Soal Kasus Setoran Proyek Rp14 Miliar, Besok, Mantan Sopir Djoko Prihartanto Beri Kesaksian ke Polda

setialampung.com – Mantan sopir Djoko Prihartanto, Bayu Apriyadi, Rabu (19/10) menurut rencana akan memberikan kesaksian terkait kasus dugaan setoran proyek senilai Rp14 miliar atas tersangka mantan kepala biro perekonomian pemprov Lampung Farizal Badri Zaini di Polda Lampung. Bayu dihadirkan sebagai saksi oleh kuasa hukum Farizal, Benny N.A Puspa Negara.

Benny mengatakan, sebelum menghadirkan Bayu, pihaknya, hari ini, Selasa (18/10) telah menyerahkan pengakuan atau kesaksian tertulis Bayu ke penyidik Polda Lampung.

“Tadi (hari ini) kami sudah menyerahkan pernyataan tertulis Bayu ke penyidik. Besok kami hadirkan langsung Bayu untuk memberikan saksi di hadapan penyidik. Kedatangan Bayu besok juga akan meminta perlindungan kepada polisi karena menjadi saksi atas kasus ini," katanya, Selasa (18/10).

Benny menjelaskan, pihaknya menghadirkan Bayu sebagai saksi ke Polda Lampung ini untuk mematahkan tuduhan yang disangkakan kepada Farizal.

Ketika ditanya terkait aliran dana sekitar Rp1 miliar ke rekening Nevorita dan Farizal, Benny menegaskan, uang tersebut merupakan pembayaran hutang Djoko kepada Farizal beserta istri.

"Djoko punya hutang Rp200 juta pada 2014 lalu dan ini ada saksinya. Yang Rp800 juta ke rekening Nevorita itu juga pembayaran hutang Djoko yang pinjam uang ke Farizal sekitar Februari lalu. Dan uang itu sepenuhnya bukan punya Nevorita. Karena separuhnya Nevorita pinjam dari menantu dan kerabatnya. Djoko juga pernah memberikan mobil Honda CRV sebagai jaminan hutangnya. Ini semua ada saksinya," ungkapnya.

Sementara Kuasa Hukum Djoko Prihartanto, Yoesron Effendi membantah kliennya dikatakan memiliki hutang kepada Farizal. Menurut dia, hutang senilai ratusan juta semestinya ada perjanjian dan jaminannya.

"Itu bukan pembayaran hutang, tapi setoran proyek. Masak hutang ratusan juta nggak ada perjanjian dan jaminannya. Sedangkan mobil Honda CRV yang disebut Farizal sebagai jaminan itu nilainya nggak sampai Rp1 miliar," katanya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed