Langsung ke konten utama

​Hasanusi Targetkan PPP Lampung Masuk Tiga Besar di Pemilu Legislatif 2019

setialampung.com - Pemilu legislatif 2019 mendatang, DPW PPP Lampung menargetkan masuk tiga besar diperolehan suara. Untuk mencapai tiga besar tersebut, semua kader sampai ke ranting diminta untuk lebih intensif lagi turun ke masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua DPW PPP Lampung Hasanusi di kantor DPW PPP Lampung, Selasa (1/11).

Hasanusi mengatakan, dengan lebih intensif turun ke masyarakat, diharapkan semua kader PPP se-Lampung bisa menyerap dan mengakomodir semua aspirasi rakyat Lampung.



"Semua harus dipersiapkan dari sekarang. Sehingga apa yang menjadi keluhan masyarakat di bawah selama ini bisa diakomodir dan diselesaikan dengan baik oleh PPP demi kesejahteraan masyarakat Lampung," ujarnya kepada setialampung.com.

Disamping itu, katanya, dengan sering turun ke masyarakat, kader PPP menjadi lebih dekat dan dikenal masyarakat sampai ke tingkat pelosok desa di Lampung.

"Ini juga bertujuan agar lebih dekat lagi dengan konstituennya. Jadi jangan sampai ada image di masyarakat bahwa kader turun ke masyarakat karena ada kepentingannya aja," katanya.

Salah satu langkah untuk mencapai target tiga besar itu, jelasnya, pihaknya sudah merampungkan pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) di 10 kabupaten/kota.

"Kami sudah menggelar muscab di Bandarlampung, Lampung Selatan, Pringsewu, Tanggamus, Lampung Tengah, Lampung Utara, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Pesisir Barat dan Way Kanan," ungkapnya. 

Ditambahkannya, pelaksanaan muscab se-Lampung ini merupakan salah satu agenda dan tindaklanjut partai setelah pelaksanaan mukhtamar di Pondok Gede dan musyawarah wilayah DPW PPP Lampung.

Setelah muscab se-Lampung, lanjutnya, agenda DPW PPP Lampung berikutnya yaitu membentuk kepengurusan PAC dan ranting se-lampung.

"Ini salah bentuk konsolidasi, sosialiasi partai untuk mempererat tali silaturahmi. April 2017 kami targetkan semua kepengurusan partai sudah terbentuk sampai ke tingkat ranting se-Lampung. Ini juga dalam rangka jelang verifikasi partai sekaligus persiapan menjelang menghadapi pilgub Lampung dan pileg 2019," pungkasnya. (ben)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU, Handi: KPU Lampung Harus Segera Ambil Keputusan

Bandarlampung - Mencuatnya dugaan kasus jual beli kursi komisioner KPU yang diduga melibatkan oknum komisioner KPU, mendapat perhatian mantan komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih.

Melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11), Handi Mulyaningsih mengatakan, penting bagi KPU Lampung segera ambil sikap tegas atas pemberitaan kasus jual beli kursi. Karena integritas KPU Provinsi Lampung secara kelembagaan dan personal harus dijaga.

Baca juga: Senin KPU Lampung Rapat Pleno, Sala Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU.

"Oleh karena itu, perlu dijelaskan kepada publik mekanisme yang normatif dan prosedural bila ada kasus dan indikasinya. Publik berhak tahu yang terjadi walau masih indikasi," ujarnya.

Selain itu, dosen universitas Lampung ini mengimbau KPU Lampung harus segera ambil keputusan dalam ranah kewenangan yang dimilikinya, dan mensupport lembaga yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil keputusan.

"Ini sangat penting…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …