman yang ada.
Selain itu, akses jalan menuju RSUD Abdul Moeloek dari arah Jalan Teuku Umar. Ketiga, memfungsikan kembali sistem ATCS yang merupakan yang merupakan aset dari kementerian perhubungan di simpang RSUD Abdul Moeloek dan simpang Tugu Juang demi terciptanya optimalisasi kinerja jaringan jalan.

Ini disampaikan Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono di dalam rapat koordinasi (Rakor) terkait pelaksanaan keputusan direktorat jenderal perhubungan tentang rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh Pemkot Bandarlampung, di ruang rapat asisten bidang pemerintahan kantor gubernur Lampung, Jumat (19/8). 

Rakor membahas surat keputusan direktorat jenderal perhubungan kementerian perhubungan RI nomor :  Aj.401/2/10/DRJD/2016 tanggal 16 Agustus 2016 perihal kegiatan manajemen rekayasa lalu lintas di ruas jalan dan simpang RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung ini dihadiri dirlantas polda Lampung beserta jajarannya, asisten bidang ekonomi pembangunan,  Kasat P2JN wilayah Lampung,  Kasat LLJSDP, Kasat PJN I Lampung, akademisi dan ahli transportasi Universitas Lampung dan ITERA, MTI Lampung, dan kepala dinas/instansi terkait di lingkungan pemprov Lampung.

"Artinya, pemkot harus membatalkan rekayasa lalu lintasnya dan mengembalikan seperti semula. Kalau nggak mau, tim provinsi yang akan membongkarnya. Karena pemkot nggak hadir di rakor, kami akan kirim surat kepada pemkot untuk melaksanakan keputusan dirjen ini," kata Sutono. (rilis)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed