​Soal Oknum Pegawai Bawaslu Lampung Diduga Terindikasi Pengguna Narkoba, Dedi Hermawan: Ini Sudah Menjatuhkan Wibawa dan Integritas Bawaslu

setialampung.com - Terjaringnya salah satu oknum pegawai Bawaslu Lampung yang diduga dan terindikasi penguna narkoba di dalam operasi gabungan yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Direktorat Narkoba Polda Lampung, Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL), Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD) dan Intel Korem, Kamis (13/10) dinihari, dinilai telah menjatuhkan wibawa dan integritas Bawaslu.

Hal ini disampaikan pengamat politik sekaligus pengamat kebijakan publik, Dedi Hermawan kepada setialampung.com, Kamis (13/10).

Selain itu, kata Dedi, dengan adanya kasus ini, patut dipertanyakan proses yang dilaksanakan bawaslu Lampung dalam seleksi atau rekrutmen pegawai.

"Ini jadi pelajaran dan peringatan bagi Bawaslu Lampung. Seharusnya sebagai lembaga pengawas harus bebas dari penggunaan narkoba. Calon kepala daerahnya aja diwajibkan bebas dari narkoba, tapi kok di internal lembaga pengawasnya sendiri ada oknum pegawai yang diduga pengguna narkoba," ujarnya.

Menurutnya, kedepan Bawaslu Lampung harus lebih transparan dalam melaksanakan proses seleksi atau rekrutmen tenaga honorernya. Bawaslu juga diminta lebih memperhatikan kompetensi dan track record saat melakukan proses rekrutmen pegawai honorer.

"Bawaslu juga harus lebih meningkatkan pengawasan internal terkait norma, kode etik dan pergaulan pegawainya. Para pimpinan Bawaslu Lampung juga harus lebih proaktif agar sistem di internal terbangun dengan baik. Dengan adanya indikasi ini, sebaiknya dilakukan tes urine di internal Bawaslu agar ada efek jeranya," ungkapnya.

Dedi menambahkan, tes urine di internal Bawaslu sangat diperlukan. Terlebih lagi saat ini semua institusi dan lapisan masyarakat sangat rentan terhadap peredaran dan penggunaan narkoba.

"Sekarang ini tidak ada institusi yang steril dari narkoba. Salah satu pencegahannya yaitu dengan melakukan penguatan dibidang keagamaan. Dan bagi oknum pegawai yang diduga terindikasi narkoba sebaiknya di off kan," pungkasnya.

Sebelumnya Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah ketika dikonfirmasi setialampung.com mengaku sudah mendengar kabar adanya salah satu pegawai Bawaslu Lampung yang terkena razia gabungan BNNP dan diduga terindikasi menggunakan narkoba tersebut.

“Ya, ada yang ngasih kabar ke saya. Saya prihatin dan tidak menyangka, saya syok mendengarnya. Kedepan Bawaslu akan melakukan tes urine di internal bawaslu. Kita akan melakukan perbaikan agar terkontrol semua. Kami masih menunggu kabar selanjutnya dari BNN,” ujarnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog