​Klarifikasi Dugaan Pungli 'Bertopeng Infak', Ombudsman Lampung Panggil Dinas Pendidikan Bandarlampung

setialampung.com - Ombudsman perwakilan Lampung menjadwalkan pemanggilan terhadap dinas pendidikan (disdik) Bandarlampung, Kamis (6/10). Pemanggilan ini terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan disdik terhadap para guru.

Rencana pemanggilan ini disampaikan Kepala Kantor Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf kepada setialampung.com, Rabu (28/9).

"Ada salah satu guru pada awal September ini lapor ke ombudsman. Guru tersebut melaporkan telah terjadi pemotongan gaji setiap bulan dengan alasan sebagai uang infak. Nilai potongannya Rp15 ribu, alasannya untuk infak. Ini baru mau kita dalami. Makanya ada pemanggilan ini. Kami mau tahu apa landasan pemotongan gaji tersebut," ujarnya.

Jika terbukti melakukan pungli, mantan anggota panwaslu Bandarlampung ini menegaskan, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi.

"Kalau ombudsman itu keluarnya saran atau rekomendasi. Kalau kaitannya pidana, rekomnya ke polisi. Kalau administrasi ya ke atasannya langsung. Yang pasti ini masih dugaan pungli dan masih kami dalami dengan melakukan pemanggilan pihak - pihak terkait," ungkapnya.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Bandarlampung Handrie Kurniawan menuturkan, komisi IV akan minta penjelasan langsung kepada disdik Bandarlampung.

"Yang namanya infak itu sukarela. Tidak ditentukan nilainya. Secepatnya kami akan panggil disdik untuk menjelaskan hal ini di dalam hearing," imbuhnya.

Terkait hal ini, konfirmasi setialampung.com melalui pesan singkat kepada kepala dinas pendidikan Bandarlampung Suhendar Zuber tidak kunjung mendapat balasan atau tanggapan. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed