Langsung ke konten utama

​Tim Relawan Garuda Ridho Berbakhti Peduli Terhadap Sesama

setialampung.com - Setelah menyambangi veteran di Lampung Timur dan Lampung Tengah, Tim Relawan Garuda Ridho Berbakhti kembali melakukan bakti sosial dengan fokus utama memberi perhatian kepada veteran dan janda veteran yang berdomisili di Lampung Barat, Sabtu (17/12). Bakti sosial berupa pemberian bingkisan dan pengobatan gratis berlokasi di Pekon Simpang Sari, Kecamatan Sumber Jaya, Lampung Barat.

Selain kepada 150 veteran dan janda veteran, dalam acara bakti sosial ini dilakukan pula pelayanan pengobatan gratis kepada 150 an warga, serta khitanan masal kepada 50 anak.

Solihin, salah satu veteran yang berdomisili di Sumber Jaya mengatakan, kegiatan bakti sosial ini sangat bermanfaat, khususnya bagi veteran yang tinggal di Sumber Jaya.

"Kami yang tinggal jauh dari Bandarlampung sangat merasa diperhatikan, walaupun bapak Ridho tidak bisa hadir langsung di sini." ujarnya.

"Kami senang relawan Garuda Ridho Berbakhti memberi perhatian kepada kami veteran dan keluarga. Mudah-mudahan di tempat lain juga bisa dilaksanakan, jangan dibeda-bedakan karena tempat." Lanjut Solihin.



Ketua Tim Relawan Garuda Ridho Berbakhti, Ahmad Zain menuturkan, bakti sosial masih akan terus berlanjut ke semua kabupaten/kota yang ada di Lampung.
"Kita akan kunjungi semua kabupaten/kota, dan selalu melakukan survey terlebih dahulu mana tempat yang banyak veteran. Untuk menyampaikan amanah dari pak Ridho untuk para veteran, sebagai bentuk perhatian dan silaturrahim beliau kepada para veteran yang sudah berjuang untuk bangsa kita," ungkapnya.



"Sampai saat ini dalam rentang waktu satu bulan, kami sudah menyambangi tiga kecamatan di tiga kabupaten. Lampung Timur, Lampung Tengah, dan kali ini di Sumber Jaya Lampung Barat. Segera menyusul di daerah-daerah lain," ungkapnya lagi.

Relawan Garuda menutup acara di Lampung Barat dengan mengunjungi Pesantren Miftahul Huda Sumber Jaya. Diterima oleh pengasuh Ponpes KH. Sanusi, Relawan menyampaikan bantuan berupa uang tunai, sarung , peci, dan air mineral. (*)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …