14 Oktober 2016

Mantan Sopir Djoko Prihartanto Berikan Pengakuan Tertulis ke Kuasa Hukum Farizal

setialampung.com – Kuasa hukum terlapor dugaan setoran proyek Rp14 miliar Farizal Badri Zaini, Benny N.A Puspanegara mengatakan, pihaknya akan memberikan bukti baru ke penyidik Polda Lampung terkait dugaan rekayasa atau paksaan pemberian kesaksian palsu tentang penyerahan uang dari Djoko Prihartanto ke Farizal di area Pemprov Lampung. Bukti yang akan disampaikan yaitu pengakuan tertulis mantan sopir Djoko Prihartanto, Bayu Apriyadi.

“Jadi, Bayu ini beberapa kali berusaha untuk bertemu dengan Farizal. Tapi sebelumnya saya tanya dulu apa tujuannya mau bertemu dengan Farizal,” katanya di Polda Lampung, Jumat (14/10).

Benny mengutarakan, setelah bertemu dengan Farizal, Kamis (13/10) malam, Bayu mengungkapkan bahwa dirinya dipaksa Djoko untuk memberikan kesaksian palsu bahwa dirinya telah melihat penyerahan uang dari Djoko ke Farizal di area pemprov Lampung.

“Bayu ini mengaku diintimidasi oleh Djoko. Karena ketakutan, Bayu menghubungi dan minta perlindungan kepada kami. Setelah bertemu dan memberikan penjelasan ke kami, Bayu bersedia memberikan pernyataan dan pengakuannya secara tertulis. Pengakuan tertulis Bayu ini belum diterima penyidik karena kami diminta membuat surat resmi ke direktur kriminal umum Polda Lampung. Secepatnya kita serahkan ke Dirkrimum,” ujarnya seraya menunjukkan pengakuan tertulis Bayu.

Sementara salah satu kuasa hukum Djoko Prihartanto, Erick Subarkah mempertanyakan dan menilai pernyataan Bayu telah mengada – ada.

“Sudah lama kami kehilangan kontak dengan Bayu. Tapi kenapa sekarang tiba – tiba Bayu muncul dan membuat pengakuan tersebut. Padahal Bayu melihat langsung Djoko menyerahkan uang ke Farizal di area Pemprov Lampung. Jadi ada yang aneh,” katanya melalui ponselnya, Kamis (14/10). (ben)

Label: , , ,