Langsung ke konten utama

​Reuni Akbar SMP Dharmapala Berlangsung Meriah

setialampung.com - Reuni Akbar SMP Dharmapala, Kampung Barunajaya, Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Bandarlampung, Angkatan 1985 - 1994 yang akan dilaksanakan , Rabu, (21/12) berlangsung meriah.

Ketua panitia reuni akbar SMP Dharmapala, Suradi dalam sambutanya menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua alumni yang sudah hadir dan mendukung terselenggaranya acara reuni ini.



"Atas nama panitia kami mengucapkan terimakasih atas kehadiranya. Bahkan bukan hanya kehadiran tetapi segala bentuk sumbangan dan bantuanya. Baik suportnya bahkan bantuan materi," ujarnya .

Pada kesempatan tersebut Suradi juga menyampaikan laporan keuangan atas kegiatan reuni tersebut .

Kepala Sekolah SMP D Drs . Oman M Yaman dalam sambutanya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dan berharap semua mantan alumni SMP Dharmapala dapat menjadi orang-orang yang sukses .

"Kami para dewan guru atas nama sekolah mendoakan agar semua alumni SMP Dharmapala dapat menjadi orang-orang yang sukses. Kami juga berharap agar semua alumni yang sekiranya ingin berbuat untuk kemajuan sekolah kita ini, maka pintu sekolah terbuka selebar-lebarnya atas segala bentuk kepedulianya dan semoga untuk kegiatan positif seperti ini dapat terselenggara lebih besar lagi," ujarnya .



Untuk diketahui, kurang lebih 500 an mantan Alumni SMP DHARMAPALA menghadiri acara reuni mulai dari angkatan 1985-1994. Kemeriahan acara selaian berbagai hiburan dan doorprize juga ada kegiatan sosial berupa pemberian bantuan dana bagi siswa SMP DHARMAPALA yang kurang mampu.



Selain itu suasana keakraban sangat terlihat saat bertemu antar sesama angkatan. terlebih kehadiran mantan Alumni ada yang hadir dati luar Provinsi Lampung, baik pula jawa dan Sumatera dan hadir juga para Guru Alumni yang saat ini sudah pengsiun. (*).

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU, Handi: KPU Lampung Harus Segera Ambil Keputusan

Bandarlampung - Mencuatnya dugaan kasus jual beli kursi komisioner KPU yang diduga melibatkan oknum komisioner KPU, mendapat perhatian mantan komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih.

Melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11), Handi Mulyaningsih mengatakan, penting bagi KPU Lampung segera ambil sikap tegas atas pemberitaan kasus jual beli kursi. Karena integritas KPU Provinsi Lampung secara kelembagaan dan personal harus dijaga.

Baca juga: Senin KPU Lampung Rapat Pleno, Sala Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU.

"Oleh karena itu, perlu dijelaskan kepada publik mekanisme yang normatif dan prosedural bila ada kasus dan indikasinya. Publik berhak tahu yang terjadi walau masih indikasi," ujarnya.

Selain itu, dosen universitas Lampung ini mengimbau KPU Lampung harus segera ambil keputusan dalam ranah kewenangan yang dimilikinya, dan mensupport lembaga yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil keputusan.

"Ini sangat penting…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …