​Sejak 2015, Jalan Ir. Sutami Berstatus Nasional

setialampung.com - Jalan Ir. Sutami, ruas jalan alternatif yang menghubungkan Lampung Selatan, Bandarlampung dan Lampung Timur resmi berstatus jalan nasional. Jalan Ir. Sutami yang merupakan ruas jalan terpanjang di Lampung ini juga merupakan jalur alternatif lintas timur Sumatera.

Meskipun fungsi jalan ini begitu penting, namun kondisinya selalu rusak. Terlebih lagi pada musim hujan. Tiap tahun, Jalan Ir Sutami tak kunjung diperbaiki. Penyebabnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung masih menunggu jawaban dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpu Pera) atas surat usulan peningkatan status jalan provinsi menjadi jalan nasional.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas Bina Marga Lampung Toni Ferdinand, menegaskan, Jalan Ir Sutami yang membentang dari Lampung Selatan, Bandarlampung dan Lampung Timur, statusnya adalah jalan nasional sejak tahun 2015 lalu.

Kendati berstatus jalan nasional, ujarnya, pemprov Lampung bukan berarti tutup mata atas persoalan infrastruktur jalan yang masih belum diperbaiki. Pasalnya, ini sebagai bentuk strategi untuk percepatan, perbaikan, dan pembangunan infrastruktur jalan yang memang selama ini menjadi pekerjaan berat bagi pemerintah Provinsi Lampung.

"Surat keputusan peningkatan jalan provinsi menjadi jalan nasional telah dikeluarkan. Dengan dikeluarkanya surat tersebut, maka perbaikan dan pemeliharaan dibebankan kepada pemerintah pusat. Kalau berapa nomor suratnya saya lupa, tapi yang jelas sudah ada sejak tahun 2015 lalu," jelas Toni," Minggu (18/12).

Masih katanya, dari 20 ruas jalan yang diusulkan pada tahun 2015 lalu, pemerintah pusat baru menyepakati delapan ruas jalan yang ditingkatkan statusnya. Kedelapan ruas jalan yang meningkat statusnya tersebut di antaranya, Jalan Ir Sutami-Way Galih, Way Galih-Bergen, Bergen-Pugung simpang Sribhawono. Kemudian simpang Gedungaji Baru-Rawajitu, dan Tanjungkarang-Kurungan Nyawa.

“Peningkatan status jalanya sudah disahkan kira-kira ada sekitar 130 km, kalau total usulan kami ada sekitar 20 ruas jalan. Tapi karena memang sangat sulit mau meningkatkan satu ruas saja. Tapi ini kebetulan respons dari pusat cukup baik walaupun belum semua usulan kami dikabulkan,” ungkapnya. (*)

sumber: Fajar Sumatera
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog