​Nggak Perlu Izin Mendagri Tuk Periksa Tersangka Berstatus Anggota DPRD, Begini Tanggapan Azwar Yakub

setialampung.com - Anggota DPRD Lampung yang juga tersangka kasus dugaan pengeroyokan terhadap Fasni Bima, Azwar Yakub siap memenuhi panggilan Polda Lampung untuk menjalani pemeriksaan. Ini buntut terbitnya surat Dirjen Otda Kemendagri nomor 331/9914/OTDA tertanggal 14 Desember 2016 yang ditujukan kepada Kapolri.

Di dalam surat yang ditandatangani Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Sumarsono itu dikatakan, pemanggilan dan permintaan keterangan untuk penyidikan terhadap anggota DPRD tidak perlu mendapatkan persetujuan tertulis mendagri untuk anggota DPRD provinsi, dan persetujuan tertulis gubernur untuk anggota DPRD kabupaten/kota.

Surat Dirjen Otda ini jawaban surat kapolri nomor R/2147/XI/2016 tertanggal 25 November 2016 perihal permohonan persetujuan tertulis mendagri untuk melakukan tindakan kepolisian terhadap anggota DPRD Lampung.

"Ya, kalau di panggil pasti datang. Tidak masalah. Insya allah semuanya bisa selesai dengan baik," kata Azwar Yakub kepada setialampung.com, Sabtu (17/12).

Saat ditanya apakah dirinya didampingi kuasa hukum untuk menghadapi masalah ini, Azwar Yakub menuturkan didampingi kuasa hukumnya Abi Hasan Muan.

"Enggak pake pengacara juga enggak apa - apa. Saya rasa tidak perlu pake pengacara. Saya bisa ngejawabnya semua. Harapan saya kedua belah pihak bisa dipanggil bersamaan supaya jelas persoalannya. Mana yang benar dan mana yang tidak benar. Apa lagi persoalan ini bukan persoalan korupsi atau narkoba. Insya allah semuanya bisa diselesaikan dengan baik," ungkapnya.

Sementara tersangka lainnya Miswan Rodi dan Joni Corne sampai berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog