Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

​Ini Tanggapan Para Petinggi DPD I Partai Golkar Lampung Soal Beredarnya SK Plt Ketua DPD I Partai Golkar Lampung

setialampung.com - Jajaran petinggi DPD I Partai Golkar (PG) Lampung angkat bicara terkait beredarnya surat keputusan (SK) DPP Partai Golkar (PG) nomor: KEP.49/DPP/GOLKAR/2016 tentang pemberhentian dan penunjukan pelaksana tugas (Plt) ketua DPD I Partai Golkar Lampung.

Di dalam SK tertangal 8 September 2016 yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto dan Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham ini ditunjuk Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus sebagai Plt ketua DPD I PG Lampung menggantikan Alzier Dianis Thabranie.

Menurut Wakil Ketua DPD I PG Lampung Riza Mirhadi, sampai saat ini DPD I dan 15 DPD II kabupaten/kota tetap solid mendukung Alzier Dianis Thabranie sebagai ketua DPD I PG Lampung.

"Sampai sekarang saya belum dengar ada plt ketua DPD I PG Lampung. Yang pasti kami tetap solid mendukung dan mengakui kepemimpinan Alzier Dianis Thabranie," ujarnya kepada wartawan.

Hal serupa disampaikan Ketua Harian DPD I Golkar Lampung I Made Bagiasa bahwa dirinya belum mengetahui kebenaran beredarnya SK plt tersebut.

"Saya nggak tau. Nggak ada pemberhentian Alzier sebagai ketua DPD I PG Lampung. Karena sampai saat ini belum terima SK atau kabar apapun dari DPP. Itu cuma isu," katanya.

Sedangkan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Lampung Tony Eka Candra menuturkan, sebagai partai besar. Apapun keputusan dan kebijakan yang diambil PG harus melalui mekanisme, AD/ART dan peraturan organisasi.

"Sampai hari ini kami belum terima SK apapun dari DPP. Jika benar ada, kita pelajari dulu apakah sudah sesuai mekanisme, prosedur dan AD/ART atau tidak," imbuhnya. (ben)

Berita Populer

Badri Tamam Nilai KPRI Handayani Koperasi Sehat

Bandarlampung - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung, Badri Tamam, menilai Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Handayani Dinas Pendidikan Bandar Lampung merupakan koperasi sehat, karena asetnya mencapai lebih sepuluh miliar.

"Semoga kedepan koperasi Handayani dapat lebih baik lagi," kata Badri Tamam dalam rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2018 KPRI Handayani Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, di Aula Dinas Pendidikan setempat, sabtu (9/3).

Menurut Badri Tamam, KPRI Handayani sangat bermanfaat para anggotanya. Salah satunya memberangkatkan umroh enam orang, membantu anggota dan masyarakat misalnya dalam rangka pengadaan sembako, termasuk juga simpan-pinjam.

Ketua KPRI Handayani Tatang Setiadi menjelaskan, RAT rutin tiap tahun ini merupakan salah satu amanah dari Undang-Undang Koperasi No.25 Tahun 1992. Koperasi harus setiap tahun melaporkan kegiatan tahunannya melalui RAT.

"Jadi kekuasaan tertinggi koperasi adalah RAT. Dalam rapat ini juga mengund…

Antoni Imam Ajak Mahasiswa Ikut Siapkan Peraturan Daerah

Bandarlampung - Di depan ratusan mahasiswa peserta seminar nasional legislatif 2019 di Politeknik Kesehatan Tanjung Karang, selasa (3/12), Anggota Komisi V DPRD Lampung, Antoni Imam mengajak agar disamping menuntaskan perkuliahan secara baik dengan nilai akademik yang baik, juga tak lupa jangan abai dengan kondisi sosial disekitar mereka.

“Sebagai _director of change_ atau pengendali perubahan, adik-adik mahasiswa punya tanggung jawab moral ikut memperbaiki kondisi sosial di sekitar. Jangan mengabaikan tugas mulia itu,” harap sekretaris fraksi PKS DPRD Lampung ini.

Mahasiswa sebagai suatu strata sosial yang dipercaya masyarakat harus ikut memberi pencerahan kepada mereka.

“Hari ini publik menaruh harapan besar kepada adik-adik mahasiswa. Salah satu tugas yang penting dilakukan adalah sebagai penyeimbang kebijakan baik di tingkat lokal/ daerah maupun nasional,” ungkap Antoni Imam.

Sebagai penyeimbang kebijakan, maka mahasiswa perlu menterjemahkannya secara sistemik.

“Jika ada peratura…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…