​Hari Ketiga, Komisi Pemberantasan Korupsi Terus Periksa Anggota DPRD Tanggamus Terkait Dugaan Suap Bupati Tanggamus

setialampung.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara marathon melakukan pemeriksaan terhadap anggota DPRD Tanggamus terkait dugaan suap pengesahan APBD Tanggamus tahun anggaran 2016.

Berdasarkan pantauan setialampung.com di SPN Polda Lampung, Minggu (30/10), hari ketiga pemeriksaan masih berlangsung. Tampak anggota DPRD Tanggamus diantaranya mantan sekwan Munir Sahri, Herwansyah, Yoyok Sulistyo, Buti Kuryani, Riswanda Zunaidi, Suratman (sekwan DPRD Tanggamus) keluar masuk aula Subarkah, SPN Polda Lampung. 

Tampak pula kendaraan jenis Toyota Kijang Inova, Fortuner dan Avanza yang hilir mudik di seputaran SPN yang diduga digunakan anggota dewan selama menjalani pemeriksaan KPK di SPN.



Buti Kuryani ketika ditemui di SPN usai pemeriksaan enggan memberikan keterangan kepada awak media. 


Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD Tanggamus diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Komisi (KPK) di SPN Polda Lampung, Jumat (28/10). Anggota dewan ini diperiksa sebagai saksi atas tersangka dugaan gratifikasi Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan terkait pengesahan APBD 2016.

Muhtar, salah satu anggota Komisi I DPRD Tanggamus mengatakan, kapasitas dirinya diperiksa KPK sebagai saksi. Pemeriksaan tindaklanjut pemeriksaan sebelumnya.

"Saya diperiksa dari pukul 14.00 WIB. Diperiksa seputar kronologis. Pemeriksaan dilakukan sampai Senin (31/10)," ujarnya kepada wartawan, seraya meninggalkan SPN Polda Lampung dengan mengendarai sedan Honda Civic BE 1170 NC sekitar pukul 18.00 WIB, Jumat (28/10).

Berdasarkan pantauan di lapangan, pemeriksaan dilakukan Aula Subarkah, SPN Polda Lampung. Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Tampak sejumlah anggota dewan keluar masuk aula Subarkah. Seperti Tedi Kurniawan, Ahmad Parid, Pahlawan Usman (ketua komisi I), Tahzani AS, Muhtar, Sri Wulandari dan Basuki. Sejumlah anggota dewan tersebut diantarany menggunakan kendaraan jenis Toyota Avanza dan Sedan Honda Civic warna hitam.

Sementara anggota penyidik KPK ketika ditemui dilokasi enggan memberikan keterangan dan menyarankan untuk menghubungi bagian humas KPK. (ben) 
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog