Kader DPW PAN Lampung akan gugat ke Mahkamah Partai dan PTUN

Wakil Sekretaris DPW PAN Lampung, Heri Agus Setianegara.

setialampung – Kader DPW PAN Lampung akan mengajukan gugatan ke mahkamah partai dan PTUN Jakarta Selatan jika DPP PAN mengeluarkan surat keputusan (SK) hasil musyawarah wilayah luar biasa (Muswillub) DPW PAN Lampung yang dilaksanakan di SwissBel Hotel, Minggu (17/9).  

”Saya akan menggugat ke mahkamah partai dan pengadilan, kalau sampai muswilub illegal keluar SK dari DPP,” kata Wakil Sekretaris DPW PAN Lampung, Heri Agus Setianegara dalam siaran persnya melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, Senin (18/9).

Menurut Heri, gugatan itu akan diajukan lantaran selaku kader memiliki hak konstitusional di PAN. Hal ini juga dilakukan tidak lain dan tidak bukan semata-mata hanya untuk supremasi hukum dan marwah PAN.

Heri juga menuturkan, dalam pelaksanaan muswillub seharusnya menggunakan undangan resmi yang ditandatangani ketua dan sekretaris, bukan pesan singkat (SMS). Dan persiapan pelaksanaan muswillub itu tidak selesai dalam satu hari.  

"Kami tidak tahu itu (Muswillub), yang berhak mengadakan muswil PAN ya kepengurusan resmi DPW PAN Lampung,” ujarnya.

Heri mengungkapkan, surat dari DPP PAN Lampung untuk mengadakan muswil baru diterima, Sabtu (16/9) dan diantarkan oleh Ketua MPP Irfan Nuranda DJafar ke kediaman pribadi Bachtiar Basri, serta disaksikan banyak pengurus DPW PAN saat itu. Isi surat dari DPP nya pun soal persiapan verifikasi partai politik guna menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

“Isi surat dari DPP itu untuk mendefinitifkan Backhtiar Basri, tapi ternyata agenda muswillub untuk pergantian ketua DPW. Muswillub itu illegal. Peserta Muswillub itu semestinya dihadiri ketua, sekretaris dan bendahara wilayah dan ketua DPD dan DPC se-Lampung. Jadi muswillub itu proses nya juga tidak sah, yang punya hak melaksanakan muswil itu kan DPW,” ungkapnya.

Ketua MPP Irfan Nuranda DJafar menuturkan, pelaksanaan Muswillub tidak ada kaitannya dengan rekomendasi calon gubernur Lampung.

“Nggak ada kaitan muswil dan rekomendasi. Muswillub dilakukan untuk mendefinitifkan ketua DPW, yang kebetulan Pak Bachtiar ingin istirahat saja,” ujarnya kepada setialampung.co.id melalui pesan whatsapp, Minggu (17/9).


Seperti diketahui, Zainudin Hasan terpilih sebagai ketua DPW PAN Lampung menggantikan Bactiar Basri, di dalam Muswillub yang dilaksanakan di SwissBel Hotel, Minggu (17/9). (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog