Yustin Ficardo mohon doa agar persalinannya berjalan lancar


Foto - foto: Deka Vivi


setialampung.com – Ketua tim penggerak PKK Lampung, Aprilani Yustin Ficardo mohon doa agar persalinannya kelak bisa berjalan lancar. Selain itu, Yustin juga mohon doa agar diberikan anak yang sehat jasmani dan rohani, sholeh/sholehah, berakhlaqul karimah, selalu berbakti kepada orang tua dan berguna bagi bangsa dan negara. 

Hal ini disampaikan Yustin saat menghadiri kegiatan bakti sosial dan pemberian santunan kepada anak petugas kebersihan dan pemeriksaan IVA serta papsmear di Bank Lampung, Rabu (25/1).

Pada kesempatan tersebut Yustin Ficardo juga membacakan pantun untuk para hadirin, khususnya para ibu. Pembacaan pantun oleh Yustin Ficardo ini penuh haru dan tangis itu mendapat sambutan dari para hadirin. 

Pantun yang dilontarkan Yustin :

Tanam jagung, kopi dan lada
Tumbuh di atas gunung Rajabasa
Di tanah Lampung kita berkarya
Di Bank Lampung kita nabungnya

Sambung jarum di atas benang
Benang dijahit di kain batik
Takkan henti saya berjuang
Hingga Lampung bebas kanker servik

Jalan-jalan di kota Liwa
Pergi ke pasar membeli ikan
Mohon doa hadirin semua
Bulan depan saya melahirkan

“Melalui pantun ini, saya mengajak para ibu untuk berjuang agar Lampung bebas dari kanker serviks,” ujarnya. (*)
Share:

Ini pesan wakil gubernur Lampung Bachtiar Basri untuk Sutono



Wakil gubernur Lampung Bachtiar Basri saat melantik Sekda Provinsi Lampung Sutono. Foto: ist.


setialampung.co.id – Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, Selasa (24/1), melantik Sutono sebagai sekretaris daerah provinsi (Sekda) Lampung dan Adeham sebagai asisten bidang perekonomian dan pembangunan sekda provinsi Lampung. Pelantikan bertempat di ruang kerja wakil gubernur Lampung.  
Wakil gubernur Lampung Bachtiar Basri mengatakan, pelantikan/pengukuhan pejabat pimpinan tinggi pratama merupakan penerapan peraturan daerah organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru. Yakni turunan peraturan pemerintah no 18 tahun 2016 tentang organisasi perangkat daerah.
Di 2017 ini, kata Bachtiar, pemerintah provinsi Lampung terus melaksanakan percepatan pembangunan diberbagai sektor kehidupan. Kesuksesan pembangunan tersebut merupakan tanggung jawab seluruh ASN di Lampung, termasuk pejabat pimpinan tinggi pratama.

"Oleh karena itu, saya mengingatkan kepada sekda Lampung selaku jabatan tertinggi untuk terus berkoordinasi dengan seluruh SKPD. Sehingga berbagai agenda pembangunan dapat berjalan dengan sukses dan lancar. Begitu pula tugas pelayanan kepada masyarakat harus dapat dilaksanakan secara lebih efisien, efektif, adil dan transparan. Sehingga masyarakat dapat merasakan dampak pembangunan yang dilaksanakan," ujarnya di dalam pelantikan dan pengukuhan yang dihadiri pejabat pemprov Lampung diantaranya Asisten Hery Suliyanto, Hamartoni Ahadist, Piterdono, Zainal Abidin, Zaini Nurman, Syaiful Dermawan, Chrisna Putra dan Zulfikar.

Wagub menuturkan, sekda merupakan aparatur negara tertinggi yang akan habis masa jabatannya saat pensiun. Sedangkan gubernur dan wakil gubernur adalah pejabat politik yang akan habis masa baktinya dalam 5 tahun. Selain itu sekda merupakan wakil dari gubernur dan wakil gubernur. Begitu juga asisten, sebagai asisten dari sekda. 

"Untuk itu saya berharap kepada pejabat baru agar dapat membentengi diri dari hal-hal yang tidak baik dan tugas dari pemerintah provinsi Lampung harus bisa berjalan sebagimana mestinya," harapnya.

Karo humas dan protokol, Bayana menambahkan, pelantikan berdasarkan surat keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 101/TPA tahun 2016 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi madya di lingkungkan pemerintah provinsi Lampung yang mengangkat Sutono sebagai sekretaris daerah provinsi Lampung, dan Adeham sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintah provinsi Lampung sebagai asisten bidang perekonomian dan pembangunan sekretaris daerah provinsi Lampung. (*)
Share:

Kajari Way Kanan Teliti Dugaan Pelanggaran Proyek Jalan Tegal Mukti - Pagar Iman



setialampung.co.id - Kejaksaan Negeri Blambangan Umpu, Waykanan akan meneliti dugaan pelanggaran hukum terkait pengerjaan proyek milik PT. Buai Serunting Sakti atas pemeliharaan ruas jalan Tegal Mukti – Pagar Iman, Kecamatan Negeri Besar, Waykanan dengan menelan anggaran APBD 2016 sekitar Rp2,5 miliar.

Penelitian dilakukan karena proyek pemeliharaan ruas jalan Tegal Mukti – Pagar Iman, Kecamatan  Negeri Besar, Waykanan ini diduga terdapat beberapa pelanggaran hukum. Seperti pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, melebihi batas waktu pengerjaan, dimana memakai mata anggaran perubahan 2016 namun pengerjaan masih dilakukan pada 2017.

Selanjutnya, PT Buai Seruntimg Sakti itu diduga milik oknum anggota DPRD Waykanan berinisial HD dan pemda setempat diduga telah mengeluarkan seluruh anggaran meskipun pengerjaan baru mencapai 60 persen.

“kita teliti dan uji dulu kebenarannya, baik melalui berita maupun laporan,” kata Kajari Waykanan, M. Hidayat, Senin, (23/1).

Saat disinggung pemenang proyek pengerjaan pemeliharaan jalan itu milik anggota DPRD Waykanan berinisial HD, Hidayat mengaku akan mengikuti aturan yang berlaku.

“Kita mengikuti aturan yang benar itu gimana, gitu aja,”pungkasnya. (tim)
Share:

Milestone Project Gelar Camp Festival di Neo Puncak Mas



Setialampung.co.id - Milestone project yang diprakarsai sekitar 50 mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis universitas Lampung, akan mengadakan ajang bergengsi tahunan bagi pemuda, mahasiswa, pegiat seni, dan komunitas di Lampung.

Dengan mengusung tagline “The First Holiday in Camp Festival in Lampung”, Milestone project adalah kegiatan berlibur bersama dalam sebuah Camp Festival di Neo Puncak Mas, Sukadanaham, Bandarlampung, pada 10 - 11 Februari 2017 mendatang.

Project Director of Milestone Project, Muhammad Almer Adi Prada menjelaskan, ada  3 konten acara utama yaitu Milestone Got Talent atau ajang pentas seni dan pencarian bakat yang memadukan berbagai unsur seni yang pada saat ini sangat di gandrungi masyarakat umum di Lampung.

"Mulai dari musik akustik, pertunjukan kabaret, stand up comedy, beatbox, serta Live tunes by disc jockey," kata Almer.

Kedua, sebagai hasil kolaborasi Milestone Foundation pada konten acara yang kedua yaitu Milestone Airsoftgun Tactical Shooting Competition, yaitu pameran unit airsoft lengkap dengan perlengkapan penunjangnya.

"Sedikit deskripsi, untuk perlombaannya. Akan terdapat 15 halang rintang dengan tingkat kesulitan yang berbeda yang harus di taklukan oleh para peserta. Dan mereka yang dapat menaklukan seluruh rintangan dengan waktu tercepat akan menjadi prajurit terbaik dan berhak mendapat hadiah resmi dari Milestone Foundation dan Federasi Airsoft Indonesia serta Call 6 mm," ungkapnya.

Dan untuk konten yang ketiga yaitu milestone traditional competition, berupa permainan tradisional dalam bentuk tim yang diharapkan dapat melatih kekompakan peserta dan membawa suasana nostalgia masa kanak-kanak bagi para peserta.

Almer menceritakan, dalam memperjuangkan milestone project di tahun pertama ini, milestone foundation - yayasan mahasiswa yang menyelenggarakan milestone project, melakukan kolaborasi kolektif dengan banyak pihak mulai dari entitas profit, entitas non profit, para pegiat seni, komunitas, brand lokal, media partner, publisher lokal, dan banyak pihak-pihak lainnya.

"Inilah yang membuat acara yang murni didanai dana swadaya mahasiswa ini dapat menjadi besar seperti saat ini," imbuhnya.

Satu hal yang paling menarik dari MILESTONE Project ini, sambungnya, adalah kegiatan berlibur bersama dalam sebuah camp festival ini tidak dilakukan oleh peserta tapi juga bintang tamu utama, para kolaborator, pegiat seni, sampai media partner yang sama sama memperjuangkan event ini.

Bicara soal kontribusi peserta, terdapat 2 paket berlibur yang dapat dapat dipilih oleh para peserta ada Holiday Festival Packages dengan biaya Rp250 ribu dan Festival Packages dengan biaya Rp150 ribu.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut seputar MILESTONE Project, para calon peserta dapat mengikuti Official Account Milestone project di Instagram atau menghubungi kontak person 085788297378. (*)
Share:

Hasil Gelar Perkara, Ditresnarkoba Polda Tetapkan Sekda Tanggamus Mukhlis Basri sebagai Tersangka


Tersangka Sekda Tanggamus Mukhlis Basri (kaos hitam). Foto: Benny Setiawan.

Tersangka Oktarika (Baju merah). Foto: Benny Setiawan. 


setialampung.co.id – Sekretaris daerah Tanggamus Mukhlis Basri, oknum pegawai negeri sipil Oktarika dan Doni Lesmana ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kepemilikan psikotropika jenis happy five. Penetapan status tersangka ini berdasarkan hasil gelar perkara Ditresnarkoba Polda Lampung yang digelar, Minggu (22/1).  

“Semalam kami gelar perkara, dan mendapat kesimpulan dari lima orang yang diamankan, tiga orang statusnya ditingkatkan statusnya sebagai tersangka. Ketiga orang itu yaitu Sekda Tanggamus Mukhlis Basri, Oktarika dan Doni. Untuk Edi dan Nuzul dilepaskan karena tidak cukup bukti. Tapi keduanya masih kooperatif. Hasil tes urine negatif, tapi disangkaan atas dugaan kepemilikan barang. Mukhlis, Okta, Doni, Edi dan Nuzul masuk ke Hotel sore hari, malamnya kami tangkap,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes Pol Abrar Tantulanai di Ditresnarkoba Polda Lampung, Senin (23/1).  

Abrar mengutarakan, untuk Doni diduga sebagai pemilik dan yang menyerahkan barang (happy five) ke Mukhlis Basri dan Oktarika. sedangkan Edi Yusuf dan Nuzul Irsan dilepaskan karena tidak cukup bukti ditingkatkan statusnya karena hasil tes urine negatif dan tidak ditemukan barang.

“Tersangka Mukhlis Basri, Oktarika dan Doni dijerat pasal 60, 61 dan 62 undang – undang nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman hukum maksimal lima tahun. sedangkan Doni dijerat pasal 60, 61 dan 62 undang – undang nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika dan UU nomor 36 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ungkapnya. (ben)   




Share:

Taman Wisata Lembah Hijau Tempat Rekreasi Idaman Masyarakat Lampung



Waterboom, salah satu ikon tempat wisata Lembah Hijau. Foto: Benny Setiawan.

setialampung.co.id – Manager marketing taman wisata Lembah Hijau, Yudi Indra mengatakan, taman wisata Lembah Hijau selalu ramai dikunjungi masyarakat. Ratusan pengunjung setiap hari mengunjungi tempat wisata yang terletak di Bandarlampung ini. Terlebih lagi pada setiap akhir pekan.

“Kalau akhir pekan, jumlah pengunjung bisa mencapai ribuan orang. Pengunjung yang datang berasal dari kabupaten/kota se-Lampung. Termasuk dari Bandarlampung. Bahkan ada juga yang dari Jakarta dan sekitarnya. Seperti blooger dari Jakarta. Puncak kepadatan pengunjung biasanya terjadi pada awal dan akhir tahun,” kata Yudi.

Yudi menjelaskan, bagi pihak yang ingin memesan tempat atau booking di lokasi wisata dengan luas sekitar 30 hektar ini, bisa pesan tempat setidaknya tiga hari sebelum hari H acara.

“Kalau untuk rombongan minimal 30 orang. Dan pesan tempat setidaknya tiga hari sebelum acara. Dari sisi harga dan obyek wisata yang ditampilkan, kami berani bersaing. Di tempat kami ini diantaranya ada outbond dan camping,” ujarnya. (ben)  
Share:

Sah, KPU Mesuji Tidak akan Tayangkan Iklan Pasangan Calon Bupati Mesuji Khamami - Sapli



Calon bupati Mesuji memberikan penjelasan kepada media di Polda Lampung. Foto: Benny Setiawan


setialampung.co.id - KPU Mesuji resmi memutuskan tidak akan menayangkan layanan iklan pasangan calon bupati Mesuji Khamami - Sapli. Keputusan ini diambil setelah KPU menggelar rapat pleno.

"Sudah rapat pleno, sangsinya sesuai pasal 22a PKPU. Hasil rapat plenonya yaitu memutuskan layanan iklan pasangan calon bupati Mesuji Khamami - Sapli di media sosial, media cetak, radio maupun media elektronik," kata Ketua KPU Mesuji kepada setialampung, Sabtu (21/1).

Seperti diketahui, Ketua KPU Mesuji Saiful Anwar menegaskan, lantaran tidak mengikuti debat calon kepala daerah yang dilaksanakan hari ini, Senin (16/1), pasangan calon bupati Mesuji Khamami - Sapli terancam tidak mendapatkan layanan iklan dari KPU.

"Ya, sanksinya layanan iklan kampanyenya pasangan Khamami - Sapli yang difasilitasi KPU tidak ditayangkan di media cetak dan elektronik pada 29 Januari - 11 Februari mendatang. Besok kami akan menggelar rapat pleno terkait ini," kata Saiful kepada setialampung, Senin (16/1).

Saiful menjelaskan, hal ini sesuai dengan PKPU 12/2016 pasal 22a ayat 1a dan ayat 2a.

"Pasangan calon bupati Khamami - Sapli mengirimkan surat ke KPU pada 14 Januari 2017 yang mengatakan tidak akan ikut debat calon. Ini sesuai pasal 22a ayat 5 yaitu pasangan calon menyampaikan keterangan KPU kabupaten/kota paling lambat tiga hari sebelum penyelenggaraan debat publik. Dan di hari yang sama, kami juga sudah mengirimkan surat ke pasangan calon nomor 2 tersebut," ungkapnya.

Sebelumnya, tim pemenangan Khamami - Sapli, Budi Yuhanda mengatakan, pasangan calon bupati Mesuji Khamami - Sapli memutuskan tidak mengikuti kegiatan debat publik yang digelar KPU setempat hari ini.

"Karena situasi keamanan yang tidak memungkinkan, Pak Khamami memutuskan tidak ikut debat publik. Dan suratnya sudah kami kirimkan ke KPU," kata Budi Yuhanda saat dihubungi setialampung, melalui ponselnya, Senin (16/1). (ben)
Share:

Diduga Miliki Zat Psikotropika, Sekda Tanggamus Mukhlis Basri Terancam Lima Tahun Penjara


Dompet Mukhlis Basri dan happy five yang diamankan polisi. Foto: Benny Setiawan.


Sekda Tanggamus Mukhlis Basri (sebelah kiri). Foto ist.
setialampung.com - Diduga memiliki dua butir pil happy five, Sekretaris Daerah Tanggamus Mukhlis Basri bin Basri ditangkap Ditresnarkoba Polda Lampung di Hotel Emersia, kamar 207, Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB. Mukhlis ditangkap bersama oknum PNS pemprov Lampung bernama Oktarika, M. Doni Lesmana bin Taufik dan Eddi Yusuf bin Anang Yusuf.

"Dari Mukhlis Basri dan Oktarika ditemukan dua butir happy five. Berdasarkan hasil tes urine, positif mengandung zat psikotropika jenis happy five," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes Pol Abrar Tuntalanai di polda Lampung, Minggu (22/1).

Abrar menjelaskan, Mukhlis Basri dan Oktarika diancam dengan UU psikotoprika nomor 5 tahun 1997 dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

"Berdasarkan pengakuan Mukhlis Basri dan Oktarika, happy five tersebut diperoleh dari Doni. Kalau terbukti, Doni bisa dijerat sebagai pengedar. Untuk saat ini masih dilakukan pengembangan dan pendalaman," jelasnya.

Diketahui, Sekda Tanggamus Mukhlis Basri diamankan Ditresnarkoba Polda Lampung di Hotel Emersia, Sabtu (21/1). Saat diperiksa didalam dompet Mukhlis Basri ditemukan 2 butir pil erimin 5 (happy five) dan di dalam kotak perhiasan milik Oktarika ditemukan juga 2 butir pil erimin 5 (happy Five). Lalu di kamar 208 terdapat oknum anggota DPRD Tanggamus asal PDIP, NI. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed