Gara - gara sakit hati terhadap wanita, warga Majahlega ini ditangkap krimsus Polda Lampung

Nurul Hidayah (baju biru) dan M. Taufik Elazhary, penasehat hukum tersangka Deni. 



setialampung - Diduga karena sakit hati terhadap teman wanitanya berinisial L di facebook (FB), Deni Putra alias Ocank bin Aup dicokok petugas subdit II direktorat reserse kriminal khusus Polda Lampung, jumat (15/9). Tersangka Deni ditangkap polisi di kediamannya di RT 003/013, Kelurahan Majahlega, Kecamatan Rancasari, Bandung, karena diduga menulis status FB yang bernada ujaran kebencian dan menghina salah satu suku di Lampung.

Penasehat hukum tersangka Deni, Nurul Hidayah mengatakan, dirinya mendampingi tersangka atas dasar pasal 56 ayat 1 KUHAP.

"Mulai hari ini saya dampingi tersangka Deni. Saya ditunjuk krimsus polda Lampung untuk mendampingi tersangka," katanya di Graha Jurnalis, Polda Lampung, Senin (18/9).

Nurul menjelaskan, kliennya (tersangka) Deni menulis status FB yang menghina salah satu suku di Lampung itu karena sakit hati terhadap teman wanitanya di FB.

"Deni sakit hati terhadap teman wanitanya yang berasal dari Lampung berinisial L. Barang bukti yang diamankan polisi yaitu ponsel tersangka," jelasnya.

Nurul menjelaskan, kliennya dikenakan pasal 45 a ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE), pasal 16 jo pasal 4 huruf angka 1 UU nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.

"Ancaman hukumannya maksimal 6 tahun. Saksi korban yang fotonya digunakan tersangka juga sudah dimintai keterangan," ujarnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog